Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Puluhan Model Berbalut Ecoprint Berlenggok di Ketinggian 1200 MDPL di Menara Langit Merapi Ketep Pass Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 26 Juli 2024 | 05:15 WIB

 

Berbagai model busana kasual dari kain ecoprint dipamerkan dalam ajang Ketep Pass Fashion Show 2024 bertema ecoprint fusion harmony in sustainable fashion, Kamis (25/7/2024). ROFIK SYARIF GP
Berbagai model busana kasual dari kain ecoprint dipamerkan dalam ajang Ketep Pass Fashion Show 2024 bertema ecoprint fusion harmony in sustainable fashion, Kamis (25/7/2024). ROFIK SYARIF GP

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Puluhan model dari berbagai daerah, berlenggak-lenggok di atas Menara Langit Merapi Ketep Pass, Kabupaten Magelang.

Gerakannya luwes, penampilannya elok. Kontras dengan keindahan Gunung Merapi dan Merbabu yang tidak kalah menunjukkan keanggunannya, Kamis (25/7/2024).

Meski sedikit tertutup awan, kemolekan Gunung Merapi masih tampak terlihat. Menjadi latar eksotis bagi para model yang pagi itu mengenakan busana karya desainer ecoprint dari berbagai komunitas.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kompetisi desain busana ecoprint yang dilaksanakan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang bersama Komunitas Ecoprint Ron Tinata.

Acara ini merupakan kali pertama dihelat di Ketep Pass, Kabupaten Magelang.

PJ Bupati Magelang Sepyo Achanto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Disparpora Kabupaten Magelang Mulyanto menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan even ini.

Kain ecoprint yang ramah lingkungan dikenalkan ke masyarakat luas melalui ajang peragaan busana di Ketep Pass Kabupaten Magelang, Kamis (25/7/2024). ROFIK SYARIF GP/JAWA POS RADAR SEMARANG
Kain ecoprint yang ramah lingkungan dikenalkan ke masyarakat luas melalui ajang peragaan busana di Ketep Pass Kabupaten Magelang, Kamis (25/7/2024). ROFIK SYARIF GP/JAWA POS RADAR SEMARANG

Ia memberikan apresiasi tinggi. Kegiatan ini dipandang penting sebagai upaya mengenalkan karya ramah lingkungan dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam dengan mengurangi penggunaan plastik pada proses ecoprint.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari pariwisata. Juga menjadi penanda kolaborasi yang luar biasa antara Pemerintah Kabupaten Magelang dengan Komunitas Ecoprint Ron Tinata.

Ia optimistis, sinergi ini bisa menjadi trobosan strategis dalam mempromosikan pariwisata di Kabupaten Magelang.

“Kita ketahui, dunia fesyen dalam lima tahun terakhir semakin menunjukkan arah ke penggunaan bahan atau material yang menggunakan unsur alami, salah satunya ecoprint. Ini perlu digelorakan,” ungkapnya.

Menurutnya, ecoprint bisa menjadi salah satu alternatif bisnis yang bisa digeluti masyarakat. Tak hanya membuka lapangan kerja baru, tapi secara langsung juga berdampak pada peningkatan ekonomi di Kabupaten Magelang.

Dalam even peragaan busana ecoprint ini, ia menaruh harapan besar kepada seluruh desainer yang terlibat agar tidak lelah memasyarakatkan ecoprint.

Kemudian mengembangkan produk kain ecoprint untuk disulap menjadi busana kasual yang menarik dan berdaya saing tinggi di dunia fesyen.

Kabid Pemasaran dan Ekraf Disparpora Kabupaten Magelang Zumrotun Rini mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh para desainer ecoprint yang berasal dari Jawa Tengah, Jogjakarta, serta Jawa Barat.

Ia menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan inovasi dalam mendesain busana ecoprint.

“Kompetisi ini juga bertujuan untuk menginspirasi para desainer, agar terus berpikir dan menciptakan inspirasi baru yang lebih inovatif untuk kemajuan ecoprint itu sendiri,” jelasnya.

Kompetisi kali ini mengusung tema ecoprint fusion harmony in sustainable fashion. Kegiatan ini sekaligus untuk menyampaikan pesan penting tentang keberlanjutan dan inovasi dalam industri fesyen.

“Apalagi dengan hadirnya ecoprint ini, pastinya dapat menjadi atraksi wisata yang menarik untuk dapat meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Magelang, serta memperkenalkan produk lokalnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Ketep Pass Mul Budi Santoso menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya even kali ini. Kegiatan ini diyakini dapat mendorong promosi destinasi wisata, khususnya Ketep Pass.

“Ini akan memberikan efek yang positif bagi kami selalu pengelola wisata. Karena dengan peserta dan pengunjung berfoto dan menampilkan lokasi di Ketep Pass, maka secara tidak langsung akan membantu promosi wisata Kabupaten Magelang yang indah, anggun, dan memesona seperti dengan desain ecoprint yang dipakai para model,” katanya.

Mul Budi berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan. Sehingga atraksi wisata seperti ini menjadi gelaran yang dinanti-nanti wisatawan. Khususnya di tempat wisata Ketep Pass yang menyuguhkan pemandangan alam di atas ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (MDPL). (rfk/web/put)

Editor : Baskoro Septiadi
#Ketep Pass