Sosok Valen Juara 2 Dangdut Academy 7 dari Keluarga Sederhana, Ini Profilnya dan Hadiah yang Didapatkan
Falakhudin• Minggu, 28 Desember 2025 | 12:04 WIB
Sosok Valen Dangdut Academy 7 Meski Lahir dari Keluarga Sederhana Tetap Tampil Maksimal
RADARSEMARANG -- Malam penentuan, Grand Final 3 atau Konser Kemenangan, berlangsung pada Jumat hingga Sabtu dini hari, 26- 27 Desember 2025.
Sistem penentuan juara murni didasarkan pada akumulasi Virtual Gift yang dikirimkan oleh pemirsa sejak Grand Final 1 hingga malam puncak.
Tasya berhasil mengumpulkan total 406 juta Virtual Gift, mengungguli Valen yang meraih 353 juta Virtual Gift.
Perbedaan angka ini mengukuhkan Tasya sebagai juara pertama.
Konser Kemenangan berlangsung meriah di Studio Indosiar, Jakarta, dengan konsep spesial yang melibatkan duet antara finalis dengan bintang dangdut papan atas.
Tasya dan Valen membawakan lagu kemenangan resmi musim ini berjudul “Teman Jadi Nyaman” dalam versi masing-masing, yang sukses mendapatkan standing ovation dari seluruh juri.
Selain itu, kedua finalis juga berkesempatan berduet dengan juara Dangdut Academy 1, Lesti Kejora.
Valen tampil membawakan lagu “Mimpi Terindah” milik Elvy Sukaesih bersama Lesti, sementara Tasya berduet dengan Lesti untuk lagu “Terkesima” karya Rhoma Irama feat Noer Halimah.
Jajaran juri yang hadir pada malam-malam grand final termasuk nama-nama besar seperti Soimah, Lesti Kejora, Dewi Perssik, Wika Salim, Elvy Sukaesih, Iyeth Bustami, dan Rita Sugiarto, yang memberikan penilaian dan masukan berharga bagi para kontestan.
Konser ini juga dimeriahkan oleh penampilan alumni dan peserta Top 10 Dangdut Academy 7 , serta kehadiran para coach seperti Melly Lee dan Fildan.
Di tengah persaingan ketat, Tasya dan Valen juga menunjukkan kepedulian sosial yang patut diapresiasi.
Keduanya menyampaikan niat untuk mendonasikan sebagian hasil Virtual Gift mereka guna membantu korban bencana di Sumatra, sebuah aksi yang mendapat pujian dari juri dan penonton.
Baik Tasya maupun Valen tampil penuh semangat dengan bantuan dancer, menghadirkan aransemen berbeda namun sama-sama kuat dalam karakternya.
Soimah menilai lagu tersebut cocok dibawakan oleh keduanya.
“Lagunya bagus dan keren. Tasya sangat cocok dengan lagu ini, Valen juga sesuai dengan karakternya, ada sisi humorisnya. Dua-duanya cocok menyanyikan lagu kemenangan. Selamat hadiah single pertamanya,” ujar Soimah.
Tak hanya Soimah, Dewi Persik pun turut memberikan apresiasi.
“Bukan hanya nyanyi, tapi kami suka dengan perform kamu. Dua-duanya sukses ya,” ujarnya.
Sementara Wika Salim optimistis masa depan keduanya.
“Siapa pun yang menyanyikan lagu ini akan booming. Insya Allah menjadi bintang kalian berdua,” tambah Wika.
Dan tak kalah serunya lagi saat kolaborasi spesial menjadi sorotan lain.
Di mana Tasya tampil berduet dengan Lesti lewat lagu lawas “Terkesima” karya Rhoma Irama feat Noer Halimah.
Dan Valen berduet dengan Lesti Kejora, juara pertama DA membawakan “Mimpi Terindah” milik Elvy Sukaesih.
Kedua penampilan tersebut mendapat pujian luas dari juri, termasuk Soimah, Dewi Perssik, Wika Salim, dan Lesti sendiri.
