RADARSEMARANG.ID — Grand Final 2 menjadi lanjutan dari Grand Final 1 dan menjadi penting bagi dua finalis yang tersisa, yaitu Valen dari Pamekasan dan Tasya dari Tangerang Selatan, dalam mengumpulkan dukungan dari penonton melalui Virtual Gift.
Berbeda dengan malam sebelumnya, Grand Final 2 Dangdut Academy 7 menggunakan tema Mini Konser.
Dalam konsep ini, kedua finalis akan tampil seperti menggelar konser pribadi di atas panggung DA7.
Valen dan Tasya diberi kesempatan lebih untuk menunjukkan karakter musikal, kekuatan vokal, serta kemampuan menguasai panggung secara menyeluruh.
Penilaian tidak hanya berdasarkan teknik bernyanyi, tetapi juga kemampuan membangun emosi, interaksi dengan penonton, dan konsistensi performa seperti seorang penyanyi profesional.
Meski penting, belum ada penentuan juara pada Grand Final 2.
Semua Virtual Gift yang masuk pada malam kedua akan dijumlahkan dengan hasil dari Grand Final 1 dan Konser Kemenangan.
Seperti yang diumumkan sebelumnya, pemenang Dangdut Academy 7 akan dinyatakan pada Grand Final 3 atau Konser Kemenangan.
Pada Grand Final 1, Valen dan Tasya pertama kali menampilan duet bersama penyanyi internasional Putri Ariani.
Konsep Mini Konser pada Grand Final kedua ini dirancang agar memberi ruang lebih luas bagi Tasya dan Valen untuk menunjukkan karakter musikal, kekuatan vokal, serta kemampuan berinteraksi dengan penonton.
Mereka diminta menampilkan performa maksimal, bukan hanya sebagai peserta kompetisi, tetapi juga sebagai entertainer yang bisa memberikan pertunjukan pribadi di panggung D’Academy 7.
Para finalis akan membawakan lagu-lagu favorit mereka dengan aransemen dan koreografi yang sudah dipersiapkan.
Harapan dari konsep ini adalah mampu mengeksplorasi sisi terbaik dari setiap kontestan secara lebih lengkap, jauh lebih dari sekadar kemampuan bernyanyi.
Kematangan panggung dan daya tarik pribadi akan jadi nilai tambah yang penting untuk dinilai juri dan didukung oleh Virtual Gift.
Sebelum sampai ke babak Grand Final kedua Dangdut Academy 7, Tasya dan Valen sudah melewati tantangan berat di Grand Final pertama yang berlangsung pada Jumat, 19 Desember 2025.
Pada malam itu, mereka berkesempatan berduet dengan diva internasional Putri Ariani, yang menambah kemegahan panggung serta memberikan pengalaman berharga bagi keduanya.
Perjalanan D Academy 7 dimulai sejak audisi pada Juni 2025, dengan episode perdana tayang pada 9 Juni 2025.
Ratusan peserta telah bersaing ketat melalui beberapa babak eliminasi, mulai dari Top 40, Top 35, hingga Top 3, sebelum akhirnya hanya tersisa Tasya dan Valen sebagai dua finalis terbaik.
Sosok Tasya, seorang peserta berusia 15 tahun dari Tangerang Selatan, Banten, terkenal karena suaranya yang matang dan performa di panggung yang percaya diri.
Pengalaman Tasya dalam berpantomim juga membantu mengurangi rasa gugup saat tampil.
Sosok Valen, yang berusia 18 tahun dari Pamekasan, Jawa Timur, pernah mengikuti D’Academy 5 pada tahun 2022.
Saat itu, ia berhenti di babak 18 besar, tetapi tidak menyerah dan kembali tampil di musim ketujuh.
Valen sering mendapat pujian emosional dari juri senior seperti Soimah dan Fildan, serta sering menduduki posisi teratas dalam klasemen virtual giftDangdut Academy 7.
Penentuan juara D Academy 7 tidak hanya ditentukan oleh penilaian juri, tetapi juga dari jumlah virtual gift tertinggi yang diperoleh oleh para pendukung.
Sistem ini memungkinkan para penonton untuk langsung membantu menentukan nasib finalis yang mereka dukung.
Daftar hadiah Juara 1 2 3 Dangdut Academy 7
Juara 1 Dangdut Academy 7:
Uang tunai Rp300 juta
Trofi kemenangan
Lagu kemenangan
Beasiswa penuh Institut Media Digital Emtek (IMDE)
Gratis hunian apartemen selama 1 tahun
Kontrak manajemen artis dan label selama 1 tahun
Juara 2 Dangdut Academy 7:
Uang tunai Rp200 juta
Medali juara
Beasiswa penuh IMDE
Gratis apartemen 1 tahun
Kontrak manajemen artis dan label 1 tahun
Juara 3 Dangdut Academy 7:
Uang tunai Rp100 juta
Medali juara
Beasiswa penuh IMDE
Gratis apartemen 1 tahun
Kontrak manajemen artis dan label 1 tahun. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi