RADARSEMARANG.ID - Banyak orang yang mungkin tidak terlalu memperhatikan jenis bahan bakar yang digunakan untuk motor mereka.
Padahal, hal ini sangat penting untuk menjaga kinerja dan kesehatan mesin motor.
Sementara setiap jenis motor memiliki spesifikasi bahan bakar yang sesuai dengan karakteristik mesinnya.
Meski demikian, salah mengisi bahan bakar motor dapat menyebabkan beberapa akibat yang tidak diinginkan, antara lain:
Mesin Tidak Bisa Menyala atau Sulit Dihidupkan
Hal ini terjadi karena bahan bakar yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin tidak bisa menyala dengan baik di ruang bakar.
Karena bahan bakar bersifat terlalu mudah terbakar, hal tersebut dapat menimbulkan ledakan dini di ruang bakar.
Mesin Berpotensi Kena Knocking
Dalam istilahnya knocking atau mengeluarkan suara ngelitik terjadi karena bahan bakar yang tidak dapat terbakar dengan sempurna.
Hal tersebut dapat menimbulkan kerak karbon di ruang bakar, yang bisa mengganggu proses pembakaran dan memicu ledakan dini atau detonasi.
Detonasi ini menghasilkan suara ngelitik atau knocking yang bisa merusak dinding silinder, piston, atau busi. Suara ngelitik ini biasanya terdengar saat motor berakselerasi atau menanjak.
Mesin Kehilangan Performa
Kesalahan mengisi bahan bakar selanjutnya akan berdampak pada hilangnya performa atau tenaga mesin. Dikarenakan bahan bakar tersebut tidak memberikan energi yang optimal untuk mesin.
Mesin Rusak atau Jebol
Salah mengisi bahan bakar juga dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mesin seperti injector, pompa bensin, busi, atau katup.
Adanya tekanan yang tinggi saat motor dipacu dengan kecepatan bisa membuat bagian mesin pecah atau retak, karena jenis bbm yang digunakan keliru atau tercampur.
Jika menyadari ada kesalahan dalam mengisi bahan bakar dan mesin belum dinyalakan, segera pindahkan mobil dari tempat pengisian dengan didorong.
Jangan sampai menyalakan mesin tersebut karena memiliki risiko tinggi yang dapat merusak komponen mesin secara fatal seperti turun mesin.
Selain itu, biaya untuk memperbaikinya juga diketahui sangat mahal.
Editor : Baskoro Septiadi