Konser semakin semarak dengan kehadiran Top 10 DA7, yang tampil membuka acara bersama Tasya dan Valen.
Nama-nama seperti Mutia (Bone Bolango), Syaqirah (Sidrap), Mila (Bogor), Robi (Jakarta), Arbil (Asahan), Yusuf (Donggala), April (Cirebon), dan Ferdi (Polewali Mandar) turut memeriahkan panggung.
Tiga coach ternama seperti Melly Lee dan Fildan juga hadir memberikan dukungan langsung di studio.
Malam final DA7 tidak hanya menyajikan persaingan vokal, tetapi juga emosi yang kuat.
Reaksi para finalis, keluarga, serta para mentor membuat suasana semakin haru.
Saat nama Tasya diumumkan sebagai juara Dangdut Academy 7, sorak sorai penonton berpadu dengan tangis bahagia di atas panggung.
Momen ini dinilai sebagai penutup yang berkesan, sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi selama kompetisi akhirnya membuahkan hasil.
Sosok Valen Juara 2 Dangdut Academy 7 dari Keluarga Sederhana, Ini Profilnya dan Hadiah yang Didapatkan
Tasya, begitu nama panggilannya, berhasil mengungguli rivalnya, Valen yang berasal dari Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur dengan perolehan akumulasi virtual gift dengan total 407.360.300 poin, mengalahkan Valen Pamekasan dengan akumulasi virtual gift 359.843.700 poin.
Sebelum pengumuman, Tasya maupun Valen tampil bersama membawakan lagu kemenangan berjudul Teman Jadi Nyaman ciptaan Adibal Sahrul dan Winrosa.
Lagu ini dipastikan menjadi single resmi milik juara DA7.
Di samping itu, Tasya juga tidak ketinggalan menyampaikan terima kasih atas pencapaiannya saat ini.
“Tasya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Indosiar karena sudah memberikan kesempatan Tasya tampil di panggung yang sangat besar ini.
Tasya juga berterima kasih kepada ibu Harsiwi Achmad yang sudah percaya kepada Tasya untuk menjadi juara pertama DACADEMY7,” ujar Tasya.
Sebagai juara pertama Dangdut Academy 7, Tasya berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp300.000.000, piala kemenangan, dan lagu single kemenangan.
Selain itu, Tasya juga akan mendapatkan fasilitas apartemen gratis selama satu tahun, kontrak manajemen artis dan label selama satu tahun, serta beasiswa penuh di Institut Media Digital Emtek (IMDE).
Valen Pamekasan yang menjadi juara kedua mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp200.000.000, medali juara kedua, kontrak manajemen artis dan label selama satu tahun, fasilitas apartemen gratis selama satu tahun, dan beasiswa penuh di IMDE.
Sementara April Cirebon yang berada di posisi ketiga menerima uang tunai Rp100.000.000, medali juara ketiga, beasiswa penuh di IMDE, dan fasilitas apartemen gratis selama satu tahun.
Dengan selesainya musim ketujuh Dangdut Academy, acara ini kembali menegaskan perannya sebagai platform penting dalam mendukung dan melahirkan talenta baru di industri musik dangdut Indonesia.
Valen Akbar atau Valen familiar di telinga para penggemar dangdut di Indonesia.
Remaja dari Pamekasan, Madura, ini pernah menjadi peserta D'Academy 5 dan juga berlaga di D Academy 7.
Tiga tahun lalu, Valen tersingkir di babak 18 Besar.
Kini, Valen kembali dengan semangat baru untuk berkompetisi dengan peserta lainnya.
Valen yang kini berusia 18 tahun disebut tampil lebih matang dibandingkan edisi sebelumnya.
Hasil Virtual Gift Malam Konser Kemenangan Dangdut Academy 7
Tempat, tanggal lahir: Pamekasan, Madura, Jawa Timur, 16 Januari 2007
Profesi: Penyanyi
Tahun aktif: 2022 sampai sekarang
Genre: Dangdut
Instagram: @da7_valen
Achmad Valen Akbar yang lebih dikenal dengan Valen Akbar atau Valen DA7 adalah seorang penyanyi dangdut asli Indonesia.
