Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dinilai Pro dan Kontra, Netizen Soroti Stella Christie yang Diangkat Jadi Wamendiktisaintek di Kabinet Prabowo

Aris Hariyanto • Kamis, 24 Oktober 2024 | 17:45 WIB
Stella Christie (tengah) saat pelantikan Wamen Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.
Stella Christie (tengah) saat pelantikan Wamen Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.

RADARSEMARANG.ID - Penunjukan Stella Christie sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) dalam Kabinet Prabowo tampak memicu beragam reaksi dari netizen.

Sosok Stella Christie yang diketahui merupakan ilmuwan kognitif asal Medan ini, menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sejumlah netizen dengan berbagai pandangan terpantau menanggapi Stella Christie yang diangkat menjadi Wamen Diktisaintek tersebut.

Beberapa netizen ada yang merasa bangga dan optimis dengan kehadiran Stella di Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 Presiden Prabowo Subianto.

Mereka melihat latar belakang akademis dan pengalaman internasional dari Stella dapat menjadikannya sebagai aset berharga.

Netizen tersebut tampak menilai jejak rekam pendidikan Stella dapat membawa perubahan positif dalam sistem pendidikan di Indonesia.

“Kalo dilihat dari backgroundnya keren banget ni orang, semoga kerjanya se keren background pendidikannya,” tulis netizen @mindyoutopia di suatu postingan Stella Christie di media sosial X.

Tidak hanya disitu, seorang netizen @NAND_333 menuliskan “Semoga bisa menjadi hal baik utk Indonesia. Jgn sprti sblmnya”.

“Periode pertama, keren2. Entah apalah utk menaikan elektabilitas.
Periode Kedua, setelah terpilih, yg keren2, diganti,” sambungnya.

Namun demikian, ada juga netizen yang skeptis dan mempertanyakan kemampuan Stella dalam menghadapi tantangan birokrasi di Indonesia.

"Latar belakang akademisnya memang luar biasa, tapi apakah dia bisa menghadapi birokrasi yang rumit di Indonesia?" tulis seorang pengguna Facebook.

Di media sosial X, tampak muncul kekhawatiran netizen yang masih ragu dengan kemampuan Stella Christie meski menyanding gelar profesor.

“Ga peduli Professor manapun, klo sdh masuk sistem pemerintahan kita apakah bisa implementatif ilmunya. Tapi seengaknya org2 yg beprestasi ini good addition buat back-up incompetent ruler,” ungkap netizen @Sangsamsan.

Sementara netizen @3jandono memaparkan “orang pinter di negeri ini ga usah diraguin lagi sangat banyak, tapi yang punya nilai pancasila ini yang langka”.

Di sisi lain, seorang pengguna lain mengatakan, “Heran gua sama netizen, lulusan dari univ ecek ecek pasti di bully, lulusan bagus pun di suudzonin”.

“Lu pada mau nya apasih, tinggal doain amanah aja ribet banget k****l, ngerasa ini negara punya dosa, lo pada juga nambah nambahin polusi dosa ini negara, aneh,” ungkap @velleniele.

Sebagai tambahan informasi, Stella Christie merupakan orang Indonesia asli yang juga seorang profesor, guru besar, dan Research Chair di Tsinghua University, Beijing, China.

Disamping itu, Stella juga merupakan peraih beasiswa penuh dari Universitas Harvard di Fakultas Psikologi.

Pada tahun 2004, Stella lulus dengan meyandang predikat Magna Cum Laude with Highest Honors di universitas tersebut.

Editor : Baskoro Septiadi
#Kabinet Merah Putih #Fakultas Psikologi #Stella Christie #China #media sosial #Wamendiktisaintek #wakil menteri pendidikan #sistem pendidikan di Indonesia #netizen #prabowo subianto #tsinghua university