RADARSEMARANG.ID - Duo rockers, bernama 'Balau' merilis video klip dari lagu berjudul Pancamakara. Lagu ini merupakan diambil dari album bertajuk Bhairawa Tantra yang telah dirilis 2021 silam.
Band Bulau digawangi Putra Fuadillah (Drum) dan Suryanegara Hanata Kusuma (Gitar). Balau resmi terbentuk 3 November 2018. Peluncuran video musik lagu Pancamakara sengaja dipilih menjadi karya penutup di akhir tahun 2023.
Lagu Pancamakara merupakan lagu track nomor dua dari album Bhairawa Tantra. “Sengaja kami rilis akhir tahun 2023, supaya menjadi jembatan para fans setia untuk menuju album kami selanjutnya,” kata Putra Fuadillah, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (6/1) kemarin.
Selain itu, lagu Pancamakara rencananya akan dijadikan turunan dari album Bulau selanjutnya.
Sehingga menjadi penting untuk merilis musik videonya. Supaya pendengar musik Bulau bisa mengetahui karakter dan isi album musik Bulau selanjutnya.
Tentunya dengan berbekal petunjuk mini album Bhairawa Tantra dan video musik Pancamakara.
“Saat ini (album, Red) sedang proses penggodokan. Secepatnya kami akan merilis album Bulau selanjutnya," tuturnya.
Dalam video musik lagu Pancamakara, ia melibatkan sesok penari latar bernama Mentari Isnaini. Dimana, sosok ini menjadi karakter utama dalam video klip.
“Sebagai interpretasi dari lagu Pancamakara kami ilustrasikan dalam bentuk seni tari," jelas Putra.
Tak hanya itu, dalam lagu baru ini juga terdapat sosok Dany Dwia yang bertugas menangkap setiap detail gerakan Mentari. Kemudian hal tersebut diolah menjadi music video.
"Jadi, Pancamakara merupakan sebuah ritual yang berisi Ma-Lima. Ma-Lima tersebut ada Mada, Matsya, Mudra, Mamsa dan Maithuna," terangnya.
Putra melanjutkan, dalam video klip barunya ini, Balau hanya memberi sebuah draft kasar dan sudut pandang kepada Mentari Isnaini dan Dany Dwia. Kemudian, sosok keduanya yang dominan dalam pengolahan lebih lanjut.
"Tapi semuanya tetap saling berkomunikasi. Jadi bisa dibilang musik video ini merupakan titik temu antara Balau, Mentari, dan Dany," bebernya.
Sementara sang gitaris, Suryanegara Hanata Kusuma menambahkan, selain Mentari Isnaini sebagai pemeran utama, dalam music video tersebut ada lima co-talent.
Yakni Sutopo, Novelino Adam, Bening Nanang W. P., Victor Wibisono dan Ananda Zaidan S. A. Ditambah, crew yang membantu Dany Dwia ada Sharief Yulian Saputra dan Stephanus Kusdiyarto.
"Ya mereka semua berperan untuk pengambilan video musik kami yang menghabiskan waktu enam jam," tambahnya.
Berbekal wawasan seputar peradaban tanah Jawa di masa lampau, band duo rock asal Kota Semarang ini mencoba menginterpretasikan hal tersebut dalam format musik instrumental yang mereka usung. (mha/bud)
Editor : Baskoro Septiadi