RADARSEMARANG.ID - Mengusung jargon, ‘Berani Tampil Wagu,’ Band Raprox mendapatkan hati dikalangan penggemarnya.
Band ini mengusung lagu-lagu berbahasa jawa khas Kota Pekalongan yang dikemas dengan musik rap dan rock.
BAND Raprox ini pernah menjadi favorit warga Pekalongan dan sekitarnya. Terutama bagi mereka yang masuk kategori generasi millenial. Pasti tak asing dengan band unik ini. Unik karena judul dan lirik-lirik lagunya nyeleneh.
Bahkan sang gitaris Raprox, Andi Pay, mengakui, bandnya dipastikan akan selalu kalah saat mengikuti festival. “Tapi kalau ada kategori juara favorit, pasti kami dapat," ucapnya terbahak-bahak.
Meski dianggap nyeleneh, tapi mereka begitu tampil percaya diri. Selain nyeleneh dalam judul dan lirik lagu, tampilan mereka saat manggung juga tak kalah aneh.
Contohnya Jay, vokalis Raprox, sejak awal manggung hingga sekarang konsisten pakai helm saat tampil bernyanyi.
Hal unik dilakukan Andipay, bermain musik genre rock, tapi saat tampil selalu konsisten mengenakan atribut dan kostum Hello Kitty yang serba pink.
Tapi penampilan yang kontras itu ternyata membawa Raprox mendapatkan hati di warga Pekalongan dan sekitarnya.
Band ini sudah mencipta dan merilis lebih dari 30 judul lagu. Semuanya berbahasa Bahasa Jawa khas Pekalongan.
Lagu-lagu yang sempat tren di antaranya berjudul Sakarepmu, Pasar Tiban, Cah Edan, Enthoet, Fesbuk, Persip, Wong Mbecak, Nangis Utang, Medhit, Batik Kalongan dan beberapa lagu lain.
Jay mengaku, Raprox terbentuk karena grumungan (kumpul-kumpul). Sang vokalis, Jay, yang memang hobi nulis lagu, tiba-tiba mini konser saat grumungan. Lagunya yang kocak dengan lirik menggelitik membuat teman-temannya terhibur.
Dari situlah kemudian muncul ide untuk membawakan lagu tersebut di panggung musik. Awal tampil, Jay, bermain sendiri namun menggandeng personel band lain.
Akhirnya 2005, Jay mulai kumpulkan personel band, terbentuk Raprox formasi komplit. Termasuk masuknya Andipay jadi gitaris.
Nama Raprox dipilih dengan alasan sederhana. Lagu mereka walaupun pakai Bahasa Jawa Pekalongan, cara bernyanyinya dengan nge-Rap.
Sedangkan musik yang dimainkan, Rock. mereka gabung saja dua unsur ini rap dan rock. “Namun diplesetkan raprox pakai X, biar unik saja,” paparnya.
Band yang awalnya lima personel ini, hanya ini hanya menyisakan dua personel. Kini Raprox hanya digawangi dua orang, Andipay dan Jay vokalis.
Meski begitu, keduanya berjanji akan tetap eksis di dunia musik. Bahkan dalam waktu dekat mereka berencana rekaman dua single baru. (han/bud)
Editor : Baskoro Septiadi