Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Risiko Beli Motor Yamaha NMAX Bekas, Tensioner Mulai Lemah, Ini Tips Membeli Motor Bekas

Deka Yusuf Afandi • Senin, 23 Juni 2025 | 18:11 WIB
Risiko Beli Motor Yamaha NMAX Bekas, Tensioner Mulai Lemah
Risiko Beli Motor Yamaha NMAX Bekas, Tensioner Mulai Lemah

 

RADARSEMARANG.ID – Mungkin belum banyak yang mengetahui jika membeli motor bekas akan memiliki beberapa risiko yang bisa jadi sumber masalah.

Tentu, hal ini akan menambah ongkos perbaikan akan membengkak. Sehingga para konsumen diminta untuk berhati-hati.

Salah satu kendala yang dihadapi jika membeli motr bekas seperti Yamaha NMAX yakni melemahnya tensioner.

Tensioner lemah di Yamaha NMAX ini memang sudah cukup sering terjadi di generasi awal. Tensioner rantai keteng yang lemah ini bisa terjadi di motor yang usia pakainya sudah tinggi.

Ada beberapa ciri yang menandakan rantai keteng mulai lemah dan minta diganti.

Ciri yang paling umum muncul saat tensioner melemah adalah munculnya suara berisik atau klotok dari area mesin sebelah kiri.

Nah, dibagian per tensioner yang patah dibagian dalam ini bisa menimbulkan suara berisk.

Meski tak mempengaruhi performa maupun tarikan mesin pada Yamah NMAX sendiri namun suara berisik ini akan mengganggu pemilik kendaraan.

Untuk penggantiannya sendiri tergolong mudah dan komponennya cukup mudah dicari.

Dari penelusuran di sejumlah bengkel harga tensioner Yamah NMAX dengan kode part 2PV-E2210-01 itu harganya kurang lebih Rp 152 ribu.

Berikut ini merupakan tips membeli motor Yamaha NMAX bekas.

  1. Periksa Riwayat Pemakaian dan Dokumen Kendaraan

Langkah pertama dalam membeli Yamaha NMAX bekas adalah memeriksa riwayat pemakaian dan dokumen kendaraan. Pastikan motor tersebut memiliki BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan STNK yang sah.

Dokumen ini sangat penting untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut sah dan asli. Jika ada surat-surat yang mencurigakan atau tidak lengkap, sebaiknya pertimbangkan untuk mencari opsi lain.

Selain itu, tanyakan kepada penjual mengenai riwayat pemakaian motor. Sebaiknya pilih motor yang dipakai dengan baik dan rutin dirawat.

Motor yang digunakan dalam jarak jauh atau sering di jalanan berat biasanya memiliki kondisi yang lebih cepat aus dibandingkan motor yang digunakan di kota dengan jarak pendek.

  1. Perhatikan Kilometer Tempuh

Kilometer tempuh menunjukkan seberapa jauh motor sudah digunakan. Semakin tinggi angka pada odometer, semakin besar kemungkinan motor telah mengalami aus pada beberapa bagian.

Untuk motor murah Yamaha NMAX, idealnya memilih motor dengan jarak tempuh di bawah 20.000 km untuk menjaga performa motor tetap baik.

Namun, jangan sepenuhnya terfokus pada angka kilometer, karena tidak selalu menjadi patokan utama.

Beberapa motor mungkin memiliki angka kilometer rendah tetapi kondisi mesin yang kurang baik karena perawatan yang tidak rutin.

Oleh karena itu, pastikan juga untuk memeriksa kondisi fisik dan performa mesin secara langsung.

  1. Cek Kondisi Mesin dengan Teliti

Mesin adalah komponen paling penting yang perlu diperiksa secara mendetail.

Yamaha NMAX terkenal dengan performa mesinnya yang handal, namun performa tersebut bisa menurun jika motor tidak dirawat dengan baik.

Saat menghidupkan motor, perhatikan suara mesinnya.

Mesin yang dalam kondisi baik biasanya mengeluarkan suara yang halus dan tidak mengeluarkan bunyi yang kasar atau tidak wajar.

Selain itu, periksa asap knalpot. Motor yang sehat tidak seharusnya mengeluarkan asap tebal atau berwarna putih.

Jika knalpot mengeluarkan asap berlebihan, bisa jadi ada masalah dengan pembakaran mesin, yang mungkin memerlukan perbaikan lebih lanjut.

Jangan ragu untuk meminta bantuan mekanik yang terpercaya untuk memeriksa mesin motor secara mendalam.

  1. Cek Sistem Kelistrikan dan Lampu

Sistem kelistrikan pada motor murah Yamaha NMAX juga perlu diperiksa, karena motor ini memiliki fitur kelistrikan modern, termasuk sistem lampu LED.

Lihat apakah semua lampu, termasuk lampu utama, sein, dan lampu belakang, berfungsi dengan baik.

Pastikan pula panel instrumen pada dashboard berfungsi normal, termasuk indikator bahan bakar, speedometer, dan lainnya. Jangan lupa periksa juga kondisi aki.

Motor NMAX memiliki kebutuhan kelistrikan yang cukup besar, sehingga aki yang lemah atau bermasalah bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem kelistrikan.

Jika aki sudah melemah, Anda mungkin harus menggantinya dalam waktu dekat.

  1. Periksa Suspensi dan Kenyamanan Berkendara

Yamaha NMAX memiliki suspensi yang nyaman, tetapi suspensi ini bisa aus atau mengalami penurunan performa seiring waktu.

Saat melakukan test ride, perhatikan apakah suspensi depan dan belakang masih berfungsi dengan baik dan mampu meredam getaran saat melewati jalanan bergelombang atau berlubang.

  1. Cek Bagian Bodi dan Rangka

Pastikan bodi dan rangka motor murah Yamaha NMAX bekas yang ingin Anda beli dalam kondisi baik.

Baca Juga: Link Nonton Film Terbaru Selain di LK21 dan Indo XXI, Mudah dan Murah

Cek juga area di sekitar mesin dan roda untuk memastikan tidak ada kebocoran oli atau cairan lainnya.

Kebocoran oli bisa menandakan masalah pada seal atau gasket mesin, yang biasanya membutuhkan biaya perbaikan cukup besar.

Dengan memperhatikan tips di atas, mulai dari pengecekan dokumen hingga tes performa mesin dan suspensi, Anda bisa mendapatkan motor murah Yamaha NMax bekas yang masih layak pakai dan awet.(dka)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Tensioner Mulai Lemah #Yamaha NMAX #Motor Yamaha NMAX Bekas #Yamaha NMAX Bekas #Pengumuman PPPK Madina Tahap 2 #Motor Yamaha NMAX #Risiko Beli Motor Yamaha NMAX Bekas #tips membeli motor bekas