RADARSEMARANG.ID, - Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun dikabarkan hilang setelah terseret ombak di Pantai.
Kejadian naas tersebut terjadi di Pantai Dewaruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo pada Minggu (19/11) sore.
Dikabarkan, Remaja tersebut berasal dari Kelurahan Kledung Kradenan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo.
Dilansir dari radar jogja, korban tersebut bernama Joko Agus Susilo, yang mengalami kejadian terseret ombak sekitar pukul 15.00 WIB, ketika sedang bermain air di Pantai Dewaruci.
Menurut Kapolsek Purwodadi AKP Ponijo, Joko Agus Susilo pergi ke Pantai Dewaruci bersama tiga teman lainnya.
Pada sekitar pukul 13.00 WIB, keempat anak tersebut pergi ke Pantai Dewaruci tanpa sepengetahuan orang tua mereka.
Setelah tiba di pantai, tiga anak bermain di tepi pantai sementara korban mandi sendirian di pantai tersebut.
AKP Ponijo mennuturkan bahwa, ketiga temannya telah memberi peringatan kepada korban agar tidak bermain ombak di pantai.
Dia menjelaskan bahwa tiba-tiba ombak besar datang dan korban terbawa ke laut. Meskipun ketiga temannya ingin menolong, namun mereka tidak berani untuk melakukannya.
Hal tersebut diungkapkan oleh AKP Ponijo pada hari Minggu, (19/11).
Saat berita ini ditulis, sejumlah tim yang terdiri dari kepolisian, TNI AL, basarnas, dan relawan sedang berupaya mencari korban, dengan jumlah personel sekitar 40 orang.
Selain itu, mereka juga sedang menunggu kedatangan alat yang dibutuhkan. Rencananya, tim akan melakukan patroli di sepanjang pantai mulai dari Cilacap hingga Parangtritis.
Dia mengatakan, "Kami juga sedang menunggu alat. Kami akan berpatroli di pantai anatar Cilacap sampai Parangtritis,".
Sementara itu, Azriel Rafa Alfa seorang saksi yang juga teman korban, mengungkapkan bahwa pada awalnya korban sedang bermain di tepi pantai.
Namun, tidak lama kemudian, korban mulai menjauh darinya dan mendekati ombak besar, yang akhirnya terseret.
"Ada yang manggil saya, tanya itu temannya apa bukan. Saat menyadari itu Joko Saya langsung lari tapi sudah ke tengah jadi susah," ujarnya.
Selanjutnya, Azriel mengungkapkan bahwa korban telah diberi peringatan oleh pengunjung lainnya.
Namun, korban tidak menghiraukannya dan akhirnya terbawa oleh ombak ke tengah laut. (*/bas)
Editor : Baskoro Septiadi