Andi sempat berupaya kabur. Namun upayanya itu gagal. Lantaran ia terjebak masuk di sebuah gang buntu. Ia pun akhirnya diamankan polisi.
Aksi pencurian motor itu sendiri terjadi sekitar pukul 13.00. Andi nekat mencuri motor di keramaian. Ia hendak menggondol motor yang diparkir di depan sebuah warung.
Motor Honda Beat bernopol N 2749 VAA itu milik pemilik warung. Saat itu, sang pemilik warung tengah sibuk melayani pelanggan yang cukup banyak. Sang pemilik pun awalnya tak tahu kalau motornya dicuri.
“Posisi kunci motornya masih nyantol. Saya melayani pembeli suami lagi duduk-duduk sama tukang parker. Tahunya, pas ada orang teriak maling-maling,” kata Maya, sang pemilik motor.
Mendengar teriakan itu, ia lantas menoleh ke arah motornya. Ternyata, motornya sudah tak ada. Mendapati hal itu, suaminya bersama beberapa warga yang ada di lokasi langsung mengejar menggunakan motor.
Kejar-kejaran pun sempat terjadi. Pelaku dikejar hingga masuk perumahan di wilayah Kelurahan Wirogunan. Untungnya, pelaku masuk kedalam gang buntu. Sehingga kemudian berhasil ditangkap.”Masuk jalan buntu. Tak bisa lari oleh suami saya dan warga langsung ditangkap,” terangnya.
Pelaku pun langsung dihajar massa yang emosi. Tak berselang lama, petugas kepolisian datang. “Langsung dibawa polisi. Bonyok semua,” terangnya.
Kapolsek Purworejo, Kompol Endy Purwanto mengatakan, kasus itu masih didalaminya. “Saat ini masih kami kembangkan. Berdasarkan pengakuan pelaku, ia melakukan aksinya seorang diri,” katanya.
Namun, polisi tak begitu saja percaya. Polisi masih menelusuri. Termasuk apakah pelaku pernah beraksi di lokasi lain atau tidak.
Perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu menyebut, saat beraksi, pelaku membawa motor Honda Vario tanpa nopolr. Motor itu, diparkir di musala. Jaraknya agak jauh dari lokasi.
“Pelaku ini bawa motor. Memang modusnya keliling. Sudah ada pandangan motornya diparkir. Kemudian membawa kabur motor hasil curian untuk diamankan. Setelah itu, baru ambil motornya lagi,” terangnya.
Kedua motor itu saat ini diamankan di polsek. Tujuannya untuk kepentingan penyelidikan. (sid/mie) Editor : Agus AP