RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bertekad secara lantang untuk menuntaskan dan memberantas korupsi di Indonesia.
Prabowo-Gibran berkomitmen kuat mewujudkan pemerintahan yang bersih serta merakyat.
Peneliti Senior Indikator Publik Nasional, Ike Sihotang mengatakan, dari ketiga kandidat capres-cawapres, hanya Prabowo-Gibran yang memiliki dukungan tertinggi memberantas korupsi.
Berdasarkan survei Indikator Publik Nasional, Prabowo-Gibran mengungguli Ganjar Pranowo-Mahfud MD hingga Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
“Paslon Prabowo-Gibran lebih memeroleh sedikit lebih tinggi dengan 32,7 persen. Kita ketahui paslon ini relatif tidak memiliki jejak masa lalu yang beririsan dengan dugaan korupsi,” kata Ike, dalam keterangannya, Senin (25/12/2023).
Dari survei yang digelar pada 3-11 Desember 2023, Prabowo-Gibran memperoleh penilaian tertinggi dengan total 32,7 persen.
Disusul penilaian terhadap Anies-Muhaimin dengan 28,0 persen dan Ganjar-Mahfud MD dengan 26,2 persen.
Seperti diketahui, Prabowo-Gibran memiliki tekad kuat untuk memberantas korupsi di Tanah Air.
Salah satu cara yang akan ditempuh Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi adalah dengan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tak hanya itu, Prabowo-Gibran akan menetapkan KPK sebagai lembaga permanen. Hal itu lantaran berkaca pada negara-negara di luar negeri yang memperkuat lembaga ad hoc anti korupsi, agar pemberantasan korupsi bisa diperkuat.
Di sisi lain, selain memperkuat KPK, Prabowo-Gibran berkomitmen untuk mengawasi segala hal termasuk investasi.
Adapun investasi yang bersumber dari dana pemerintah harus dikurangi, kemudian, investasi dari dana swasta perlu ditingkatkan. Hal itu dilakukan guna investasi yang mengandalkan uang negara lebih rawan untuk dikorupsi.
Baca Juga: Punya Sejarah Panjang dengan Wong Cilik, Prabowo Banyak Rangkul Petani dan Nelayan
Maka dari itu, hal itu juga tergambar dari kuatnya elektabilitas Prabowo-Gibran jelang hari pemungutan suara pada Februari 2024 mendatang.
Menurutnya, komitmen Prabowo-Gibran memberantas korupsi bisa membawa keuntungan yang signifikan bagi mereka.
“Hampir pasti dalam waktu tersisa sampai hari H pencoblosan paslon nomor urut 2 akan memeroleh angka di atas 50,0 persen sehingga akan keluar sebagai pemenang dalam 1 putaran saja,” tandasnya. (web/ikl/isk)
Editor : Tasropi