Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Duet Kakak-Adik Band Pamlax Semarang Luncurkan Album Perdana

Muhammad Hariyanto • Minggu, 2 Juni 2024 | 17:26 WIB

 

Duo kakak adik Ellkale atau Ell (vokal & gitar) dan Millo (drum) terus berkarya di belantara musik Kota Semarang.
Duo kakak adik Ellkale atau Ell (vokal & gitar) dan Millo (drum) terus berkarya di belantara musik Kota Semarang.

RADARSEMARANG.ID - Pamlax, merupakan sebuah band di Kota Semarang. Menariknya, band bergenre Grungegaze ini digawangi duet kakak adik Ellkale atau Ell (vokal & gitar) dan Millo (drum).

Band Pamlax baru saja meluncurkan album perdana berjudul “In No Cent”.  Ellkale atau Ell masih berusia 12 tahun (vokal & gitar) dan Millo (drum) berusia 9 tahun.

Duo talenta muda keturunan orang tuanya yang berasal dari Semarang dan Surabaya. 

Langkah kakak beradik tersebut seperti meneruskan legasi sang ayah bernama Ari Gung Platz sebagai musisi underground yang juga pernah aktif sebagai di beberapa band underground di Semarang dan Surabaya.

Ellkale mengatakan Pamlax mencoba untuk serius melahirkan karya sendiri. Dirinya menyebut bahwa lagu yang diciptakan cenderung lebih mengarah ke Nirvana.

Sedangkan sang adik, Millo menyebut lebih tertarik dengan karakter musik yang lebih soft ala Weezer.

Tak hanya band luar, mereka juga terinspirasi dari beberapa band-band bagus lainnya dari ranah internasional maupun lokal seperti Morfem, The Smashing Pumpkins, Sonic Youth, hingga My Bloody Valentine.

"Bahkan tanpa terkecuali kami juga suka dengan musik punk rock dan hardcore punk,” ungkap Ell didampingi Millo.

Lirik-lirik band yang bersarang di Kota Surabaya itu banyak menggambarkan tentang pengalaman hidup yang personal sebagaimana anak-anak pada umumnya namun disajikan dengan porsi lebih general. 

“Meskipun kami masih dibilang anak kecil, kami juga ingin menciptakan ikatan emosional kepada para pendengar tanpa mengenal batasan usia,” katanya.

Ell menambahkan keseluruhan materi tidak lepas dari bantuan sang ayah yang disempurnakan namun masih menampilkan karakter Pamlax yang polos dan apa adanya. 

“Hal itu bisa didengar pada beberapa track yang menyinggung isu sosial dan lingkungan, tapi semua lirik berhasil dikemas dalam kadar yang tidak terlalu berat,” jelasnya.

 Baca Juga: Soegi Bornean Garap 10 Lagu dengan Format Personel Baru

Album Pamlax berjudul “in No Cent”berisikan delapan materi lagu. Pemilihan setiap judulnya pun cukup unik seperti Garaflu, Onyx, Ruang Senyawa, Hujan Asam, Nyore, Punguti Sampahmu, dan Pararebah. Selain itu, akan ada tambahan satu bonus track dalam versi piano pada lagu Nyore.

Album “In No Cent” diproduksi di RPG Music Labs, sebuah home recording di Surabaya milik dari orang tua Ell dan Millo.

Melalui Pararebah Records, album tersebut sudah bisa dikonsumsi melalui kanal YouTube @PAMLAXmusic dan seluruh platform musik digital per tanggal 19 Mei 2024

Selanjutnya, debut album PAMLAX akan dirilis dalam format CD dan jika tidak ada kendala, in No Cent juga siap dihadirkan dalam kepingan Vinyl. (mha/fth)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Band #Band Semarang #musik