Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jadwal dan Lokasi Melihat Gerhana Matahari Tanduk Setan, Begini Cara Salat Gerhana Matahari Kusufus Syamsi

Falakhudin • Sabtu, 29 Maret 2025 | 17:27 WIB

Jadwal dan Lokasi Melihat Gerhana Matahari Tanduk Setan, Begini Cara Salat Kusuf Gerhana Matahari
Jadwal dan Lokasi Melihat Gerhana Matahari Tanduk Setan, Begini Cara Salat Kusuf Gerhana Matahari

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Gerhana Matahari Sebagian bakal menghiasi langit di beberapa bagian belahan Bumi Utara pada Sabtu (29/3/2025).

Dilansir dari laman NASA, Gerhana Matahari Sebagian terjadi ketika Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi.

Baca Juga: Gerhana Bulan Total Bisa Dilihat Langsung Jumat 14 Maret 2025 di Indonesia, Waktu, Niat dan Cara Salat Gerhana Khusuful Qamar

 

Namun, posisi Matahari, Bulan, dan Bumi tidak berada dalam satu garis sejajar yang sempurna.

Hal itu mengakibatkan hanya sebagian Matahari yang akan tampak tertutup sehingga bentuknya berubah menjadi layaknya Bulan sabit.

Selama fenomena ini berlangsung, orang-orang yang berada di wilayah yang tertutup bayangan bagian dalam Bulan akan melihat Gerhana Matahari Sebagian.

 

Baca Juga: Bocoran Soal-Soal UTBK SNBT 2025 dan Durasi Ujian yang Akan Segera Digelar Agar Dapat Kampus yang Diimpikan

 

Meski demikian, masyarakat di Indonesia dipastikan tidak bisa menyaksikan fenomena tersebut.

Profesor Riset Astronomi-Astrofisika Pusat Riset Antariksa, BRIN, Thomas Djamaluddin, mengatakan saat fenomena Gerhana Matahari Sebagian terjadi pada 29 Maret 2025, wilayah Indonesia berada di malam hari.

 

Oleh sebab itu, fenomena tersebut tidak bisa disaksikan dari Tanah Air. “Di Indonesia saat itu malam hari, di luar jalur gerhana, jadi tidak bisa mengamati Gerhana Matahari,” ujarnya,

Thomas menjelaskan, beberapa wilayah yang dipastikan dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian adalah Eropa, Afrika Utara, dan Asia Barat.

Meski tidak dapat melihat fenomena antariksa tersebut, Thomas berkata bahwa Indonesia tetap akan merasakan dampaknya.

Baca Juga: Jadwal dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Kemenag, Segera Daftar Tersedia S1, S2, S3

 

Adapun dampak global dari Gerhana Matahari Total adalah meningkatnya pasang air laut maksimum karena efek gabungan gravitasi Bulan dan Matahari saat gerhana.

“Itu berdampak pada potensi banjir rob di daerah pantai, terutama bila diperkuat cuaca buruk di laut yang menyebabkan gelombang tinggi,” ujarnya. 

Gerhana Matahari Tanduk Setan.

Fenomena ini terjadi bersamaan dengan Supermoon, menjadikannya salah satu peristiwa astronomi yang paling dinantikan tahun ini.

Baca Juga: Reborn! Toyota Kijang Super 2025 Siap Muncul Kembali, Mobil Keluarga Desain Modern

 

Gerhana Matahari Tanduk Setan adalah jenis Gerhana Matahari Sebagian, di mana Bulan hanya menutupi sebagian kecil Matahari.

Pada fase tertentu, Matahari yang terlihat menyerupai bentuk sabit dengan dua ujung tajam, mirip dengan tanduk setan.

Fenomena ini terjadi ketika, posisi bulan tidak sepenuhnya sejajar dengan matahari dan bumi, sehingga hanya sebagian cakram matahari yang tertutup.

 

Gerhana ini akan berlangsung dari pukul 16:50 Wib hingga 20:43 Wib.

