RADARSEMARANG.ID - Band alternative rock asal Palangkaraya domisili Bandung, 510 yang juga sebelumnya merupakan rebirth 'dihidupkan' kembali oleh kedua personil dari nama band Slap It Out
Faizal 'Ical' Permana dan Pras Goldinantara dari Slap It Out tersebut lah yang merebranding nama band mereka sebelumnya Slap It Out menjadi 510.
Band ini menjadi perbincangan di scene musik Tanah Air berkat kepopuleran mereka dalam mengembalikan musik emo/alternative rock ke permukaan lagi.
Baca Juga: Nusantara Beat, Band Psychedelic Berbahasa Sunda Asal Belanda dengan Nuansa Kental Retro Indonesia
Nah, baru-baru ini mereka telah merilis lagu single baru berjudul 'Amo' yang merupakan bahasa latin dari kata 'Cinta'.
Single ini dirilis 510 (25/4), dan kini telah tersedia di berbagai platform layanan musik langganan anda.
Amo sendiri mengisahkan tentang sisi gelap dari sebuah kisah cinta yang penuh emosional serta melankolis.
Baca Juga: Gitaris Seringai, Ricky Siahaan Meninggal Dunia Usai Manggung saat Tur di Jepang
Namun dibalut dengan scream gahar khas Ical yang menggelegar dan didalamnya menyimpan kesedihan dari inti lagu tersebut.
Uniknya, lagu ini juga menghadirkan unsur folk yang beralun lewat suara lembut Fanny Soegi, musisi asal Semarang yang dahulu merupakan vokalis untuk band Soegi Bornean.
Penggabungan dua genre yang berbeda ini justru menghadirkan warna baru dalam musik yang menarik untuk didengarkan.
Fanny Soegi merupakan pilihan tepat yang didapuk menjadi vokal kolaborator oleh Ical cs sebagai perlambangan bahwa cinta memanglah hitam dan putih.
Dalm liriknya 'Mungkin takkan ada esok hari", 510 lewat tulisan Ical menggambarkan sedikit rasa putus asa yang diakibatkan oleh cinta.
Baca Juga: Hip-Dut Kembali Lagi! Penyanyi Lagu Garam dan Madu, Tenxii dan Naykilla Pamerkan Teaser Lagu Baru
Baca Juga: Kebangkitan Skena Musik Emo Revival, Dulu Dibenci Sekarang Dirindukan
Namun lirik dari lagu ini, sama seperti lagu lainnya dari 510, selalu bisa memiliki arti ganda. Kebanyakan juga ada referensi agama dan spiritual yang jadi inspirasi 510 dalam menciptakan karyanya.
510 juga baru saja melakukan konser perdananya di Kota Salatiga, lewat acara Suddenday yang diselenggarakan oleh Salatiga Melodic Crew (26/4).
Dalam pagelaran acara tersebut, Faizal 'Ical' Permana mengakui senang bisa manggung di Kota Salatiga dan mengucapkan salamnya untuk bisa berkenalan dengan para pendengar 510 di Kota Salatiga.
" Pertama kalinya 510 manggung di Salatiga, Salam Kenal" ujarnya diatas panggung, didepan ratusan crowd yang hadir di Gedung Korpri Salatiga malam (26/4).
Source: 510 Official, Spotify, Salatiga Melodic Crew
Editor : Baskoro Septiadi