Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Ida Dayak Tampil Lebih 'Cetar' di Medan, Sudah Berubahkah?

Sulistiono • Rabu, 4 Oktober 2023 | 20:24 WIB
Photo
Photo

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ida Dayak, siapa yang tak kenal dengan nama satu ini. Namanya sempat viral, karena kemampuannya mengobati beragam penyakit, dari patah tulang, stroke, hingga tuna wicara.

Namanya semakin melambung saat itu, karena Ida Dayak tidak pernah meminta imbalan, kepada ribuan pasiennya yang berhasil dia sembuhkan. Dia, hanya meminta kepada pasiennya untuk membeli minyak dayak, seharga Rp 50 ribu perbotol.

Tak banyak tahu asal usul Ida Dayak, yang memiliki nama asli Ida Andriyani ini. Orang kebanyakan hanya tahu dia berasal dayak, karena pakaian khas yang sering dikenakannya, yakni pakaian adat suku Dayak.

Selain ciri khas pakaian yang dikenakannya, Ida Dayak yang kini berusia 51 tahun, terlahir di desa Pasir Belengkong, Kabupaten Passer, Kalimantan Timur, saat melakukan pengobatan biasanya memulai dengan melafalkan kalimat tauhid Lailahaillallah dan basmalah. Sesuai agama yang di anutnya, Islam.

Karena kehebatannya mampu menyembuhkan berbagai penyakit itulah, Ida Dayak sempat disebut sebagai wanita sakti dari Kalimantan. Apalagi, dia hanya menyentuh bagian tubuh pasien saat melakukan pengobatan.

Tak pelak, karena kemampuannya itulah, ribuan pasien selalu datang menyerbu dimana Ida Dayak membuka praktek pengobatan. Pasien datang tak hanya dari kota dia tengah praktik, tapi dari berbagai kota, seperti saat dirinya melakukan pengobatan di Serang, Banten. Pasien datang datang tak hanya dari Serang, namun kota-kota lain di Jawa Barat.

Tak cuma masyarakat biasa, yang “kepincut” dengan kemampuannya mengobati penyakit, namun sejumlah instansi TNI/Polri, bahkan para petinggi negeri ini seperti mantan Kepala BIN, Hendropriyono, sempat mengundang Ida Dayak ke rumahnya untuk mempraktekannya pengobatannya.

Namun, menjelang pertengah bulan Mei 2023, nama Ida Dayak tiba-tiba menghilang. Sebelumnya, pada bulan yang sama, dia sempat dikabarkan akan membuka praktek pengobatan di kota Semarang dan Surabaya, yang kemudian ternyata hoax, padahal ribuan orang sudah datang ke lokasi yang konon menjadi tempat pengobatan.

Sejak saat itulah, Ida Dayak benar-benar tak pernah muncul lagi di publik, beraksi menyembuhkan penyakit masyarakat yang membutuhkannya.

Namanya, seolah lenyap di telan bumi. Publikpun seolah “kehilangan” sosok yang selama ini menjadi oase penyembuh alternatif, ditengah penyembuhan medis.

Dan, dari penelusuran diketahui, ternyata Ida Dayak, pada pertengahan bulan September 2023, tengah berada di kota Medan, Sumatera Utara, untuk memberikan pengobatan bagi warga Medan dan sekitarnya.

Bahkan dalam praktik pengobatannya itu, Walikota Medan, Boby Nasution, memberikan fasilitan penuh, dengan menyediakan gedung TP PKK Medan, sebagai tempat pengobatan Ida Dayak selama berada di Ibukota Sumatera Utara.

Dalam tangkapan layar media sosial Ida Dayak, juga terlihat sudah tidak melakukan pengobatan dilapangan dengan jumlah massa yang banyak, namun kini dia praktek di gedung atau ruangan tertutup yang terkesan eksklusif.

Yang membedakan lainnya adalah penampilan saat di Medan, Ida Dayak terlihat lebih glowing dipandu dengan dandanan tipis, yang menghiasi wajahnya, meski masih tampil dengan pakaian dan aksesoris Dayak.

Selain penampilan yang sedikit berbeda, dalam pengobatannya di Medan kali ini kabarnya tak lagi gratis, dia mematok tarif, namun tak disebutkan berapa beaya yang mesti dikeluarkan pasiennya. (sls/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#ida dayak #penyakit