Sama-sama 1.200 cc, Honda Brio dan Toyota Agya Ternyata Punya Perbedaan Ini

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 13:06 WIB
Honda Brio vs Toyota Agya 2026
Honda Brio vs Toyota Agya 2026

  

RADARSEMARANG.ID – Persaingan mobil kecil di Indonesia masih menarik perhatian masyarakat, terutama bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan irit bahan bakar, mudah dikendarai, biaya perawatan terjangkau, dan nyaman digunakan setiap hari. Dua nama yang sering menjadi pertimbangan adalah Honda Brio dan Toyota Agya.

Memasuki November 2026, Honda Brio dan Toyota Agya tetap menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang sedang mencari mobil pertama, kendaraan untuk bekerja, mengantar anak sekolah, hingga menunjang aktivitas keluarga kecil. Keduanya memiliki dimensi kompak sehingga lebih mudah digunakan di jalan perkotaan yang padat dan ketika harus mencari tempat parkir.

Meskipun sama-sama mengusung mesin berkapasitas sekitar 1.200 cc, Honda Brio dan Toyota Agya memiliki karakter berkendara yang berbeda. Brio dikenal dengan respons mesin yang spontan dan karakter sporty, sedangkan Agya menawarkan pendekatan praktis dengan efisiensi bahan bakar, kabin yang cukup lega, serta pilihan fitur yang menarik.

Dari sisi harga, keduanya juga memiliki rentang yang berbeda tergantung tipe dan transmisi. Karena itu, calon pembeli perlu memperhatikan bukan hanya harga pembelian, melainkan juga konsumsi BBM, performa, kapasitas kabin, kenyamanan, harga suku cadang, serta biaya perawatan dalam jangka panjang.

Perbandingan Spesifikasi Honda Brio dan Toyota Agya

Honda Brio mengandalkan mesin 1.2L i-VTEC empat silinder dengan kapasitas sekitar 1.199 cc. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 90 PS dan torsi maksimum 110 Nm.

Sementara itu, Toyota Agya generasi terbaru menggunakan mesin 1.2L WA-VE tiga silinder berkapasitas sekitar 1.198 cc. Tenaganya mencapai sekitar 88 PS dengan torsi maksimum 113 Nm.

Perbedaan konfigurasi mesin membuat keduanya memiliki karakter tersendiri. Honda Brio menawarkan tenaga puncak sedikit lebih besar, sedangkan Toyota Agya mempunyai torsi yang sedikit lebih tinggi.

Untuk pilihan transmisi, Honda Brio tersedia dengan manual lima percepatan dan CVT. Toyota Agya generasi terbaru juga menawarkan transmisi manual lima percepatan serta CVT, bergantung pada varian yang dipasarkan.

Dalam penggunaan sehari-hari, transmisi otomatis menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang sering menghadapi kemacetan. Sementara transmisi manual dapat dipertimbangkan oleh pembeli yang ingin memiliki kendali perpindahan gigi secara langsung.

Baca Juga: Harga Tak Terpaut Jauh, BYD Atto 1 vs Honda Brio, Harga, Performa hingga Biaya Penggunaan

Konsumsi BBM Honda Brio vs Toyota Agya

Konsumsi bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum membeli mobil untuk aktivitas harian. Pengeluaran bensin yang lebih terkendali tentu membantu masyarakat mengatur anggaran transportasi bulanan.

Honda Brio mempunyai reputasi sebagai mobil perkotaan yang cukup hemat bahan bakar. Mesin empat silinder i-VTEC dirancang untuk memberikan keseimbangan antara tenaga dan efisiensi. Dalam penggunaan perkotaan, konsumsi BBM dapat berada di kisaran 13–15 km/liter, tergantung kondisi lalu lintas, transmisi, dan gaya berkendara.

Ketika digunakan di jalan luar kota atau jalan tol dengan kecepatan relatif stabil, konsumsi bahan bakarnya berpotensi mencapai sekitar 18–22 km/liter.

Toyota Agya juga memiliki kemampuan efisiensi yang menarik. Mesin tiga silinder Dual VVT-i pada generasi terbaru dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas perkotaan dengan penggunaan bahan bakar yang efisien.

Dalam pengujian penggunaan harian yang dilaporkan media otomotif, Toyota Agya dapat mencatat konsumsi sekitar 14–16 km/liter di dalam kota. Sementara untuk perjalanan luar kota, angkanya dapat berada di kisaran 19–23 km/liter.

Angka tersebut merupakan kisaran hasil pengujian dan bukan jaminan konsumsi setiap kendaraan. Kondisi jalan, tekanan ban, jumlah penumpang, penggunaan AC, kualitas bahan bakar, serta kebiasaan pengemudi sangat memengaruhi hasil sebenarnya.

Jika prioritas utama adalah penghematan bensin, Toyota Agya memiliki keunggulan tipis berdasarkan kisaran pengujian tersebut. Namun Honda Brio juga tetap kompetitif dan tidak bisa dianggap sebagai mobil yang boros.

