Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mengenal Monarch Of Avarice, Band Solo Project Asal Purwokerto yang Pelopori Genre Metal Thall di Indonesia

Aby Genta Putra Prasetya • Minggu, 3 Agustus 2025 | 11:53 WIB
Monarch Of Avarice, Fariz Rahman
Monarch Of Avarice, Fariz Rahman

RADARSEMARANG.ID - Musik metal menjadi salah satu jenis musik yang cukup digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan begitu ramainya konser-konser yang membawakan para musisi metal baik internasional maupun lokal , dan terima sangat sukses oleh masyarakat.

Metal dan berbagai genre anakannya telah menjadi bagian penting dari komunitas musik di Indonesia. Bahkan diantaranya mampu melahirkan band-band yang sukses hingga mancanegara.

Salah satunya memiliki nama Monarch of Avarice, unit metal 'Thall', yakni subgenre metal ekstrem yang berasal dari djent, dengan elemen progresif dari death metal dicampur mathcore yang rumit.

Singkatnya, Thall adalah pengembangan musik progressive metal/djent dengan lebih berat, pelan, dalam dan suram.

Subgenre ini sendiri awalnya diperkenalkan oleh band asal Swedia bernama Vildhjarta. Yang dikenali para metalheads berkat nuansa gelap, suram dan kasar.

Genre ini belum begitu banyak digunakan oleh para musisi metal, diantaranya merupakan; Humanity Last Breath, Reflections, Vildhjarta dan Monarch of Avarice.

Thall memiliki melodi gitar yang clean, namun cukup kontras dengan riffs yang berdistorsi, ditambah dengan unsur yang membuat 'tidak nyaman'. Subgenre ini bahkan disebut sebagai genre metal paling bengis.

Monarch of Avarice merupakan solo-project dari Fariz Rahman asal Purwokerto, Jawa Tengah yang juga merupakan personil band hardcore bernama Depths.

Monarch of Avarice menggabungkan berbagai formula subgenre musik metal mulai dari death metal, black metal, doom metal hingga hardcore.

Menurutnya, musik dari Monarch of Avarice dapat dideskripsikan sebagai death metal/death core dengan atmosfir gelap nan kuat, menciptakan perasaan tidak menyenangkan dan suram.

Proyek Fariz Rahman ini menjadi pelopor genre Thall masuk ke Tanah Air dan mungkin hingga kini menjadi satu-satunya yang menggunakan subgenre tersebut.

Baca Juga: Paska Hiatus, Vokalis Seringai Arian13 Umumkan masih Bermusik dan Rilis Single Lewat Band Hardcore Negatifa

Monarch of Avarice mengkombinasikan influence dari berbagai band, seperti Humanity Last Breath, Orbit Culture, Allt, Atlas, CABAL, Morbid Angel, Suffocation, Nile, Akhlys dan tentunya Vildhjarta.

Hingga kini, Monarch of Avarice telah merilis beberapa single/EP, Diantaranya ada 'Angest' yang dirilis dengan menggandeng musisi Oscar Jacobsson dari Silverlake Murder (Swedia).

Dan baru-baru ini, Monarch of Avarice juga telah merilis single ketiga dari EP 'Vinter' berjudul 'Shadow Silk' yang mendapatkan reaksi cukup positif dari metalheads Tanah Air maupun mancanegara.

Source: Monarch of Avarice, Spotify, Music Enthusiasts (Indonesia)

Editor : Baskoro Septiadi
#Monarch of Avarice #Band Metal Purwokerto #Band Asal Purwokerto #Monarch of Avarice Purwokerto #Band Metal Indonesia Paling Bengis