Jadwal dan lokasi melihat Gerhana Matahari Sebagian

Dilansir dari NASA, berikut ini lokasi yang bakal mengalami Gerhana Matahari Sebagian serta waktunya terjadinya:

 

Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah Lawan Australia, Masihkah Bisa Lolos Piala Dunia 2026? Begini Skenarionya

 

1. Baltimore, Maryland, Amerika Serikat Awal sebagian: 06.55 waktu setempat Maksimum: 06.57 waktu setempat Ujung sebagian: 07.02 waktu setempat

2. Boston, Massachusetts, Amerika Serikat Awal sebagian: 06.31 waktu setempat Maksimum: 06.38 waktu setempat Ujung sebagian: 07.07 waktu setempat

3. Buffalo, New York, Amerika Serikat Awal sebagian: 07.02 waktu setempat Maksimum: 07.05 waktu setempat Ujung sebagian: 07.09 waktu setempat

 

Baca Juga: Gembiranya Desy Ratnasari Dapat Kiriman Takjil dari Ruben Onsu, Bagaimana Sebenarnya Hubungan Mereka?

 

4. New York, New York, Amerika Serikat Awal sebagian: 06.44 waktu setempat Maksimum: 06.46 waktu setempat Ujung sebagian: 07.04 waktu setempat

5. Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat Awal sebagian: 06.49 waktu setempat Maksimum: 06.51 waktu setempat Ujung sebagian: 07.03 waktu setempat 

 

6. Portland, Maine, Amerika Serikat Awal sebagian: 06.27 waktu setempat Maksimum: 06.30 waktu setempat Ujung sebagian: 07.10 waktu setempat

7. Washington, DC, Amerika Serikat Awal sebagian: 06.56 waktu setempat Maksimum: 06.59 waktu setempat Ujung sebagian: 07.01 waktu setempat

8. Aljazair Awal sebagian: 11.26 waktu setempat Maksimum: 11.41 waktu setempat Ujung sebagian: 12.02 waktu setempat

 

Baca Juga: Yuk Kumpulin Kode Redeem FC Mobile EA Sports Terbaru

 

9. Berlin, Jerman Awal sebagian: 11.32 waktu setempat Maksimum: 12.19 waktu setempat Ujung sebagian: 13.07 waktu setempat

10. Casablanca, Maroko Awal sebagian: 09.34 waktu setempat Maksimum: 10.22 waktu setempat Ujung sebagian: 11.13 waktu setempat

11. Dakar, Senegal Awal sebagian: 09.10 waktu setempat Maksimum: 09.38 waktu setempat Ujung sebagian: 10.07 waktu setempat

 

Baca Juga: Korupsi Membabi Buta, Pakar Hukum Nilai UU Perampasan Aset Lebih Daripada Penjara Terpencil

 

12. Dublin, Irlandia Awal sebagian: 10.01 waktu setempat Maksimum: 11.00 waktu setempat Ujung sebagian: 12.00 waktu setempat

13. Halifax. Kanada Awal sebagian: 07.00 waktu setempat Maksimum: 07.11 waktu setempat Ujung sebagian: 08.12 waktu setempat

 

14. Krakow, Polandia Awal sebagian: 11.49 waktu setempat Maksimum: 12.24 waktu setempat Ujung sebagian: 12.59 waktu setempat

15. Lisboa, Portugal Awal sebagian: 09.37 waktu setempat Maksimum: 10.31 waktu setempat Ujung sebagian: 11.27 waktu setempat 

]16. London, Inggris Awal sebagian: 10.07 waktu setempat Maksimum: 11.03 waktu setempat Ujung sebagian: 12.00 waktu setempat

 

Baca Juga: Tips dan Trik Hemat BBM Perjalanan Mudik Lebaran Idul Fitri 2025 ke Kampung Halaman Tercinta

 

17. Madrid, Spanyol Awal sebagian: 10.48 waktu setempat Maksimum: 11.40 waktu setempat Ujung sebagian: 12.33 waktu setempat

18. Milan, Italia Awal sebagian: 11.21 waktu setempat Maksimum: 12.04 waktu setempat Ujung sebagian: 12.48 waktu setempat

19. Montreal, Kanada Awal sebagian: 06.39 waktu setempat Maksimum: 06.42 waktu setempat Ujung sebagian: 07.13 waktu setempat

 

Baca Juga: DPR Setujui Revisi UU TNI, Ini Daftar Jabatan Sipil yang Bisa Diisi Prajurit Tentara Aktif

 

20. Nuuk, Greenland Awal sebagian: 07.57 waktu setempat Maksimum: 08.53 waktu setempat Ujung sebagian: 09.53 waktu setempat 

21. Oslo, Norwegia Awal sebagian: 11.30 waktu setempat Maksimum: 12.24 waktu setempat Ujung sebagian: 13.19 waktu setempat

 

22. Ottawa, Kanada Awal sebagian: 06.48 waktu setempat Maksimum: 06.51 waktu setempat Ujung sebagian: 07.13 waktu setempat

23. Paramaribo, Suriname Awal sebagian: 06.10 waktu setempat Maksimum: 06.42 waktu setempat Ujung sebagian: 03.47 waktu setempat

24. Paris. Perancis Awal sebagian: 11.08 waktu setempat Maksimum: 12.01 waktu setempat Ujung sebagian: 12.56 waktu setempat

 

Baca Juga: Gagal SNBP Masih Ada SNBT 2025 Ini Syarat, Jadwal dan Cara Daftarnya

 

25. Reykjavik, Islandia Awal sebagian: 10.05 waktu setempat Maksimum: 11.05 waktu setempat Ujung sebagian: 12.07 waktu setempat 

26. St. John, Kanada Awal sebagian: 06.57 waktu setempat Maksimum: 07.52 waktu setempat Ujung sebagian: 08.51 waktu setempat

27. Saint Petersburg, Rusia Awal sebagian: 14.00 waktu setempat Maksimum: 14.43 waktu setempat Ujung sebagian: 15.25 waktu setempat

 

Baca Juga: Ide Bisnis Hampers Lebaran 2025, Bisa Raih Cuan Miliaran

 

28. Stockholm, Swedia Awal sebagian: 11.40 waktu setempat Maksimum: 12.31 waktu setempat Ujung sebagian: 13.21 waktu setempat

29. Wina, Austria Awal sebagian: 11.41 waktu setempat Maksimum: 12.17 waktu setempat Ujung sebagian: 12.54 waktu setempat.

Itulah beberapa wilayah yang dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian dan jadwalnya. 

Salat gerhana matahari dianjurkan ketika gerhana matahari terjadi.

Tata cara salat gerhana matahari sedikit berbeda dari salat sunnah pada umumnya. 

Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram sebagai imam atau makmum.

Baca Juga: Sambut 17,9 Juta Pemudik Jawa Tengah Terapkan One Way dari Kalikangkung-Bawen, Begini Skema One Way, Ganjil Genap

 

Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati. 

Baca ta‘awudz, Surat Al-Fatihah, dan membaca surat dalam Al-Qur’an. 

Rukuk. 

I'tidal. 

Baca ta‘awudz, Surat Al-Fatihah, dan membaca surat dalam Al-Qur’an.

 

Baca Juga: Lebaran 2025 Segini THR dan Gaji ke 13 Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran, Menteri dan Anggota DPR

 

Rukuk kedua. 

Itidal kedua dan baca doa i’tidal.

Sujud pertama.  

Duduk di antara dua sujud.  

Sujud kedua.  

Baca Juga: Mengenal Sosok Manaqib Syekh Hasan Munadi Ungaran Yang Selalu Dihadiri Jutaan Peziarah Saat Malam Selikuran dan Setiap Harinya

 

Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua. 

Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.

Durasi pengerjaan rakaat kedua lebih pendek daripada pengerjaan rakaat pertama. 

Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk tasyahud untuk membaca tasyahud akhir. 

 

Baca Juga: Presiden Prabowo Mau Buat Penjara Khusus Koruptor, Kalau Keluar Dihadang Ikan Hiu, Inilah Rekomendasi Pulau Terpencil di Indonesia

 

Salam.   

Istighfar dan doa.

Adapun berikut ini sejumlah hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan salat sunnah gerhana matahari: 

Memastikan sebelumnya terjadi gerhana matahari.

Salat sunnah gerhana dilakukan saat gerhana sedang terjadi.

Pelaksanaan salat sunnah gerhana dianjurkan secara berjamaah.

 

Baca Juga: Viral Sosok Antea Turk Cicit Wage Rudolf Supratman Pencipta Lagu Kebangsaan, Kenalkan Lagu Pertama Sang Buyut Indonesia Tjantik Ciptaan 1924

 

Salat sunnah gerhana dapat dilakukan sendiri.

