Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Perdana! Driver Ojek Online Dapat THR Diumumkan Langsung Presiden Prabowo, Segini Besarnya

Falakhudin • Selasa, 11 Maret 2025 | 11:00 WIB
Perdana Driver Ojek Online Dapat THR Diumumkan Langsung Presiden Prabowo Segini Besarnya
Perdana Driver Ojek Online Dapat THR Diumumkan Langsung Presiden Prabowo Segini Besarnya

 

RADARSEMARANG.ID— Kabar gembira untuk para driver ojek online maupun taksi online aplikasi apapun.

Hari ini Presiden Prabowo Subianto mengimbau agar perusahaan penyedia jasa ojek daring/online (ojol) memberikan tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi kepada mitra pengemudi.

 

Imbauan ini disampaikan Prabowo di hadapan sejumlah pengemudi ojek online, CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Patrick Walujo, dan CEO Grab Anthony Tan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (10/3).

“Pemerintah mengimbau kepada seluruh perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberi bonus Hari Raya kepada pengemudi dan kurir online,” ujar Prabowo dalam pengumumannya.

Adapun besarannya disesuaikan dengan keaktifan kerja para pengemudi.

 

Prabowo mengungkapkan, saat ini terdapat kurang lebih 250.000 pekerja pengemudi dan kurir online yang aktif.

Sementara sekitar 1 juta-1,5 juta lainnya berstatus part time.

“(Bonus Hari Raya) Dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja,” ujar Prabowo.

 

Lebih lanjut, mantan Menteri Pertahanan menyebut bahwa besaran dan mekanisme pemberian bonus Hari Raya akan dirundingkan dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.

Prabowo berharap, kebijakan ini membuat para pengemudi ojek online (ojol) dapat merasakan libur, mudik, dan Idul Fitri dalam keadaan yang baik.

“Ini kita serahkan dan nanti akan dirundingkan dan akan disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan melalui Surat Edaran,” ujar Prabowo. 

 

 

Sebelumnya diberitakan, puluhan pengemudi ojol, kurir online, dan pekerja aplikasi online menggelar aksi unjuk rasa di Kementerian Ketenagakerjaan pada 17 Februari 2025.

Mereka menuntut adanya aturan yang mewajibkan pemberian THR.

Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) Lily Pujiati menyatakan para pengemudi ojol dan pekerja aplikasi online menginginkan THR diberikan dalam bentuk uang tunai, bukan bahan pokok.

 

 

“Tuntutan kami, bahwa kami harus mendapatkan THR berupa uang, bukan berupa bahan pokok. (Untuk mekanisme penghitungan THR) kita serahkan ke Kemenaker karena beliau yang punya aturan dan punya rumusan,” ujar Lily saat berorasi dalam aksi demonstrasi.

Lily juga menyoroti perihal hubungan kemitraan antara pengemudi ojol dengan perusahaan aplikasi. 

 

Menurut dia, pengemudi ojol seharusnya sudah bisa dikategorikan sebagai pekerja, bukan mitra karena mereka memiliki pekerjaan tetap dan penghasilan dari aplikasi.

Hingga kini, pemerintah masih menggodok aturan terkait THR bagi pekerja di sektor transportasi berbasis aplikasi.

 

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa aturan mengenai THR bagi pengemudi ojek online ditargetkan terbit pada pekan pertama Maret 2025. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#ojek online dapat thr #aplikasi online #kementerian ketenagakerjaan #thr ojek online #Kurir online #menteri pertahanan #Menteri Ketenagakerjaan Yassierli #THR bagi pengemudi ojek online #driver ojek online maupun taksi online #driver ojek online dapat thr #viral facebook #mitra pengemudi #thr ojol #viral hari ini #PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk #CEO Grab Anthony Than #Viral media sosial #presiden prabowo subianto #thr ojol 2025 #thr ojol kapan cair #Mitra pengemudi taksi dan ojek online #VIRAL #istana merdeka #Idul Fitri 1446 Hijriah #Ojek Online #ojek online (ojol)