Jumlahnya memang menurun. Sebelum pandemi Covid-19, wedding decor miliknya bisa tampil di enam hingga 10 pesta pernikahan. Sementara kini, kata Reza, rata-rata hanya mendapat empat kesempatan.
Reza pun pasang strategi agar usahanya tidak gulung tikar. Dia membuat paket hemat. Salah satunya bekerja sama dengan penata rias dan fotografer pernikahan. "Jadi yang dulu misalnya harga Rp 6 juta dapat dekor saja, sekarang dapat rias dan fotografi. Dampaknya memang luar biasa. Tapi setidaknya teman-teman tetap dapat penghasilan," ujar Reza kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (28/12).
Selain bikin paket hemat, Reza juga mengurangi pengeluaran belanja properti. Dia dan timnya justru berupaya mendaur ulang properti lama agar bisa menjadi properti baru. "Bisnis ini sudah sejak 2002. Dan tahun 2020 memang tahun-tahun untuk tetap bisa bertahan," imbuhnya. (cr3/ida) Editor : Agus AP