Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Prabowo-Gibran Sukses Unggul 17 Persen dari Ganjar-Mahfud Pada Skema Head to Head

Iskandar • Rabu, 27 Desember 2023 | 00:48 WIB
Prabowo-Gibran Sukses Unggul 17 Persen dari Ganjar-Mahfud Pada Skema Head to Head. (dok/ikl)
Prabowo-Gibran Sukses Unggul 17 Persen dari Ganjar-Mahfud Pada Skema Head to Head. (dok/ikl)

 

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sukses mengungguli Ganjar Pranowo-Mahfud MD di dalam skema head to head survei yang dilakukan Political Statistics (Polstat).

Di dalam survei yang diadakan pada 27 November – 5 Desember 2023, Prabowo-Gibran mengantongi dukungan 53,9 persen sedangkan Ganjar-Mahfud 36,9 persen. 

“Hasil survei Polstat Indonesia menunjukkan bahwa apabila Pilpres masuk putaran kedua dan diikuti dua paslon saja, yakni Prabowo-Gibran versus Ganjar-Mahfud, ternyata pasangan Prabowo-Gibran unggul cukup jauh, bahkan selisihnya telah mencapai sebanyak 17 persen,” kata Peneliti Senior Polstat Indonesia, Apna Permana dalam keterangannya.

Apna melanjutkan selisih elektabilitas yang tinggi tersebut didorong oleh banyak hal.

Salah satunya adalah dikarenakan suara pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang bermigras mendukung Prabowo-Gibran. 

“Selisih elektabilitas yang cukup signifikan (17 persen) antara Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud dikarenakan suara pendukung Anies-Cak Imin yang tereliminasi cenderung bermigrasi ke Prabowo-Gibran daripada ke Ganjar-Mahfud,” tutur Apna.

Apna menambahkan, jika Anies-Muhaimin gagal maju ke putaran berikutnya, maka limpahan para pendukungnya akan berbalik mendukung Prabowo-Gibran.

Hal itu lantaran pendukung Anies-Muhaimin adalah pendukung Prabowo-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019 silam. 

“Berdasarkan hasil analisis tabulasi silang yang dilakukan Polstat Indonesia, mayoritas pendukung pasangan Anies-Cak Imin adalah pemilih pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Sebab itu jika gagal maju ke putaran kedua, pendukung Anies-Cak Imin cenderung balik kandang ke kubu Prabowo,” ungkapnya. 

Di sisi lain, jika di putaran kedua, berhadapan dengan Anies-Muhaimin, maka hampir bisa dipastikan Prabowo-Gibran menang telak dengan selisih 26,8 persen.

Prabowo-Gibran dinilai bisa menang dengan keunggulan yang tinggi jika di putaran kedua berhadapan dengan Anies-Muhaimin. 

“Hasil survei Polstat Indonesia menunjukkan bahwa apabila Pilpres masuk putaran kedua dan diikuti dua paslon, yakni Prabowo-Gibran versus Anies-Cak Imin, ternyata dominasi Prabowo-Gibran semakin menguat. Sebanyak 59,3 persen responden menjatuhkan pilihannya pada Prabowo-Gibran, sementara hanya 32,5 persen responden yang menyatakan memilih Anies-Cak Imin,” ucap Apna.

Baca Juga: Bersih Korupsi, Prabowo-Gibran Konkret Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Pro Rakyat 

“Selisih elektabilitas yang sangat lebar (26,8 persen) antara Prabowo-Gibran dan Anies-Cak Imin terjadi karena suara pendukung Ganjar-Mahfud yang berideologi nasionalis dan anti politik Islam cenderung bermigrasi ke kubu Prabowo-Gibran daripada Anies-Cak Imin,” tutup Apna.  (web/ikl/isk)

Editor : Tasropi
#Anies-Muhaimin #head to head #web #Prabowo-Gibran