Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Semangat yang Tak Pernah Padam ala Don't Look Back

Muhammad Hariyanto • Minggu, 10 Maret 2024 | 19:54 WIB

 

Don’t Look Back tahun ini menelurkan dua single baru. Bara Api dan Bebas Bertanggung Jawab.
Don’t Look Back tahun ini menelurkan dua single baru. Bara Api dan Bebas Bertanggung Jawab.

RADARSEMARANG.ID - Don't Look Back (DLB) merupakan band asli Kota Semarang. Band yang digawangi lima pemuda ini kembali bangkit dan meluncurkan dua single baru. Bara Api dan Bebas Bertanggung Jawab.

Don't Look Back terbentuk sejak 2007. Sempat gonta ganti personel. Pasang surut juga. Saat ini personelnya makin solid.

Digawangi Ana sebagai vokal, Bayu dan Kido pada gitar, Bondan bass dan Disyon pada drum, DLB berhasil merilis single baru.

Kali pertama yang menginisiasi DLB adalah sang gitaris Kido. Nama Don't Look Back sendiri hasil kesepakatan. Dirasa kece.

“Bahasa inggris yang tiap orang bisa mengartikan, gak ribet, dan mudah diingat," ungkap Ana kepada Jawa Pos Radar Semarang Sabtu (9/3).

Don't Look Back sebenarnya judul salah satu lagu dari Shutdown. Band hardcore dari Brooklyn, Newyork, US, yang berdiri tahun 1994. Tepatnya lagu ke empat di album Against All Odds, tahun 1998.

"Bagi kami kenapa harus namanya Don't Look Back, buat reminder aja sih. Kalau hidup itu berputar, nggak boleh terlalu mikirin masa lalu yang buruk,” ujarnya.

“Juga nggak boleh lupa untuk ambil hikmah terbaik dari masa lalu tersebut. Keep movin' on," imbuhnya.

Awal berdiri, DLB hanya band cover. Membawakan lagu-lagu dari band favorit mereka. Seperti Shutdown. DLB sendiri mengusung genre hardcore. Sesuai jiwa masing-masing personel yang menikmati kehidupan hardcore.

Seiring perjalanan waktu dan jam terbang. Akhirnya DLB serius menggarap lagu sendiri. Album pertama "Click And Boom".

Dirilis tahun 2008, dengan formasi lama yakni Fadli (bass) dan Ardiyan Tirta (drum). Pada 2020, kembali meluncurkan full album, berjudul  "Lekang dan Hilang". Vokalis saat itu Angga dan Oki (bass).

Pada Febuari 2024, DLB akhirnya berhasil menelurkan dua single. Bara Api dan Bebas Bertanggung Jawab.

"Hardcore for life, katanya. I mean, melihat hardcore dengan cara yang positif ya. Dari semangat untuk berjuang dan bangkit, juga bertahan. Gitu aja. Hardcore for daily power makes us stronger lah. Kaya reff lagu baru kita Bara Api," kata Ana.

Ana menjelaskan, lagu Bara Api menceritakan tentang semangat yang tak pernah padam. Seperti perjalanan DLB yang mengalami pasang surut. Jatuh bangkit.

"Tentang semangat yang susah padam. Puluhan kali jatuh, bangkitnya bisa ratusan kali. Comeback stronger. Ini pemicu kami untuk menyelesaikan beberapa materi untuk album tahun ini," tegasnya.

Warna musik DLB saat ini lebih new dibanding sebelumnya. Sebab, aliran Old School Hardcore sebagai patokan kala itu membuat DLB sempat jenuh.

Sampai pada akhirnya perkawinan antara New School dan Old School jadilah seperti dua single terbaru tersebut.

"Jujur, warna musik kami itu adanya dua personel baru kami. Ya, Bondan dan Disyon seperti menambah energi bagi kami. Mereka, memberikan ide karakter musik yang baru, semangat baru, dan inilah kami saat ini," tandasnya.

Sementara, sang gitaris, Kido menambahkan melalui single terbaru ini sebagai pondasi untuk segera merampungkan album baru berikutnya.

"Ini sedang kami godog, beberapa lagi sudah kami record. Termasuk ada materi lama yang kami remake. Tunggu saja, kami akan kembali menggetarkan arena moshpit," imbuhnya. (mha/zal)

Editor : Baskoro Septiadi
#Band #semarang