RADARSEMARANG.ID — Momen Tasya Allesia mendapatkan D’Sultan di Dangdut Academy 7 pada Minggu (7/12/2025) malam sangat membuat haru dan bahagia.
D’Sultan adalah hadiah digital bernilai tinggi yang diberikan oleh penonton melalui platform voting untuk mendukung peserta favorit.
Profil Tasya Allesia, yang memiliki nama lengkap Anastasya Febrianty Susilo Allesia, adalah peserta muda berbakat dari Tangerang Selatan, Banten.
Ia lahir sekitar tahun 2010, sekarang berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku SMP.
Bakat menyanyinya mulai dikenal banyak orang setelah tampil di Dangdut Academy 7.
Sebelumnya, ia sudah memiliki banyak penggemar melalui akun Instagram @da7_tasyaallesia yang kini diikuti lebih dari 36.000 orang.
Di media sosial tersebut, Tasya selalu membagikan kabar terbaru mengenai perkembangan kompetisinya serta pesan terima kasih kepada pendukungnya.
Selain vokal, Tasya juga dikenal memiliki kepribadian yang kompetitif dan percaya diri.
Pengalamannya di bidang pantomim membantunya mengatasi rasa gugup saat tampil di hadapan juri dan penonton.
Biodata Tasya Allesia:
- Nama lengkap: Anastasya Febrianty Susilo Allesia
- Nama panggung: Tasya Allesia
- Asal: Tangerang Selatan, Banten
- Usia: 15 tahun
- Tahun lahir: 2010
- Pendidikan: Siswi SMP
- Akun Instagram: @da7_tasyaallesia (±36.000 pengikut)
Nama Tasya Allesia semakin dikenal setelah ia memenangkan gelar D’Sultan dalam ajang pencarian bakat dangdut D Academy 7 Indosiar.
Momen ini terjadi pada babak Top 5 yang tayang 6–7 Desember 2025 dan membuat Tasya tak bisa menahan air mata.
Ia menyampaikan rasa syukur atas dukungan luar biasa dari penonton dan pihak yang mengirimkan D’Sultan.
D Sultan adalah hadiah virtual yang bernilai tinggi.
Penggemar mengirimkan hadiah ini melalui aplikasi resmi sebagai bentuk dukungan mereka terhadap kontestan.
Hadiah ini sering menentukan kemajuan peserta dalam kompetisi yang semakin ketat.
Gift D’Sultan menggantikan sistem SMS lama dan menjadi bentuk apresiasi besar yang sering disertai pengumuman dramatis di panggung.
D’Sultan setara dengan Rp 100 juta, jauh lebih besar dari D’Boss yang bernilai Rp 15 juta.
Tasya tak bisa menahan tangis saat menerima D’Sultan pertamanya dari Armand Baskara di babak Top 5.
Ia terkejut dan menangis terharu karena dukungan besar ini menjadi bukti bahwa perjuangannya selama ini tidak sia-sia.
Reaksi Tasya yang menangis haru ini membuat banyak orang merasa simpatik dan mendukungnya.
Banyak video dan unggahan di media sosial membagikan momen bahagia ini, menunjukkan betapa pentingnya D’Sultan bagi Tasya sebagai penyanyi dan peserta ajang tersebut.
"Terima kasih banyak buat kakak Armand Baskara," ujar Tasya sembari menangis haru.
Selain itu, bagi peraih virtual gift terbanyak akan lolos ke babak berikutnya.
Virtual gift adalah bentuk dukungan digital yang bisa dikirim oleh penonton kepada peserta yang disukai melalui platform streaming Vidio.
Setiap virtual gift yang dikirim akan secara otomatis diubah menjadi poin voting.
Dangdut Academy (DA) musim ketujuh kembali menarik perhatian banyak orang, bukan hanya karena persaingan antar peserta yang semakin ketat, tetapi juga karena adanya sistem voting baru yang menggunakan virtual gift.
Dalam sistem ini, dukungan penonton tidak lagi hanya melalui SMS, melainkan melalui hadiah digital berbayar yang nilainya sangat besar.
Sistem ini mulai diterapkan sejak babak Top 10 dan langsung mengubah cara berkompetisi.
Indosiar membagi virtual gift premium ini menjadi dua jenis utama:
DBoss
Nilai estimasi: sekitar Rp11 juta per gift
Biasanya dikirim oleh pendukung dengan fanbase besar atau donatur utama.
DSultan
Nilai estimasi: antara Rp50 juta hingga Rp100 juta per gift
Ini adalah level tertinggi, biasanya menjadi penentu dalam perebutan posisi paling atas.
Editor : Baskoro Septiadi