Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Warga Menanti Kepastian Proyek Tol Jogja-Bawen

Agus AP • Selasa, 12 Januari 2021 | 21:30 WIB
Material bis beton untuk kelengkapan pembangunan konstruksi jalan tol Demak-Semarang. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Material bis beton untuk kelengkapan pembangunan konstruksi jalan tol Demak-Semarang. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Tahap konstruksi proyek tol Jogja-Bawen rencananya dimulai pada Agustus 2021. Namun, hingga kini masih belum ada penetapan titik lokasi pembangunan. Sosialiasasi pun belum dilakukan.

Kepala Desa Sriwedari Edi Nugroho mengaku belum berani melakukan sosialisasi karena  belum ada informasi resmi dari pemerintah. Pihak desa pun belum mengetahui kapan akan dilakukan penentuan lokasi (penlok). Proges terakhir masih konsultasi publik terkait amdal pada Kamis (17/12/2020) lalu.

Sementara itu, warga Dusun Ngoman Lor, Desa Sriwedari, Kecamatan Muntilan semakin cemas. Terlebih bulan Januari sudah memasuki pekan kedua. Warga yang enggan disebutkan namanya itu mengaku butuh kepastian untuk menentukan langkah ke depan. Sebab hingga kini, keluarganya belum memiliki gambaran hendak pindah kemana.

“Sejauh ini belum ada sosialisasi. Suami saya perangkat desa, pun belum tahu kepastiannya. Jadi ini bakal jadi dilewati tol apa nggak? Kalau nggak ya malah alhamdulillah,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kedu Senin (11/1) siang.

Begitupun dengan Syamsudin. Dia merasa resah setiap mengingat proyek tol. Seandainya terkena pembebasan lahan, dia khawatir proses sosialiasi dan negosiasi terlalu mepet dengan jadwal konstruksi.

“Mungkin pemerintah memang berhati-hati jadi nggak buru-buru. Tapi kami butuh kepastian. Kami kan butuh waktu untuk mencari tempat baru,” ujarnya.

Selain warga, MI Muhammadiyah Sriwedari  juga turut menunggu kepastian. Namun, Kepala MI Muhammadiyah Sriwedari Saftiyati mengatakan bahwa yayasan sudah mempersiapkan lahan baru untuk relokasi.

“Menurut gambar yang saya ketahui sekolah ini akan dilewati. Kami sudah siap tapi masih menunggu kepastian dari pemerintah. Tapi harapannya, kalau tergusur ya bisa membangun sekolah lagi yang kualitasnya lebih baik,” ujarnya. (cr3/mg2/lis) Editor : Agus AP
#tol Jogja-Bawen #Berita Semarang