RADARSEMARANG.ID- Mengulik bakat band-band lokal selalu saja menemukan hal menarik yang tentunya membuat kita makin penasaran dengan karya lanjutan mereka.
Salah satunya adalah band asal Kota Magelang bernama Fornicaras, kini mereka mengusung genre metalcore modern yang ciamik.
Digawangi oleh Hilman Zulmi sebagai vokalis, Fadel Diedo sebagai Gitaris, Benandri Dwiki Saputra sebagai Bassis dan Sapto Widodo yang memegang drum.
Grup ini sukses menyajikan karya gahar dari sentuhan Metalcore yang mencampurkan metalcore old-school dengan campuran elemen electronic dengan tune gitar yang berat.
Unit Metalcore ini awalnya terbentuk pada tanggal 11 Desember 2013, dengan konsep awal bergenre Post Hardcore.
Namun saat terjadinya pergantian personil, mereka bersepakat untuk mengganti genre menjadi metalcore.
Fornicaras pun menambahkan unsur-unsur berbeda seperti sequence, orchestra, glitch yang membuat karya mereka terkesan makin modern.
Terbaru, unit metalcore asal Magelang ini merilis EP teranyar mereka bertajuk 'Age Of Downfall', dengan lagu andalan yang berjudul 'Substance', Fornicaras berhasil memikat hati para metalheads.
Dengan tambahan elemen electronic, Fornicaras daam single 'Subtance' memiliki nuansa berat metalcore yang dipadukan dengan vibe ala-ala cyberpunk.
Single 'Subtance' ini terdengar seperti karya campuran dari berbagai band cadas barat seperti Fit For a King, Northlane dan Wage War.
Secara keseluruhan, Fornicaras sebelumnya sudah beberapa kali menggarap lagu-lagu yang dominan bergenre Metalcore old-school.
Seperti dalam lagu "House", Fornicaras memiliki vokal yang terdengar seperti band metalcore asal Amerika Serikat yakni Architects.
Namun Fornicaras berhasil menggebrak tema awal yang mereka usung dengan menambahkan unsur modern metalcore pada EP terbaru mereka.
Baca Juga: Olly Oxen Gelar Tour Jawa
Dengan tune dan ritme yang lebih menghentak, serta visual animasi yang sangat menarik untuk disaksikan, banyak yang tidak menyangka ini adalah kualitas band lokal yang ada di Magelang, Jawa Tengah.
Source: Paling Berisik, DCDC.id.
Editor : Baskoro Septiadi