RADARSEMARANG.ID, Semarang — Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan menyiapkan armada Suzuki APV dan minibus gratis untuk jamaah Haul ke 20 Abah Guru Sekumpul di Kota Martapura, Kabupaten Banjar.
Kepala Dishub Tabalong, Tumbur P Manalu mengatakan pihaknya menyiapkan 17 unit armada guna memfasilitasi masyarakat yang ingin mengikuti Haul Abah Guru Sekumpul.
“Kita menyiapkan 14 unit angkutan gratis berupa Suzuki APV dan tiga minibus jenis Elf,” jelas Tumbur di Tabalong.
Armada minibus jenis Elf ini mampu membawa 16 sampai 19 jamaah, sedangkan armada jenis APV hanya mampu sekitar 10 jamaah.
Belasan angkutan gratis ini akan membawa lebih dari 200 jemaah yang saat ini sudah full, namun pihaknya juga menyediakan tiga unit armada Hiace dengan sistem carter.
Tumbur mengungkapkan, keberangkatan sendiri direncanakan pada Sabtu 4 Januari 2025 pagi yang masing-masing unit akan menjemput para jamaah yang akan menghadiri Haul ke 20 Abah Guru Sekumpul.
“Setiap armada kita pasang stiker penanda jemaah haul dari Tabalong dan jadwal kepulangan situasional, kalau memang arus balik padat diperkirakan hari Senin," Ujarnya.
Tumbur juga mengimbau para jamaah yang menggunakan layanan angkutan gratis untuk membawa barang bawaan seperlunya dan saling mengingatkan jika kondisi kelelahan untuk beristirahat.
“Kalau memang dalam kondisi lelah agar bisa beristirahat di rest area yang telah disiapkan disepanjang perjalanan menuju lokasi Haul,” anjurnya.
Baca Juga: Niat, Keutamaan, Jadwal Buka Puasa Rajab 2025 di Seluruh Indonesia
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel) membuka juga layanan kesehatan (yankes) 1x24 jam bagi jamaah yang mulai berdatangan dari berbagai daerah menghadiri Haul ke-20 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al Banjari atau Guru Sekumpul di Martapura, Kabupaten Banjar, pada Minggu (5/1).
“Kami menyediakan layanan Puskesmas di sepanjang jalur keberangkatan jamaah guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya insiden atau masalah kesehatan selama perjalanan.
Kabupaten Tapin merupakan area perlintasan para jamaah,” kata Penjabat (Pj) Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin di Rantau, Tapin, Kamis.
Dia menyebutkan khusus Puskesmas yang berada di rute strategis menuju Sekumpul akan beroperasi penuh selama 24 jam, dan jika kondisi kesehatan para jamaah parah maka pasien dapat segera dirujuk ke RSUD Datu Sanggul.
“Layanan ini sebagai komitmen Pemkab Tapin untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan para jamaah yang datang dari berbagai daerah,” ujarnya.
Melalui kesiapan fasilitas kesehatan ini, Syarifuddin berharap pelaksanaan Haul Guru Sekumpul dapat berlangsung dengan lancar tanpa kendala kesehatan bagi para jamaah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tapin Alfian Yusuf mengatakan enam fasilitas kesehatan telah disiagakan mulai pada 2-7 Januari.
Selain pelayanan Puskesmas, kata dia, tim kesehatan juga ditempatkan secara mobile, bahkan ada yang langsung bertugas di area Sekumpul Kabupaten Banjar.
“Petugas dari Dinas Kesehatan dan organisasi profesi perawat akan mendukung pelayanan ini, baik di jalur strategis maupun di lokasi acara,” kata Alfian.
Berdasarkan pantauan, sejumlah jamaah dari luar Provinsi Kalsel sudah berdatangan, seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, hingga luar Pulau Kalimantan.
Bahkan, dua jamaah dari Provinsi Sumatera Utara sudah tiba di Sekumpul beberapa waktu lalu dengan menggunakan sepeda ontel sepanjang perjalanan untuk menghadiri acara tokoh agama panutan asal Sekumpul Kabupaten Banjar tersebut.
Berdasarkan data panitia pada pelaksanaan Januari 2024 lalu, total jamaah yang hadir mencapai 3,3 juta jiwa dari berbagai daerah baik dari luar provinsi maupun dari luar negeri.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menyumbangkan satu ton ikan bagi jutaan jamaah yang menghadiri haul ulama kharismatik asal Martapura, Kabupaten Banjar Tuan Guru Haji Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel Rusdi Hartono dikonfirmasi di Banjarmasin, mengatakan Gubernur Kalsel H Muhidin yang menginstruksikan sumbang satu ton ikan bagi jamaah Haul Guru Sekumpul tersebut.
“Sesuai arahan Gubernur Kalsel, kita membagikan ikan segar jenis peda dan patin ke dapur umum di daerah Sekumpul,” kata Rusdi.
Rusdi menyampaikan pihaknya menyerahkan sumbangan ikan tersebut pada Jumat (3/1) atau tiga hari menjelang puncak Haul Guru Sekumpul yang bakal digelar Minggu (5/1).
