Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

OK Sonatiwa Kenalkan Musik Keroncong dengan Lagu-lagu Hits

Figur Ronggo Wassalim • Minggu, 10 Desember 2023 | 17:27 WIB
Grup Orkes Keroncong Pesona Khatulistiwa (OK Sonatiwa) saat tampil di sebuah pementasan sebuah acara. FIGUR RONGGO WASSALIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
Grup Orkes Keroncong Pesona Khatulistiwa (OK Sonatiwa) saat tampil di sebuah pementasan sebuah acara. FIGUR RONGGO WASSALIM/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID - Musik Keroncong tak selalu identik dengan lagu-lagu jaman dulu (jadul).

Tapi bisa dikemas dengan lagu-lagu hits anak muda sekarang. Seperti dilakukan Grup Orkes Keroncong Pesona Khatulistiwa (OK Sonatiwa).

Bersenang-senang sekaligus melestarikan musik keroncong. Itulah, tujuan dibentuknya Grup OK Sonatiwa. Sebuah grup musik keroncong asal Kelurahan Petompon, Kecamatan Gajah Mungkur.

Grup keroncong ini dibentuk 20 November 2020 silam dan tetap eksis untuk melestarikan musik keroncong. Tujuannya untuk mengenalkan dan melestarikan musik keroncong kepada generasi muda.

Sebab diakui atau tidak, banyak pemuda tidak tahu musik keroncong. Sehingga ada kekhawatiran dari para pecinta keroncong di Petompon akan hilangnya  musik keroncong.

 “Akhirnya, kami dirikan dan hidupkan OK Sonatiwa,” Ketua Grup OK Sonatiwa, Eko Budi Santoso.

Pengambilan nama Sonatiwa karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa. Sehingga pesona keroncongnya ini menjadi keunikannya.

Saat ini, OK Sonatiwa memiliki 15 personel. Bahkan tak sedikit para pemuda yang ikut gabung dengan OK Sonatiwa.

Meski masih seusia jagung, grup ini sudah pentas di beberapa tempat. Seperti Alun-alun Masjid Agung Semarang dan sejumlah pameran UMKM yang digelar oleh Disbudpar Kota Semarang.  Selain itu pernah pentas amal di untuk Nelayan Tambakrejo.

Menurut Eko, musik keroncong harus tak selalu identik dengan lagu-lagu lama jaman dulu (jadul). Tapi bisa diremajakan dengan lagu-lagu hits anak muda sekarang.

“Dan menyanyikannya tidak harus mendayu-dayu. Bisa disesuaikan dengan kondisi sekarang,” paparnya.

Salah satunya, OK Sonatiwa pernah menginovasi lagu yang viral kekinian. Seperti lagu campursari berjudul Nemen, dan Jogja Istimewa. Tujuannya, agar musik keroncong ini mudah diterima generasi muda.

Camat Gajah Mungkur, Puput Widhiatmoko, sangat mengapresiasi grup OK Sonatiwa. "Keroncong harus bisa mengikuti zaman dan bisa tampil di hajatan-hajatan dan kafe. Sehingga ini potensi besar untuk mengenalkan musik keroncong," katanya. (fgr/bud)

Editor : Baskoro Septiadi
#Orkes #Keroncong #musik