RADARSEMARANG.ID, Semarang – Glenis Calya, sejak duduk dibangku kelas empat sekolah dasar (SD) sudah terjun ke dunia tarik suara.
Gadis berusia 17 tahun ini bercita-cita menjadi musisi muda.
Calya sapaan akrabnya terus membuat gebrakan. Usia tak menjadikannya halangan.
Buktinya gadis yang hobi renang ini berhasil menciptakan tiga lagu. Sebelumnya ia telah merilis dua single.
Baca Juga: Duet Kakak-Adik Band Pamlax Semarang Luncurkan Album Perdana
Saat ini Calya tengah merilis lagu terbarunya bergenre pop secara serentak di semua platform online miliknya.
Single terbarunya ini berjudul Prolog. Perempuan yang saat ini masih duduk dibangku SMA ini menulis lagunya sendiri.
“Lagu ini saya tulis sendiri. Dibantu dengan vocal director Haning Tridhora Utomo. Lalu music director arrangement oleh Alfa Bintang, serta mixing and mastering oleh Adi Oebant,” jelas Calya.
Menurutnya Prolog ini lagu sederhana, namun sarat akan makna. Prolog kata dia menceritakan tentang perjuangan.
Ia menulis berdasarkan pengalaman pribadinya. Dimana Calya terus berjuang untuk mewujudkan cita-citanya menjadi musisi muda.
Memang banyak perjuangan yang harus dilalui, tapi tak boleh menyerah. Saat sedang lelah dan jenuh dengan rutinitas inilah, Calya biasanya meluapkan ide-idenya ke dalam bentuk bait untuk dijadikan lagu.
Baca Juga: Soegi Bornean Garap 10 Lagu dengan Format Personel Baru
“Prolog menceritakan tentang perjuangan. Apapun bentuknya dan siapapun yang sedang menjalaninya. Baik tua muda tidak lepas dari berjuang, karena ini merupakan bagian dalam menjalani lembar kehidupan yang lebih baik. Entah dalam Pendidikan, pekerjaan, relationship, atau yang sedang memperjuangkan mimpi dan cita-citanya,” tegasnya.
Melalui lagu Prolog, gadis yang telah mengeluarkan single berjudul Rasa Kita dan Satu Indonesia ini mengungkapkan curhatannya sebagai seorang pelajar.
Kendati disibukkan dengan beragam kegiatan, pelajar tetap harus meraih prestasi di sekolah. Seimbang antara akademik dan non akademik.
“Jadi lagu ini adalah pengingat untuk diriku sendiri dan pesan untuk semua orang yang sedang berjuang,” akunya.
Melalui Prolog, penyanyi yang memiliki banyak prestasi dibidang seni suara dan macapat ini berharap bisa memberikan positive vibe, inspirasi, memberikan rasa aman.
“Karena kita tidak sendiri. Jatuh bangun itu wajar, beristirahatlah jika lelah, namun jangan pernah menyerah,” tandasnya. (kap/bas)
Editor : Baskoro Septiadi