RADARSEMARANG.ID - Juli 2024 akan menjadi bulan yang istimewa bagi para pengamat langit dan pencinta astronomi.
Beragam peristiwa langit yang memukau akan menghiasi cakrawala, mulai dari panorama menakjubkan Galaksi Bima Sakti hingga fenomena langka okultasi Saturnus oleh bulan.
Bulan Juli ini menawarkan berbagai fenomena alam semesta menarik bagi mereka yang tertarik dengan keajaiban kosmos.
1. Keindahan Galaksi Bima Sakti
Awal bulan Juli membuka kesempatan emas bagi para pengamat untuk menyaksikan keindahan Galaksi Bima Sakti.
Dari tanggal 1 hingga 12 Juli, pusat galaksi kita akan terlihat jelas di langit timur mulai pukul 19.00 waktu setempat.
Para pengamat disarankan untuk mencari lokasi yang minim polusi cahaya guna mendapatkan pengalaman visual yang optimal.
2. Buck Moon
Pertengahan bulan akan dihiasi oleh fenomena bulan purnama pada tanggal 21 Juli.
Pada malam tersebut, bulan akan bersinar penuh karena 100% permukaannya tersinari oleh cahaya Matahari.
Bulan purnama Juli ini dikenal dengan sebutan "Buck Moon" dalam tradisi budaya tertentu.
Baca Juga: Gerhana Matahari Parsial Muncul di Langit Semarang, Puncaknya Pukul 10.52
3. Okultasi Bulan terhadap Saturnus
Salah satu highlight bulan ini adalah peristiwa okultasi bulan terhadap Saturnus pada tanggal 25 Juli.
Fenomena langka ini akan memperlihatkan Bulan menutupi keseluruhan planet Saturnus.
Sayangnya, peristiwa ini hanya akan terlihat dari Sumatera bagian Utara, berlangsung dari pukul 3.00 hingga 3.35 WIB.
4. Hujan Meteor Alpha Capricornids dan Delta Aquarids Selatan
Menutup rangkaian fenomena langit bulan Juli, para pengamat dapat menyaksikan hujan meteor ganda pada tanggal 29-30 Juli.
Hujan meteor Alpha Capricornids dan Delta Aquarids Selatan akan mencapai puncaknya.
Fenomena ini menawarkan pemandangan menakjubkan di langit timur pada rasi bintang Capricorn dan Aquarius.
Rangkaian fenomena ini mengingatkan kita akan keajaiban alam semesta yang melingkupi kita.
Bagi para pengamat langit dan pecinta astronomi, Juli 2024 menjanjikan pengalaman yang tak terlupakan dalam mengeksplorasi keindahan kosmos. (mg1/bas)
Editor : Baskoro Septiadi