RADARSEMARANG.ID – Slankers dari berbagai penjuru kota di Indonesia memenuhi Stadion Diponegoro Semarang, Minggu (14/12/2025) malam.
Kedatangannya tak lain menyaksikan konser Slank, artis legendaris yang bermarkas di Jalan Potlot Jakarta.
Tak ketinggalan, para Slankers juga membawa atribut bendera.
Lalu spanduk kain dengan berbagai macam gambar, tulisan simbol Peace, dan tulisan asal wilayah mereka sebagai ciri khas.
Ada Slanker wilayah Pantura seperti Brebes, Batang, Rembang, Jepara termasuk Grobogan hingga Salatiga.
Sedangkan Slank tampil dengan formasi lengkap Bimbim, Kaka, Abde, Ridho dan Ivanka. Lagu pembuka I Miss U But I Hate U, disusul Gara-Gara Kamu, Marah Merah.
Gebukan drum Bimbim tak berubah, semangatnya masih sama seperti dulu ketika tampil di era 90-an. Begitu juga suara sang vokalis, Kaka juga masih terdengar dengan ciri khas serak basahnya, yang terkadang bernada tinggi.
Lagu yang dibawakan juga tak hanya soal cinta, namun ada kritikan sosial. Mulai dari album formasi personil lama hingga album formasi sekarang.
Megahnya panggung hingga hingar bingar musik yang dimainkan, membuat para Slankers dari kalangan anak muda hanyut dalam nyanyian sambil menggoyangkan badan.
Disela-sela lagu, Bimbim mengajak para slanker untuk mendoakan yang terbaik kepada masyarakat di Aceh dan Sumatera. Utamanya yang terkena musibah bencana alam.
"Kita merenung sebentar untuk mendoakan saudara-saudara kita yang terkena bencana. Buka cuma banyak korban tetapi juga banyak hutan yang hilang di Sumatera," kata Bimbim sembari berdiri sejenak di atas panggung.
"Kita nundukkin kepala 15 detik aja mendoakan untuk saudara-saudara kita di Sumbar, Sumut, Aceh," ajaknya.
Lagu Terlalu Manis, Maafkanlah, tak ketinggalan dinyanyikan. Hampir dua jam ngonser, para Slanker diajak bernyanyi lagu Kamu Harus Pulang sebagai lagu pamungkas pukul 23.00.
Di sisi lain, Bimbim dan Kaka, sebelumnya juga sempat menyambangi asrama mahasiswa asal Sumatera dan Aceh yang kuliah di Semarang, Minggu (14/12/2025) siang hari.
Dua pentolan Slank ini juga ditemani owner perusahaan HS asal Yogyakarta, Muhammad Suryo.
Mereka menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan alat tulis kepada para mahasiswa ini.
"Ini bentuk kepedulian kita dan Slank untuk saudara kita yang sedang tertimpa bencana. Kami sadar, tak hanya mereka yang ada di Sumatera, adik-adik mahasiswa di sini juga pasti terdampak akibat bencana ini. Untuk itu, kami hadir untuk membantu," ungkap Muhammad Suryo.
Kedatangan Kaka juga menyampaikan salam dari Abdee, Ridho dan Ivan, yang belum bisa bergabung siang itu.
"Kami semua ikut berduka atas musibah bencana ini, tapi insya Allah semua bisa kita lalui dan saling bantu. Adik-adikku yang kuliah di Semarang tetap semangat, fokus kuliahnya, ujian ini bikin makin kuat," katanya.
Sementara, Ketua Ipas Muhammad Haekal Halifah bersama teman-temannya mengaku tak menyangka dengan kedatangan Slank dan pengusaha ini.
"Ini bentuk nyata saling membantu. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami," ujarnya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi