Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pastikan Jaringan PLN Aman dari Bahaya Layang-Layang, PLN UPT Salatiga Berikan Edukasi Kelistrikan

Ida Nor Layla • Jumat, 30 Agustus 2024 | 17:31 WIB
EDUKASI KELISTRIKAN : PLN UPT Salatiga melakukan edukasi kelistrikan dengan memberikan tips bermain layang – layang yang aman dan tidak mengganggu jaringan listrik.
EDUKASI KELISTRIKAN : PLN UPT Salatiga melakukan edukasi kelistrikan dengan memberikan tips bermain layang – layang yang aman dan tidak mengganggu jaringan listrik.

RADARSEMARANG.ID, Klaten - PLN UPT Salatiga PLN melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) terus meningkatkan keandalan listrik di wilayah kerjanya, salah satunya melalui Edukasi Kelistrikan.

Demi meningkatkan kesadaran masyarakat, dari bahaya bermain layang-layang, Edukasi Kelistrikan ini digelar di Desa Karangtalun Kabupaten Klaten.

Menyusul adanya penyelenggaraan Festival Layang-Layang sebagai rangkaian festival peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Desa Karangtalun pada 24 Agusrus 2024 lalu.

Kegiatan ini selaras dengan program Hari Pelanggan Nasional, PLN sangat berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Program tersebut di antaranya melakukan kunjungan ke pelanggan, hingga program peningkatan keandalan pasokan listrik di berbagai Gardu Induk penyuplai Konsumen Tegangan Tinggi.

General Manager Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Tejo Wihardiyono mengungkapkan, pada musim kemarau, aktivitas bermain layang-layang cenderung mengalami peningkatan.  Hal tersebut kerap menjadi penyumbang gangguan kelistrikan yang berujung pada pemadaman.

EDUKASI KELISTRIKAN : PLN UPT Salatiga melakukan edukasi kelistrikan dengan memberikan tips bermain layang – layang yang aman dan tidak mengganggu jaringan listrik.
EDUKASI KELISTRIKAN : PLN UPT Salatiga melakukan edukasi kelistrikan dengan memberikan tips bermain layang – layang yang aman dan tidak mengganggu jaringan listrik.

“Karena itulah, edukasi ini menjadi salah satu upaya preventif untuk memastikan keselamatan ketenagalistrikan pada Ring 1 instalasi PLN sehingga terwujud kondisi andal dan aman, baik bagi instalasi tenaga listrik maupun keselamatan manusia dan mahkluk hidup lainnya,” kata Tejo Wihardiyono.

Dalam edukasi kelistrikan tersebut, Tim PLN UPT Salatiga memberikan pemahaman dan imbauan tentang cara menerbangkan layang-layang yang aman sehingga tidak berdampak buruk pada sistem kelistrikan.

Hal ini juga mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 tahun 2021. Pertama, dalam menerbangkan layang-layang, masyarakat diimbau untuk bermain layang-layang sejauh mungkin dari jaringan listrik PLN, utamanya SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) ataupun SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi).

Kedua, masyarakat juga diimbau untuk tidak menginapkan layang-layang, atau membiarkan layang-layang tetap tertambat. Hal ini untuk menghindari kemungkinan layang-layang putus dan mengenai jaringan listrik.

Baca Juga: PLN UIT JBT Raih Predikat Platinum Plus CSR-SDGs di Nusantara CSR Awards 2024

Selain itu, layang-layang yang diterbangkan hendaknya tidak dibuat dengan bahan yang dapat menghantarkan arus listrik seperti alumunium foil atau benang berbahan kawat.

“Tentu kami menghargai tradisi dan hobi masyarakat dalam menerbangkan layang-layang ini. Namun, demi kepentingan bersama, kami imbau dalam pelaksanaannya agar memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan ketenagalistrikan, dengan mematuhi tata cara menerbangkan layang-layang yang aman dan jauh dari jaringan listrik,” imbuh Manager UPT Salatiga, Nur Fajar Fardiansyah Umar.

Tugas menjaga keselamatan ketenagalistrikan, imbuhnya, dibutuhkan sinergi bersama antara PLN dan Masyarakat.

“Dalam hal ini, apabila masyarakat menemukan dan atau mendapati kondisi yang berpotensi membahayakan, salah satunya layang-layang tersangkut di konduktor transmisi, harap segera melaporkannya pada petugas PLN atau melalui aplikasi PLN Mobile,” harapnya. (web/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#edukasi kelistrikan #PLN UPT Salatiga #pln uit jbt