RADARSEMARANG.ID, Cicalengka - Kecelakaan kereta api (KA) Turangga dari arah Surabaya Gubeng dengan tujuan akhir stasiun Bandung, dengan Kereta Api Lokal Bandung Raya (Baraya) terjadi di Cicalengka pada Jumat (5/1/2024) sekitar pukul 06.03 WIB.
Kedua kereta api tersebut mengalami kecelakaan hebat di km 1881+5/4 antara petak stasiun Haurpugur dan stasiun Cicalengka.
Akibat kecelakaan kedua kereta api tersebut mengakibatkan tiga gerbong Kereta Api Baraya anjlok dan delapan gerbong kereta api turangga anjlok.
Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, tiga orang dikabarkan menjadi korban dalam tabrakan KA Turangga dengan KA Lokal Bandung Raya di petak Stasiun Cicalengka-Haurpugur, Jumat (5/1/2024) pagi.
“Kami di TKP (tempat kejadian perkara), dan kami mendapatkan informasi bahwa sementara korban jiwa ada tiga, masinis, asisten masinis, dan pegawai kereta,” kata Kapolresta Bandung Kusworo Wibowo.
Penyebab dari kecelakaan keduanya masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Sementara itu di akun media X, warganet juga turut mengabarkan kejadian tersebut salah satunya di akun @cherrybiscotti. Dalam postingannya menunjukkan kondisi kereta api lokal Baraya anjlok.
Tak sedikit warganet yang mengomentari penyebab dari kecelakaan tersebut di kolom komentarnya.
Salah satunya yaitu @Ahmadsy28828071. Ia bertanya terkait dengan cerita kejadian kedua kereta api tersebut bertabrakan.
“Cerinta gimana kak kok sampai terjadi,” kata dia.
Lantas akun pemilik @cherrybuscoti menanggapinya. Ia menduga bahwa ada miskomunikasi antara stasiun Haurpugur dengan stasiun Cicalengka.
“Ada miskom kayanya antara haurpugur sama cicalengkanya, soalnya KRD biasanya nunggu Turangga lewat tapi ini dikasih sinyal ok,” tulisnya. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi