Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Temukan Tembikar dan Bebatuan Kuno di Dusun Bojong

Agus AP • Kamis, 26 Agustus 2021 | 18:31 WIB
Suasana evakuasi mayat, Rabu (23/9/2020). (Istimewa)
Suasana evakuasi mayat, Rabu (23/9/2020). (Istimewa)
RADARSEMARANG.ID, Mungkid - Balai Konservasi Borobudur (BKB) menemukan pecahan tembikar dan tatanan bebatuan. Diduga merupakan peninggalan mataram kuno. Penemuan tersebut berada di Dusun Bojong, Kelurahan Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang. Saat ini pecahan tembikar telah dibawa ke laboratorium BKB.

Yudi Suhartono, Pamong Budaya Ahli Madya BKB mengatakan, pecahan tembikar dan bebatuan kuno tersebut ditemukan setelah BKB melakukan ekskavasi di lahan yang akan dibangun sky walk. Penghubung Candi Pawon dan Mendut, untuk proyek Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

"Temuan di Bojong kami ekskavasi pada bulan Mei dan Juli setelah adanya pengerjaan pembangunan sky walk penghubung Candi Pawon dan Mendut," ujar Yudi kepada Jawa Pos Radar Magelang  saat meninjau lokasi ekskavasi, Rabu (25/8/2021). Menurut Yudi untuk pecahahan tembikar jumlahnya sekitar 80 keping. Terbilang unik, karena memiliki hiasan geometris dengan teknik cukil.

"Kalau kami menduga temuan ini sezaman dengan Candi Borobudur, pada masa mataram kuno. Abad 8 sampai 10 masehi," terangnya. Ia juga menduga dengan ditemukannya tembikar, kemungkinan dulu ada kehidupan manusia di lokasi tersebut.

Sambung Yudi, untuk proses ekskavasi di lokasi penemuan, saat ini belum kembali dilanjutkan, setelah pada awal Juli ada PPKM. "Untuk bebatuan kuno yang mengeras itu, kami masih belum tahu apakah masih menyambung. Apakah di atas ada jalan, bangunan atau tidak," ungkapnya. (man/lis)

  Editor : Agus AP
#BKB