Performa Mesin dan Kemampuan Akselerasi

Dari sisi performa, Honda Brio mempunyai karakter yang menarik bagi pengemudi yang menginginkan respons akselerasi cukup spontan.

Mesin 1.2L i-VTEC empat silinder dengan tenaga sekitar 90 PS membuat Brio terasa lincah ketika digunakan untuk menyalip kendaraan pada kondisi jalan yang memungkinkan. Karakter mesin tersebut juga mendukung penggunaan di jalan perkotaan maupun perjalanan antarkota.

Baca Juga: Datsun GO 2017 atau Honda Brio Satya 2017, Sama-sama Irit Tapi Harga Bekasnya Wow

Toyota Agya menawarkan karakter berbeda melalui mesin tiga silinder 1.2L. Dengan tenaga sekitar 88 PS dan torsi sekitar 113 Nm, Agya cukup memadai untuk menunjang perjalanan harian.

Karakter torsi tersebut membantu kendaraan bergerak ketika menghadapi lalu lintas perkotaan yang mengharuskan pengemudi sering berhenti dan kembali berjalan.

Untuk kebutuhan masyarakat umum, kedua mobil sudah cukup memadai sebagai kendaraan keluarga kecil. Namun, Honda Brio lebih menarik bagi pengemudi yang menyukai respons mesin dan karakter berkendara sporty, sedangkan Toyota Agya cocok bagi mereka yang mengutamakan mobilitas praktis.

Kapasitas Kabin dan Bagasi

Honda Brio dan Toyota Agya sama-sama memiliki konfigurasi lima tempat duduk. Keduanya dapat digunakan untuk membawa pengemudi dan empat penumpang lainnya.

Honda Brio memiliki panjang sekitar 3.800 mm untuk varian Satya dan sekitar 3.815 mm untuk varian RS. Lebarnya sekitar 1.680 mm dengan jarak sumbu roda sekitar 2.405 mm.

Toyota Agya memiliki panjang sekitar 3.660 mm, lebar sekitar 1.600 mm, dan jarak sumbu roda sekitar 2.450 mm.

Perbedaan dimensi tersebut memberikan karakter ruang kabin yang tidak sepenuhnya sama. Jarak sumbu roda Agya yang lebih panjang dapat membantu memberikan ruang kaki penumpang belakang yang cukup baik.

Sementara itu, bodi Brio yang lebih panjang dan lebar memberikan kepraktisan tersendiri dalam pengaturan ruang kendaraan.

Untuk penggunaan keluarga kecil, keduanya masih layak dipertimbangkan. Namun, apabila kendaraan sering digunakan membawa banyak barang atau penumpang dewasa dalam perjalanan jauh, calon pembeli sebaiknya mencoba langsung posisi duduk di baris belakang sebelum menentukan pilihan.

Handling dan Kenyamanan Saat Dikendarai

Dalam hal handling, Honda Brio mempunyai karakter yang cukup lincah. Ukuran bodinya memudahkan pengemudi melakukan manuver di jalan perkotaan, melewati gang, dan mencari tempat parkir.

Baca Juga: Ini Perbandingan Karimun Wagon R vs Toyota Agya dari Mesin hingga Kenyamanan

Sistem kemudi electric power steering juga membantu meringankan pengoperasian setir, terutama ketika kendaraan berjalan dengan kecepatan rendah.

Toyota Agya juga memiliki karakter praktis untuk penggunaan sehari-hari. Dimensinya yang kompak membuat mobil ini mudah dikendalikan ketika menghadapi jalan sempit dan kepadatan lalu lintas.

Untuk kenyamanan, karakter suspensi, ukuran ban, tekanan angin, serta kondisi jalan akan sangat memengaruhi pengalaman berkendara. Keduanya tetap memiliki keterbatasan sebagai mobil berukuran kecil, terutama ketika melewati jalan rusak atau membawa penumpang penuh.

Honda Brio dapat menjadi pilihan bagi pengemudi yang menyukai sensasi berkendara lebih responsif. Toyota Agya menarik bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan praktis untuk aktivitas rutin.

Kenyamanan juga perlu dinilai berdasarkan tipe yang dipilih. Kelengkapan interior, fitur hiburan, sistem pendingin udara, dan perlengkapan keselamatan bisa berbeda pada setiap varian.

Perbandingan Harga Honda Brio dan Toyota Agya November 2026

Harga menjadi faktor penting karena kedua mobil mempunyai sejumlah varian dengan kelengkapan berbeda. Berdasarkan daftar harga yang ditampilkan Honda Indonesia,

Honda Brio Satya S M/T dipasarkan dengan harga rekomendasi sekitar Rp170,4 juta. Brio Satya S CVT berada di kisaran Rp184,5 juta, sedangkan Satya E M/T sekitar Rp185,5 juta dan Satya E CVT sekitar Rp206,7 juta.

Untuk keluarga Brio RS, harga yang ditampilkan berada di kisaran Rp253,1 juta untuk transmisi manual dan Rp264,1 juta untuk CVT.

