RADARSEMARANG.ID - Farradian Septiana, musisi muda yang mulai bersinar di blantika musik di Kota Semarang. Gadis yang baru lulus SMA ini bahkan sudah merilis single lagu perdana berjudul Arunika.
Arunika berkolaborasi dengan musisi muda Damar Nindyo Wibowo. Launching 24 April 2024 berdurasi lima menit.
Kau kan berlari mengejar cinta yang ada di hatimu.
Kau kan terdiam sekejap dia sambut cintamu.
Melewati indah kisah bersama.
Mengarungi setiap kenangan.
Hingga akhirnya kan menyadarinya.
Waktu tak akan pernah kembali.
Lirik itu merupakan penggalan lagu Arunika. Dengan petikan gitar yang lembut dan suara merdu, lagu ini dikemas dengan genre Pop. Dalam lagu dan musik ini terdapat unsur Jawa.
"Genre Pop agak folk, ada unsur Jawa jawanya. Jadi kita buat lagu dan butuh suatu identitas. Kalau buat lagu aja tanpa identitas, kalau menurut saya kurang bisa dikenang," kata manajer Farradins, Bayu kepada Jawa Pos Radar Semarang,.
Sementara masih single. Ada kemungkinan kedepannya bisa untuk album. Lagu Arunika menceritakan kisah percintaan anak muda yang kisah asmaranya telah pudar.
Salah satu dari pasangan ini telah meninggalkan orang yang dicintai. Namun pada akhirnya, orang yang meninggalkan ini menyesalinya.
"Menceritakan masa lalu, yang masih belum bisa melupakan masa lalunya, dan dia menyesal. Dan dia meninggalkan pasangannya itu sendiri. Dan pasangannya itu masih sendiri. Lalu menyesal dan pengen kembali ke masa lalunya dia, kenangan kenangan indah dia," ungkap Farradins.
'Terinspirasi dari pengalaman pribadi, Lebih tepatnya jangan suka meninggalkan pasangan sendiri. Proses pembuatan dari Desember 2023 sampai Januari akhir 2024," lanjutnya.
Farradins memulai merintis karir dari ajang perlombaan vokal. Sejak kecil, masih Sekolah Dasar (SD) aktif, dan senang menyanyi.
Hal ini pun juga mendapat dukungan dan support dari orang tuanya hingga mau sekolah olah vokal.
"Sejak kecil senang ikut lomba-lomba, baik di Kota Semarang maupun diluar Kota Semarang. Ketika SMA juga punya band, tampil Pensi, reguler, lomba-lomba. Perlombaan paling tinggi tingkat nasional, Porsimaptar di Semarang," tambahnya.
Gadis kelahiran tahun 2006 ini baru lulus SMA dan rencananya akan melanjutkan kuliah di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kota Semarang.
Sembari mengasah ilmu pendidikan akademik, juga akan terus mengembangkan bakatnya dalam dunia musik.
"Rencana kedepan mau Eksplor ke luar Semarang. Insya Allah keliling Indonesia tahun ini," aku gadis yang tinggal di Karangrejo, Jatingaleh Kota Semarang. (mha/fth)
Editor : Baskoro Septiadi