Mereka menggelar aksi menyampaikan pesan perdamaian. Dengan aksi menyanyi, melukis, dan menari. Terbagi dalam lima kelompok yang diberi nama Aman, Nyaman, Guyub, Rukun, dan Bahagia.
Ketua Pengurus Pusat Pekan Special Olympic Nasional 2022 Warsito Elwein menuturkan, kelima nama itu merupakan suasana yang diinginkan insan bertalenta khusus agar dapat berkembang. Serta ikut menyumbang peradaban manusia.
"Walau terbatas secara intelektualitas, mereka memiliki kekuatan hati yang tulus untuk bersama mengembangkan dunia yang lebih baik," ujar Warsito.
Menurutnya dunia makin berkembang dan maju. Namun sensitivitas hatinya makin kurang. "Anak-anak atau insan bertalenta khusus ini akan memberi hati agar dunia semakin aman, nyaman, guyub, rukun dan bahagia,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinung Nugroho Rachmadi berharap kegiatan Pesonas ini menjadi sebuah prakondisi yang semangatnya tak akan pernah padam. Sebagaimana api yang terus menyala sampai acara puncak.
Dia juga menegaskan, meski Jawa Tengah menjadi tuan rumah, pihaknya tidak menargetkan kemenangan. "Yang penting insan disabilitas intelektual happy," ucapnya. (rhy/lis) Editor : Agus AP