RADARSEMARANG.ID - Kota Semarang memiliki banyak anak muda yang berkiprah dalam dunia musik. Seperti halnya, band bernama Ra Bersinar. Band yang digawangi tiga pemuda dinilai berhasil mewarnai blantika musik di Kota Atlas.
Nama Band Ra Bersinar, diambil dari Mesir Kuno. Kata RA berarti Amun Ra yang merupakan Dewa Matahari. Sedangkan Bersinar merupakan harapan untuk bisa menerangi.
Lagu-lagu yang diusung Ra Bersinar seputar percintaan. Band ini bergenre post pop.
Tiga personel Ra Bersinar yakni, Fergerinha Da Gunha Pinto sebagai Vokal dan Synth. Muhammad Fajar Pandudewanata, pencabik Bass, Seq dan Backing Vokal.
Muhammad Fajar Aji Dananjaya, Guitar, keyboard, Backing Vokal. Dua gitaris ini merupakan kakak beradik. Band ini dibentuk pada tahun 26 November 2021.
Meski para personel usianya masih muda, tapi sudah berhasil merilis album bertajuk ‘Bersinar’.
Didalamnya terdapat tujuh lagu, masing-masing berdurasi empat menit. Salah satu lagu yang hits berjudul ‘Mengudara’
“Lagu ni mengisahkan percintaan anak muda. Menceritakan kalau senang orang, diungkapkan saja jangan dipendam. Entah hasilnya seperti apa, sesuai ekspektasi atau tidak, ya diungkapkan saja jangan dipendam," ungkap Fergerinha Da Gunha Pinto, vokalis RA Bersinar..
Baca Juga: Vitrovius Erectus Kembalikan Kejayaan Genre Pop Rock Era 90 an
Geri, sapaan akrab sang vokalis menceritakan, awal terbentuk, lantaran sering nongkrong bareng.
“Ngobrol-ngobrol, akhirnya mengarah ke band. Kemudian kami membentuk band. Album perdana kami ini merupakan satu rangkuman realita kehidupan yang kami tuangkan dalam karya," bebernya.
Proses penggarapan album Bersinar, dari pembuatan lagu, masuk dapur rekaman hingga mixing mastering, berjalan sekitar 6 bulan.
Tujuh lagu di album tersebut diantaranya berjudul Ruang, Mengudara Adanya, Pada Angka, Seperti Terkebiri, Berdamai, I Used To Be There, dan I Got Trust Issue.
Setelah meluncurkan album, dalam waktu dekat Ra.Bersinar akan meluncurkan video klip dari salah satu track yang ada di album tersebut.
Yakni I used to be there akan diluncurkan dengan video klip. “Kedepan lagu lain di album tersebut juga akan menyusul video klipnya," jelasnya.
Karya yang sudah dapat didengarkan di berbagai gerai digital platform tersebut bercerita tentang bagaimana menjalani hidup yang penuh dengan drama cinta, patah hati, merana, bahagia. Hingga berbicara tentang proses hidup saling memahami satu sama lain dan semesta.
Lagu dalam album tersebut juga sering dinyanyikan dalam pentas musik, di berbagai tempat.
Seperti halnya, festival musik, pensi di Kota Semarang, hingga ke Yogyakarta. Sasarannya, adalah anak remaja usia 16 tahun hingga kalangan dewasa.
"Rencana kami juga akan mengadakan showcase bedah lagu sama video clip," pungkasnya. (mha/bud)
Editor : Baskoro Septiadi