Toyota Agya juga menawarkan sejumlah pilihan. Berdasarkan daftar harga yang dipublikasikan jaringan penjualan Toyota, varian Agya 1.2 E M/T berada di kisaran Rp173,2 juta, Agya 1.2 G M/T sekitar Rp180,9 juta, dan Agya 1.2 G CVT sekitar Rp197,1 juta.

Sementara itu, varian Agya GR Sport memiliki harga yang lebih tinggi, mulai dari sekitar Rp246,2 juta untuk tipe manual. Harga tersebut merupakan acuan daftar OTR wilayah Jakarta dan sekitarnya yang dipublikasikan sumber penjualan, bukan harga final seluruh wilayah Indonesia. Harga November 2026 dapat berubah mengikuti kebijakan dealer, wilayah, promo, pajak, dan biaya administrasi.

Bagi masyarakat yang mempunyai anggaran terbatas, Honda Brio Satya dan Toyota Agya tipe dasar layak dibandingkan. Jangan hanya melihat cicilan bulanan, tetapi perhatikan pula uang muka, tenor, bunga kredit, asuransi, dan biaya kepemilikan lainnya.

Baca Juga: Update Harga Toyota Agya September 2026 Bikin Kaget, Seberapa Irit dan Nyaman untuk Harian

Harga Suku Cadang dan Biaya Perawatan

Ketersediaan suku cadang menjadi faktor penting ketika memilih mobil untuk penggunaan jangka panjang.

Honda Brio memiliki keuntungan berupa jaringan dealer dan bengkel resmi Honda di berbagai wilayah Indonesia. Komponen perawatan berkala seperti filter, kampas rem, busi, dan oli tersedia melalui jaringan layanan resmi maupun toko suku cadang otomotif.

Toyota Agya juga mempunyai dukungan jaringan servis Toyota yang luas. Ketersediaan komponen perawatan umum menjadi salah satu pertimbangan menarik bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan dengan dukungan purnajual yang mudah dijangkau.

Meski demikian, harga suku cadang tidak selalu sama. Komponen asli, komponen aftermarket, dan biaya jasa bengkel dapat memiliki perbedaan cukup besar.

Untuk menghemat biaya perawatan, pemilik sebaiknya mengikuti jadwal servis berkala, menggunakan pelumas sesuai rekomendasi pabrikan, memeriksa kondisi ban, serta tidak menunda penggantian komponen yang sudah aus.

Calon pembeli juga perlu membandingkan biaya servis berkala di dealer resmi terdekat sebelum membeli. Dengan begitu, pengeluaran kendaraan dapat diperkirakan secara lebih realistis.

Keunggulan dan Kekurangan Honda Brio

Honda Brio mempunyai beberapa keunggulan yang membuatnya tetap menarik bagi konsumen.

Keunggulan utamanya adalah mesin empat silinder yang menawarkan karakter responsif, tenaga sedikit lebih besar dibandingkan Agya, serta pilihan transmisi manual dan CVT. Desainnya juga memiliki karakter sporty, terutama pada varian RS.

Ukuran bodi Brio cukup praktis untuk penggunaan perkotaan. Jaringan servis Honda dan ketersediaan suku cadang juga menjadi nilai tambah bagi pemilik.

Namun, Brio memiliki sejumlah kekurangan. Ruang kabin belakang perlu diperhatikan ketika sering membawa penumpang dewasa. Harga varian RS juga relatif lebih tinggi dibandingkan varian dasar.

Baca Juga: 5 Mobil Irit BBM yang Enak Dipakai Mudik dan Touring, Konsumsinya Aman

Selain itu, karakter mesin dan konsumsi BBM tetap dipengaruhi kondisi penggunaan. Brio tidak otomatis menjadi pilihan paling hemat untuk setiap pengemudi.

Keunggulan dan Kekurangan Toyota Agya

Toyota Agya mempunyai keunggulan dari sisi efisiensi, dimensi kompak, serta karakter mesin yang mendukung penggunaan sehari-hari.

Mesin 1.2L tiga silinder pada generasi terbaru menawarkan torsi yang kompetitif. Jarak sumbu roda yang lebih panjang juga menjadi salah satu pertimbangan dalam hal ruang penumpang.

Agya mempunyai pilihan varian dengan harga yang relatif terjangkau, sementara tipe GR Sport menawarkan tampilan yang lebih agresif.

Kekurangannya, karakter mesin tiga silinder dapat terasa berbeda dibandingkan mesin empat silinder, terutama dari sisi getaran dan suara ketika putaran mesin meningkat.

Tenaga puncaknya juga sedikit lebih rendah dibandingkan Honda Brio. Selain itu, fitur dan kelengkapan keselamatan tidak selalu sama pada seluruh varian sehingga pembeli perlu memeriksa spesifikasi tipe yang dipilih.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
Otomotif 2026 Mobil Harian mobil irit honda brio toyota agya