Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Waspada Cuaca Ekstrem dan Banjir Saat Mudik Lebaran, 80 Persen Wilayah Indonesia Hujan Lebat

Falakhudin • Rabu, 26 Februari 2025 | 12:41 WIB
Waspada Cuaca Ekstrem dan Banjir Saat Mudik Lebaran, 80 Persen Wilayah Indonesia Hujan Lebat
Waspada Cuaca Ekstrem dan Banjir Saat Mudik Lebaran, 80 Persen Wilayah Indonesia Hujan Lebat

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini sudah 82% wilayah Indonesia berdasarkan Zona Musim (ZOM) mengalami musim hujan hingga akhir Februari 2025.

Bahkan, diprediksi ada 3 wilayah yakni di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang berpotensi tinggi mengalami bencana banjir.

“Di akhir Februari 2025 ini sudah 82% Zona Musim di Indonesia masuk musim hujan dan 3 wilayah diprediksi berpotensi banjir,” tulis BMKG dalam keterangannya, Selasa (25/2).

 

BMKG melaporkan wilayah Indonesia yang mengalami musim hujan meliputi sebagian besar Aceh, Sumut, Riau, Kep. Riau, Sumbar, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten.

Kemudian, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kalsel, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Sulut, sebagian Gorontalo, sebagian Sulteng, Sulbar, sebagian besar Sulsel, sebagian besar Sultra, sebagian Malut, Maluku, sebagian besar Papbar, dan Papua.

 

BMKG melaporkan curah hujan pada Dasarian II Februari 2025 bervariasi dari kriteria rendah (35%), menengah (61%) dan tinggi-sangat tinggi (4%).

Kriteria curah hujan tinggi terjadi pada Sebagian Jambi dan Sumsel, pesisir selatan Banten, sebagian Jabar, sebagian Jateng, sebagian Jatim, sebagian Bali hingga NTB, sebagian Kalteng, sebagian kecil Kalsel, dan Sulsel bagian selatan.

 

Dasarian III Februari 2025 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria Rendah - Menengah (20-150 mm/dasarian).

Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kriteria menengah (20 - 150 mm/dasarian) berada di sebagian besar Sumatra, sebagian besar Jawa, sebagian besar Bali, sebagian besar NTB dan NTT, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, sebagian besar Malut dan Maluku, sebagian besar Papbar dan Papua.

 

Selanjutnya, wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi-sangat tinggi (lebih dari 150 mm/dasarian) meliputi sebagian kecil Aceh, Sumut, Sumbar, sebagian kecil Jabar, Jateng, Jatim, sebagian kecil NTT, sebagian kecil Kalbar & Kalteng, sebagian kecil Sulsel bagian selatan, sebagian kecil P. Buru, sebagian kecil Papbar bagian timur, sebagian kecil Papua bagian barat.

Wilayah Indonesia yang diprediksi memiliki potensi banjir dengan kategori tinggi meliputi Jabar (Purwakarta, Subang, Sumedang), Jateng (Banjarnegara, Batang, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga), Jatim (Pasuruan).

BMKG saat ini memonitor adanya gangguan-gangguan atmosfer yang memberikan pengaruh terhadap kondisi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan.

Beberapa di antaranya yakni siklon tropis, gelombang atmosfer, dan sirkulasi siklonik.

 

“Terpantaunya Siklon Tropis Bianca di Samudra Hindia Selatan Jawa, memberikan dampak tidak langsung terhadap potensi pertumbuhan awan hujan khususnya di wilayah Selatan Indonesia. Kondisi tersebut dapat menyebabkan signifikansi cuaca dengan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di wilayah Lampung, Banten, dan pesisir Selatan Jawa Barat,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Selasa (25/2).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memengimbau masyarakat adanya potensi cuaca ekstrem saat mudik Lebaran 2025.

Perubahan musim dari hujan ke kemarau dapat memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

 

 

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menjelaskan periode Maret hingga Mei merupakan fase pancaroba.

“Di fase ini, kita sering mengalami cuaca ekstrem, termasuk perubahan arah angin dengan kecepatan tinggi,” kata Eko 

Baca Juga: Restoran Legendaris di Semarang Cocok Buat Wisata Kuliner Saat Weekend

 

Selain itu, fenomena astronomis juga dapat memicu banjir pesisir atau banjir rob.

BMKG mencatat, 17 wilayah pesisir berisiko terdampak, termasuk Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara.

 

Ia meminta masyarakat di wilayah pesisir diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Selain itu, infrastruktur seperti tanggul dan sistem drainase harus dipastikan dalam kondisi baik untuk mengurangi dampak banjir. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#cuaca ekstrem saat mudik Lebaran 2025 #Jawa Barat #fase pancaroba #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika #banjir pesisir #Hujan Lebat Angin Kencang #hujan lebat #Banjir Rob #Hujan lebat dan angin kencang #jawa barat (jabar) #wilayah Indonesia yang mengalami musim hujan #Banjir Pesisir Kendal #wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil #viral facebook #Banjir Pesisir Selatan #Siklon Tropis Bianca #Angin Kencang dan Gelombang #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. BMKG #kondisi cuaca di Indonesia #banjir rob demak #viral hari ini #ANGIN KENCANG #Viral media sosial #Jakarta #JAWA TENGAH #dampak banjir #Angin Kencang dan Hujan Deras #nusa tenggara #Wilayah Indonesia yang diprediksi memiliki potensi banjir