RADARSEMARANG.ID - Memeriksa kesehatan kendaraan roda dua merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan.
Apalagi jika untuk sepeda motor yang digunakan untuk harian, tentunya kita selalu ingin kendaraan kita selalu dalam posisi prima.
Salah satu kasus yang banyak dijumpai adalah kasus rantai motor berisik, rantai sendiri merupakan komponen yang menjadi penerus daya putar pada mesin dalam menggerakkan roda motor.
Pengendara motor yang rantai motornya berisik pasti merasa tidak nyaman, tentunya juga selain faktor keamanan dan keselamatan pengendara.
Meskipun biasanya disebabkan oleh usia rantai yang sudah waktunya ganti, namun banyak juga penyebab rantai berbunyi berisik karena hal lain. Nah berikut beberapa penyebab rantai berisik yang sudah kami rangkum.
1. Rantai motor aus
Dikarenakan pemakaian secara rutin dengan kontur jalanan yang rusak merupakan penyebab utama rantai motor cepat aus.
Untuk mengeceknya, anda perlu memperhatikan ujung mata gigi gear. Jika sudah tidak terlihat rata maka perlu penggantian komponen karena masalah aus.
2. Rantai motor kotor
Saat menggunakan motor di musim penghujan, tentunya bukan hal mustahil bahwa berbagai kotoran seperti debu dan lumpur juga menempel sehingga mengakibatkan bunyi pada rantai motor.
Menambahkan oli dan pelumas justru bukanlah solusi yang tepat untuk kendala rantai kotor ini, karena oli akan mengikat dan membuat kotoran semakin menempel.
Cara membersihkannya adalah dengan menggunakan cairan pembersih khusus, baru setelah itu menggunakan oli pelumas untuk rantai bekerja seperti semula.
Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui saat Menggunakan Motor Custom Agar tidak Kena Tilang!
3. Rantai motor kendor
Rantai merupakan salah satu komponen penting yang memerlukan penyetelan ulang secara rutin terutama saat motor sedang diservis.
Kendornya rantai memiliki banyak penyebab, namun yang paling sering adalah penyetelan yang kurang pas dan kurangnya perawatan.
Kendornya rantai merupakan hal yang wajar, karena terbuat dari logam maka saat melakukan gaya tarik menarik akan secara otomatis membuat rantai semakin mengendur, hal ini bisa diselesaikan dengan menyetel adjuster di bagian belakang sepeda motor.
4. Rantai motor kering
Penyebab selanjutnya adalah rantai motor yang kering, biasanya terjadi saat sehabis mengendarai motor melewati daerah yang tergenang air ataupun hujan.
Rantai pada motor akan berbunyi berisik saat kurangnya pelumas yang diaplikasikan sehingga menyebabkan rantai kering.
5. Rantai motor karatan
Karat merupakan salah satu penyebab fatal kerusakan yang terjadi pada barang berbahan logam, tentunya juga oleh rantai motor.
Sama seperti rantai motor yang kotor, karatan pada rantai tidak bisa diselesaikan dengan penggunaan pelumas atau oli.
Karat menjadi tanda bahwa logam mulai keropos dan perlu diganti, bahayanya, rantai yang karatan berpotensi untuk putus dan membahayakan keselamatan pengemudi.
Source: Suzuki Indonesia
Editor : Baskoro Septiadi