RADARSEMARANG.ID, - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan saat acara debat cawapres keempat yang digelar di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/1).
Pasalnya, Gibran tampil dengan mengenakan jaket berwarna biru dengan logo yang diduga merupakan simbol dari Klan Uzumaki pada serial film anime Naruto.
Jaket yang sama juga dikenakan oleh sejumlah pendukung dan jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran.
Menurut Sekretaris TKN Prabowo Gibran, Nusron Wahid mengungkapkan bahwa jaket dengan logo klan Uzumaki tersebut berawal dari unggahan cocoklogi salah satu warganet.
Unggahan tersebut kemudian sempat viral beberapa waktu lalu, yang membandingkan para presiden RI dengan hokage alias pemimpin Desa Konoha di jagat Naruto.
Dalam serial film anime Naruto, hokage pertama di Desa Konoha bernama Hashirama Senju, yang dikaitkan dengan presiden pertama Indonesia, Sukarno.
Sementara, hokage ketujuh dari desa tersebut adalah Naruto yang menurut Nusron, kerap disamakan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Nusron mengatakan “Begitu Gibran dipastikan mendampingi Prabowo Subianto sebagai cawapres, makin riuh orang-orang menyamakannya dengan satu karakter di serial animasi ini”.
“Yaitu Boruto sang putra Naruto. Sementara Prabowo, disebut mirip Sasuke,” ungkap Nusron.
Kemudian ia menjelaskan alasan mengapa Prabowo disebut mirip dengan sosok Sasuke dalam anime Naruto.
Menurutnya, dalam kisah anime tersebut, Sasuke awalnya diceritakan merupakan rival Naruto tapi kemudian menjalin ikatan yang kuat dengan Boruto.
“Hal ini mengingatkan netizen +62 dengan Pilpres 2019 yang mempertemukan Jokowi-Prabowo sebagai lawan,” ucap Nusron.
Selain itu, makna filosofis dari jaket dengan logo klan Uzumaki tersebut melambangkan semangat, keberanian, dan persahabatan yang dimiliki oleh karakter Naruto dan Boruto.
Logo tersebut juga menunjukkan harapan Prabowo-Gibran untuk memenangkan pilpres hanya dalam satu putaran.
“Klan Uzumaki itu kan semangat, berani, dan persahabatan. Itu yang kita mau tunjukkan. Kita juga mau menunjukkan bahwa kita bisa menang satu putaran,” jelas Nusron.
Sementara itu, pada bagian belakang jaket tampak tulisan kata ‘Samsul’, yang menurut TKN merupakan akronim dari asam sulfat.
Masih menurut TKN, makna tulisan tersebut merujuk pada kesalahan Gibran yang salah sebut asam folat menjadi asam sulfat saat bertemu ibu-ibu di Jakarta.
Namun, TKN memaknai kata ‘Samsul’ menjadi semakin sulit disusul, yang menggambarkan elektabilitas Prabowo-Gibran yang terus meningkat.
Komandan TKN Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran, Arief Rosyid mengungkapkan “Iya kan tadi ya kalau orang bilang dulu kan ledekan samsul ini ya ledekannya asam sulfat ya”.
“Makanya kita itu nggak mau balas sesuatu itu dengan juga keburukan, kita balas makanya samsul itu semakin sulit disusul,” lanjutnya.
Editor : Agus AP