Selain bernyanyi, Valen juga bisa bermain alat musik keyboard.
Valen bukanlah wajah baru di arena kompetisi dangdut nasional.
Ia dikenal sebagai peserta yang pernah berlaga beberapa kali, menunjukkan semangat juang dan perhatian yang tinggi.
Valen memiliki suara emas yang menjadi senjata utamanya di panggung dangdut.
Kekuatan vokalnya sering dibandingkan dengan Raja Dangdut, Rhoma Irama, saat masih muda.
Kekhasan nada, gaya cengkok, dan kematangan musikalitasnya di usia remaja membuatnya mendapat pujian, bahkan dari juri sekelas Soimah yang menyebutnya sebagai salah satu kesayangan.
Valen pertama kali tampil di Dangdut Academy 5 (DA 5) pada usia 15 tahun, saat masih duduk di kelas SMP.
Meskipun bisa melangkah hingga Top 18 Besar, Valen harus tersingkir, yang dianggap sebagai pengalaman berharga.
Penampilannya saat membawakan lagu-lagu milik Rhoma Irama seperti "Baca" dan "Lagi-Lagi Cinta" di DA 5 membuat para juri dan penonton terkesan.
Valen kembali dengan semangat baru di Dangdut Academy 7 (DA 7) pada tahun 2025.
Usianya kini 18 tahun dan statusnya sebagai siswa MAN 1 Pamekasan.
Valen disebut lebih matang, baik dari segi vokal maupun panggung.
Kehadirannya yang kedua memperkuat posisinya sebagai peserta yang patut diwaspadai. Di DA 7, Valen bergabung dengan D'Coach Fildan Rahayu.
Valen DA7 kini menjadi salah satu peserta yang paling banyak diperbincangkan di ajang Dangdut Academy musim ketujuh.
Suaranya yang khas dan penuh emosi membuat banyak penonton terkesan.
Penampilannya di panggung sering mendapatkan pujian dari para juri karena pembawaan lagu yang penuh makna.
Tidak heran, nama Valen kini sering dibicarakan oleh para penggemar dangdut di seluruh Indonesia.
Penonton juga merasa terkesan dengan sikapnya yang tenang dan sopan saat tampil di televisi.
Kerendahan hatinya dan senyum khasnya membuatnya cepat disukai oleh banyak orang.
Banyak netizen mengatakan bahwa Valen memiliki kemungkinan besar untuk menjadi bintang dangdut masa depan dari Madura.
Valen lahir dari keluarga sederhana di Pamekasan, Madura.
Meskipun hidup dengan berbagai keterbatasan, keluarganya selalu mendukung sepenuhnya bakatnya di dunia musik.
Kakak-kakaknya juga dikenal aktif di bidang musik, sehingga lingkungan musik sudah familiar dalam kehidupan Valen sejak kecil.
Sejak kecil, Valen sering tampil di acara kampung dan hajatan.
Dari situ, keberaniannya di atas panggung mulai berkembang.
Ia juga belajar bermain keyboard secara mandiri, yang memperkuat kemampuannya sebagai musisi muda yang sangat berbakat.
Keluarga menjadi motivasi besar bagi Valen untuk terus berjuang di ajang Dangdut Academy.
Ia ingin membawa kebanggaan bagi orang tuanya dan seluruh masyarakat Madura.
Tekad yang kuat inilah yang membuat banyak orang kagum dengan semangatnya yang tak pernah padam.
Valen dikenal memiliki suara unik dengan karakter kuat yang mencerminkan jiwa seorang penyanyi dangdut sejati.
Ia mampu menggabungkan teknik bernyanyi yang matang dengan ekspresi penuh perasaan.
Hal ini membuat setiap lagu yang ia nyanyikan terasa hidup dan menyentuh hati penonton. (fal)