Rusdi menuturkan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel masih mendata jumlah dapur umum saat Haul Guru Sekumpul nanti, guna menerima sumbangan ikan tersebut.
“Tidak menutup kemungkinan ikan segar satu ton itu nanti akan ditambah,” ujar Rusdi.
Baca Juga: Daftar Peserta yang Lulus dan LInk Pengumuman Tahap 1 Seleksi PPPK Kementerian Agama
Sementara itu sebanyak 1 ton ikan laut segar diserahkan untuk memenuhi kebutuhan sembilan titik dapur umum yang tersebar di sekitar Sekumpul, Martapura.
Penyerahan ikan dilakukan secara simbolis di dapur umum induk Sekumpul oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Rusdi Hartono.
“Hari ini kami menyerahkan ikan segar jenis peda untuk mendukung kegiatan haul di sembilan titik dapur umum,” ujar Rusdi.
Sembilan dapur umum penerima bantuan tersebut meliputi:
• Dapur Umum Kompas Tahfiz
• Posko Budi Mulia Zona 3 Mushala Darussyakirin
• Induk Sekumpul
• Posko (Tien) Sungai Sipai
• Posko (Ema) SMA 5 Sekumpul
• Dapur Umum Ibu Tina Br Adbang
• Dapur Umum Ibu Syarifah Rugayah Sekumpul
• Posko Adis Iban Sekumpul
• Posko Khairullah Sekumpul
“Kami berharap ikan segar ini dapat membantu pelaksanaan haul dan memberikan manfaat bagi para jamaah yang hadir,” ujar Rusdi.
Selain bantuan ikan, beberapa pihak lain turut memberikan dukungan dalam berbagai bentuk.
Seorang donatur menyumbangkan dana sebesar Rp 40 juta untuk pengisian gratis di SPBU Pal 17 bagi jamaah haul.
Disediakan 4 ton BBM jenis Pertalite secara gratis khusus untuk kendaraan roda dua.
Penyaluran BBM gratis dilakukan pada Sabtu (1 ton) dan Minggu (3 ton).
Tidak hanya itu, di dekat Masjid Agung Riadhusshalihin, Barabai, masyarakat juga dapat menikmati durian gratis sebagai bentuk dukungan dan rasa syukur atas pelaksanaan haul ini.
Sebelumnya, anggota Komisi IV Bidang Kesra DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Habib Umar Hasan Alie Bahasyim meninjau persiapan Haul Guru Sekumpul di Martapura, agar jamaah tidak mengalami kendala saat kedatangan maupun kepulangan.
Guna kelancaran transportasi jamaah yang datang dari berbagai penjuru, Habib Umar memantau kondisi jalan dan infrastruktur lain menjelang pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul Martapura.
Habib Umar memperkirakan jutaan jamaah dari Kalsel maupun luar Pulau Kalimantan akan menghadiri Haul Guru Sekumpul, sehingga kepadatan arus lalu lintas tidak bisa dihindari.
Habib Umar mengharapkan pembangunan jembatan di Kecamatan Matraman (sekitar 20 km dari Martapura) bisa selesai sebelum puncak pelaksanaan Haul Guru Sekumpul guna mengurangi kemacetan lalu lintas.
Untuk mengurangi kepadatan atau kemacetan arus lalu lintas, diungkapkan Habib Umar, terutama jamaah dari daerah hulu sungai atau “Banua Anam” Kalsel sebagian bisa lewat Rantau Kabupaten Tapin-Margasari-Sungai Gampa Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Sedangkan, jamaah dari Kota Banjarmasin bisa melewati Jalan Pramuka-Sungai Lulut dan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar atau Jalan Martapura Lama, serta Jalan Lingkar Selatan/Gubernur Soebardjo dan Jalan Trikora Banjarbaru.
Berdasarkan pantauan, sejumlah jamaah dari luar Provinsi Kalsel sudah berdatangan, seperti Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) guna menghadiri Haul Guru Sekumpul.
Bahkan, terdapat dua jamaah Majelis Taklim Berkah Sekumpul Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang menggunakan sepeda ontel, yakni Muhammad Abdul Razak dan Chandra Kirana Nasution telah tiba di Banjarmasin guna menghadiri acara tokoh agama panutan asal Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar tersebut.
Data Relawan Tapin Sekumpul, di Bumi Ruhuy Rahayu sudah berdiri 76 rest area.
Tersebar di seluruh jalur yang akan dilewati jamaah haul yang melintasi Kabupaten Tapin.
Masing-masing rest area menyediakan berbagai macam fasilitas untuk jemaah yang singgah.
Seperti rest area di Masjid Ansharuddin Desa Binderang, Lokpaikat, yang menyediakan makan dan minum gratis, tempat ibadah, tempat istirahat, kamar mandi serta WC, posko kesehatan serta mobil ambulans.
Adapun koordinator Relawan Tapin Sekumpul, Habib Syarif Husin Ba’bud menyampaikan rata-rata rest area akan buka di tanggal 3 Januari.
“Di rest area yang terdata tersedia berbagai macam fasilitas untuk jemaah,” jelasnya. (fal/bas)
Editor : Baskoro Septiadi