Masjid Al-Firdaus di SDN Bandongan 3 Jadi Pusat Kebudayaan dan Kajian Islam

Agus AP • Dipublikasikan Selasa, 7 Juni 2022 | 18:09 WIB
Bupati Magelang Zaenal Arifin saat meresmikan masjid Al-Firdaus di SD Negeri Bandongan 3 Senin (6/6). (Istimewa)
Bupati Magelang Zaenal Arifin saat meresmikan masjid Al-Firdaus di SD Negeri Bandongan 3 Senin (6/6). (Istimewa)
RADARSEMARANG.ID, Mungkid - Berkat gotong royong masyarakat, guru, wali murid, dan alumni, SD Negeri Bandongan 3 mampu mendirikan masjid Al-Firdaus. Bupati Magelang Zaenal Arifin turut bangga saat meresmikan masjid yang berlokasi di komplek SDN Bandongan 3 itu. Siswa dan masyarakat sekitar pun, semakin bersemangat dalam menjalankan ibadah.

Masjid tersebut dibangun di atas tanah wakaf Hendro Laksono. Tempat ibadah baru itu sangat representatif. Fasad bangunan bernuansa modern. Warna abu-abu, krem, dan garis oranye memberikan kesan kalem dan estetis.

Berdirinya masjid baru, kata Zaenal, rasa tulus dan ikhlas terpancar dari sanubari masyarakat dan para siswa. Cahaya Islam, nilai persatuan dan kesatuan, serta persaudaraan senantiasa melekat. “Bersama semangat hari lahirnya Pancasila yang baru saja diperingati 1 Juni lalu,” katanya saat memberikan sambutan Senin (6/6).

Zaenal juga mengajak untuk selalu memakmurkan masjid. Selain itu mendorong menjadikannya sebagai pusat kebudayaan dan pengetahuan kajian Islam. Sehingga nilai religiusitas dapat melekat pada siswa dan masyarakat sekitar. “Jangan hanya mendirikan saja, tanggung jawab besar adalah bagaimana memakmurkan masjid,” ucapnya.

Kepala SDN Bandongan 3 Rokayah mengungkapkan, berdirinya masjid Al-Firdaus karena kerjasama sejumlah pihak. “Alhamdulillah pembangunan yang menelan dana Rp 738.500.000 itu semuanya lunas tanpa ada utang,” jelas Rokayah. (mia/ton) Editor : Agus AP
SD Negeri Bandongan 3 masjid Al-Firdaus