RADARSEMARANG.ID, LIKUPANG - Syarifah, 30, Srikandi Muda PLN UPT Semarang ikut menjadi pahlawan lingkungan untuk Likupang dalam program Relawan Bakti BUMN. Hal ini bagian dari generasi muda meneladani para pahlawan dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024.
Syarifah berhasil terpilih menjadi satu dari 10 relawan Bakti BUMN Batch VI di Likupang. bersama 9 relawan muda lain dari berbagai BUMN, Syarifah berkesempatan memberikan kontribusi secara langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan yang diprioritaskan untuk Likupang. Yakni, salah satu dari 5 destinasi super prioritas di Indonesia.
Likupang sendiri sering dijuluki sebagai surga tersembunyi di tanah Minahasa. Dikenal akan keindahan pantainya yang memukau dan keanekaragaman hayati lautnya yang luar biasa.
Selama empat hari, Syarifah berkesempatan menjadi relawan di Likupang dengan berbagai program pengembangan. Meliputi, program lingkungan dan program sosial untuk tujuan meningkatkan pariwisata destinasi super prioritas Likupang.
“Keragaman budaya dan sambutan hangat dari masyarakat kepada kami, membuat hati kami tertinggal disana,” terang Syarifah.
Syarifah bersama relawan lain dan penduduk setempat berkesempatan melakukan penanaman mangrove di Desa Kalinaun dan Marinsow. Masyarakat dan para relawan bekerja bahu-membahu menjaga kelestarian ekosistem pantai untuk mencegah abrasi, membersihkan pantai sekaligus melakukan revitalisasi ekosistem.
“Menjaga kelestarian alam Likupang ini menjadi salah satu cara berterimakasih atas keindahan alam Likupang yang luar biasa. Seperti semboyan yang menjadi jiwa masyarakat Likupang, Torang Punya Torang Jaga (punya kita, kita yang jaga, red.)” terang Syarifah.
Selain itu, Syarifah juga turut memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah dengan menjadi relawan dan mengajar di Sekolah Dasar BPD Desa Kinunang. Syarifah tetap menekankan pentingnya menjaga ekosistem laut sebagai warisan dan kekayaan alam Likupang.
Selain program lingkungan, berbagai program sosial pun turut dilakukan Syarifah bersama relawan bakti BUMN lainnya bekerjasama dengan pemerintah setempat. Antara lain perbaikan fasilitas umum di Likupang, program mengajar, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pembagian sembako.
General Manager UIT JBT, Tejo Wihardiyono mengapresiasi keberhasilan Syarifah, sebagai satu-satunya wakil PLN UIT JBT yang lolos dalam program Relawan Bakti BUMN Batch VI.
“Kegigihan dan motivasi Syarifah untuk menjadi relawan dapat menjadi inspirasi bagi Srikandi-Srikandi Muda di PLN untuk melebarkan sayap, memperluas relasi, dan menambah legasi serta pengalaman,” terang Tejo Wihardiyono.
Syarifah mengajak para generasi muda, khususnya Srikandi agar mau mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2024, dengan kontribusinya di berbagai bidang, sekecil apapun itu. (*/web/ida)
Editor : Ida Nor Layla