Sebelum pelaksanaan, jamaah shalat gerhana berjamaah dapat diingatkan dengan ungkapan,”As-Shalâtu jâmi’ah.”  

Berikut ini lafal niat salat gerhana matahari sebagai imam atau makmum:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى  

Salat gerhana terdiri atas dua rakaat.

Setiap rakaat terdiri atas dua kali rukuk dan dua kali sujud.

 

Pada rukuk pertama, imam dan makmum dianjurkan membaca tasbih selama bacaan 100 ayat pada Surat Al-Baqarah.

Pada rukuk kedua, imam dan makmum dianjurkan membaca tasbih selama bacaan 80 ayat pada Surat Al-Baqarah.

Bangun dari rukuk pertama, jamaah kembali membaca Surat Al-Fatihah dan surat sebelum rukuk kedua.

Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua.

Demikian pula pada rakaat kedua, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua. 

 

 

Setelah salat, imam disunnahkan menyampaikan khotbah salat gerhana.

Kitab-kitab fikih Mazhab Syafi’i menaruh perhatian pada soal durasi ruku’ shalat gerhana.

Menurut mereka, ruku’ yang pertama dalam rakaat pertama lebih panjang dari yang kedua.

 

 

Pada ruku’ pertama, imam dan jamaahnya (idealnya) membaca tasbih sekira bacaan seratus ayat Surat Al-Baqarah.

Sedangkan, pada ruku’ kedua, mereka membaca tasbih sekira bacaan delapan puluh ayat Surat Al-Baqarah.

Setelah selesai salat, imam atau penggantinya menyampaikan khotbah sebagaimana khotbah Jumat.

Untuk salat sunnah gerhana matahari sendirian, tidak perlu ada khotbah.

Begitu juga jika semua jamaahnya adalah perempuan.

Tetapi jika ada salah satu dari perempuan tersebut yang berdiri untuk memberikan mauidlah tidak ada masalah.

َيَخْطُبُ الْإِمَامُ) أَيْ أَوْ نَائِبُهُ وَتُخْتَصُّ الْخُطْبَةُ بِمَنْ يُصَلِّي جَمَاعَةً مِنَ الذُّكُورِ فَلَا خُطْبَةَ لِمُنْفَرِدٍ وَلَا لِجَمَاعَةِ النِّسَاءِ فَلَوْ قَامَتْ وَاحِدَةٌ مِنْهُنَّ وَوَعَظَتْهُنَّ فَلَا بَأْسَ بِهِ كَمَا فِى خُطْبَةِ الْعِيدِ  

Artinya, “Kemudian imam berkhotbah atau orang yang menggantikan imam. Khotbah dikhususkan bagi orang laki-laki yang yang mengikuti shalat tersebut secara jamaah. Karenanya, tidak ada khutbah bagi orang yang shalat sendirian juga bagi jamaah perempuan, (akan tetapi, pent) jika salah satu dari jamaah perempuan berdiri dan memberikan mauidlah, tidak apa-apa sebagaimana dalam khotbah shalat ‘ied,” (Lihat Ibrahim Al-Baijuri, Hasyiyatus Syeikh Ibrahim Al-Baijuri, [Indonesia, Darul Kutub Al-Islamiyyah: 1428 H/2007 M], juz I, halaman 438).

 Baca Juga: Kemenag Berikan Bantuan Buat Masjid dan Musala Hingga Rp 50 Juta Buruan Daftarkan Masjid Musala Anda

Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan keselamatan terbebas dari mara bahaya.

Gerhana Matahari Tanduk Setan adalah jenis Gerhana Matahari Sebagian, di mana Bulan hanya menutupi sebagian kecil Matahari.

Pada fase tertentu, Matahari yang terlihat menyerupai bentuk sabit dengan dua ujung tajam, mirip dengan tanduk setan.(fal)

Editor : Tasropi
#Gerhana Matahari Tanduk Setan adalah #Bulan sabit #supermoon #Banjir Rob #Salat gerhana matahari #gerhana matahari sebagian #wilayah yang dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian #salat sunnah gerhana matahari #pasang air laut #thomas djamaluddin #banjir rob demak #Gerhana Matahari Tanduk Setan #Jadwal dan lokasi melihat Gerhana Matahari Sebagian #Pasang Air Laut Maksimum #lafal niat salat gerhana matahari #Tata cara salat gerhana matahari