Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

No Drama Korea dan Anti Nyinyir, Prabowo Pilih Rangkul Rival Bangun Visi Indonesia Emas

Iskandar • Jumat, 17 November 2023 | 22:21 WIB

Menjelang Pilpres 2024, Prabowo bertransformasi lebih humanis merangkul rival politiknya . (dok/ikl)
Menjelang Pilpres 2024, Prabowo bertransformasi lebih humanis merangkul rival politiknya . (dok/ikl)

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto merupakan sosok capres pemersatu Indonesia.

Menjelang Pilpres 2024, Prabowo bertransformasi lebih humanis merangkul rival politiknya untuk membangun Indonesia.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengakui Prabowo secara tidak langsung sudah berubah menjadi sosok yang lebih humanis dan lebih merangkul.

Di berbagai kesempatan, termasuk saat pengambilan nomor urut capres-cawapres membuktikan Prabowo tampil dengan gagasan yang lebih baru mengedepankan persatuan tanpa drama Korea atau menyindir lawan.

“Itu menurut saya bahasa komunikasi politik di atas panggung untuk menegaskan bahwa Prabowo bisa hangat dengan rival politiknya,” kata Adi, ketika dihubungi, Jumat (17/11/2023).

Adi melanjutkan, dengan transformasi yang dipertontonkan ke khalayak luas, seperti menyiratkan jika Prabowo merupakan sosok yang bisa dekat dengan semua kalangan. Mulai dari elit politik hingga kepada masyarakat akar rumput.

Kedekatan Prabowo dengan beberapa elit politik berbuah dukungan yang menguntungkan.

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya dukungan mulai dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga para ulama besar Nahdlatul Ulama (NU) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya hingga Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah.

Tak berhenti sampai disitu, Prabowo yang berkomitmen memberdayakan para pelaku UMKM juga menelurkan banyak program yang pro dengan rakyat kecil.

Mulai dari penguatan sektor kesehatan dengan KIS Lansia dan Kartu Anak Sehat, hingga Asta Cita dan Koperasi Garudayaksa Nusantara.

Dukungan dari berbagai kalangan tersebut, membuat elektabilitas Prabowo terus melesat meninggalkan capres PDIP Ganjar Pranowo sekaligus capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.

Berdasarkan survei Poltracking Indonesia periode 28 Oktober – 3 November 2023, elektabilitas Prabowo berada di peringkat pertama dengan total 41,7 persen, disusul Ganjar dengan 31,0 persen dan Anies 25,7 persen.

Oleh karena itu, Adi meyakini dengan adanya transformasi yang dilakukan Prabowo tersebut, bukan tidak mungkin rakyat Indonesia akan memilihnya pada Pilpres 2024.

Menurutnya, Prabowo bisa membawa aura riang gembira jelang Pilpres 2024 dan membuatnya banyak dipilih untuk memimpin Indonesia periode berikutnya.

“Hal-hal kecil tersebut yang menunjukkan dekat dengan rakyat, yang perlu dikapitalisasi untuk memperbesar dukungan kepada Prabowo-Gibran,” ujar Adi. (web/ikl/isk)

Editor : Tasropi
#poltracking indonesia #adi prayitno #koalisi indonesia maju #web #Prabowo-Gibran