RADARSEMARANG.ID - Linkin Park akan segera kembali menggebrak dunia musik dengan formasi baru setelah 7 tahun vakum.
Formasi baru Linkin Park telah resmi mengumumkan Emily Armstrong sebagai vokalis anyar, dan disebutnya pengganti mendiang Chester Bennington.
Pengumuman ini disambut antusias oleh para penggemar Linkin Park yang telah lama menantikan kembalinya band asal Amerika ini.
Melalui sebuah podcast, personil Linkin Park menjelaskan alasan menunjuk Emily untuk bergabung dengan mereka sebagai vokalis.
Menurut mereka, Emily Armstrong dikenal memiliki vokal yang kuat dan karisma panggung yang luar biasa.
Kemampuannya dalam menyampaikan emosi melalui suaranya dianggap mampu membawa energi baru ke dalam skuad Linkin Park.
Sementara menurut Joe Hahn, mendengar teriakan Emily menjadi momen yang sangat menentukan, di mana ia sangat menyukai semua aspek dari pengalamannya dia tersebut.
Mike Shinoda menambahkan, Emily juga telah mampu menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bandnya sendiri, yakni Dead Sara.
Meski demikian, Mike mengatakan bahwa “Saya suka suara Emily. Saat dia bernyanyi, dia menunjukkan emosi yang jujur ini, dalam intonasi suaranya, penampilannya”.
“Cara dia melakukannya sangat mentah, nyata, dan jujur, dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh sedikit orang,” ucap Mike di media sosial X.
Hingga akihirnya, hal tersebut membuat Emily menjadi kandidat ideal untuk menggantikan mendiang Chester Bennington.
Dengan formasi baru ini, Linkin Park siap merilis album baru berjudul “From Zero” pada 15 November 2024.
Mereka juga telah merilis single terbaru berjudul “The Emptiness Machine” yang telah mendapat sambutan hangat dari para penggemar.
Selanjutnya, mereka akan melakukan tur dunia yang dimulai pada 11 September di Kia Forum, Los Angeles, AS.
Kemudian akan dilanjutkan di 5 kota besar negara lainnya. Diantaranya New Yok (16 September), Hamburg (22 September), London (24 September), Sequl (28 September), dan Bogota (11 November).
Menurut Mike Shinoda, album From Zero tidak hanya merujuk pada awal sederhana mereka sebagai band Xero.
Tetapi juga perjalanan emosional dan musikal yang mereka jalani saat ini usai 7 tahun vakum sejak kematian vokalis ikonik, Chester Bennington.
Editor : Baskoro Septiadi