Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jangan Asal Pilih, Begini Tips Membeli Mobil Listrik untuk Kendaraan Harian

Muhammad Zaenuri • Rabu, 28 Agustus 2024 | 00:05 WIB
Ilustrasi mobil listrik
Ilustrasi mobil listrik

RADARSEMARANG.ID - Kendaraan listrik atau Elektric Vehicle semakin dilirik masyarakat hal tersebut tidak terlepas dari klaim bahwa kendaraan listrik lebih efisien bahan bakar dan ramah lingkungan selain itu juga pajak yang relatif murah membuat masyarakat tertarik memilikinya.

Berbagai model mobil listrik mulai dari Sedan, SUV, MPV dari berbagai pabrikan Jepang mauapun Eropa sudah berseliweran di jalan raya , sehingga sebelum membeli, masyarakat perlu tips khusus dalam memilihnya.

Berikut beberapa hal yang perlu di pertimbangkan sebelum membeli mobil listrik:

1. Cek kebutuhan dan anggaran

Pertimbangkan jarak tempuh harian, kapasitas penumpang dan barang, serta anggaran yang tersedia.

Keputusan ini akan membantu mengidentifikasi tipe mobil listrik yang paling cocok.

2. Cek Spesifikasi teknis Mobil

mobil listrik yang hendak dibeli. Pastikan untuk memahami kapasitas baterai, jarak tempuh, waktu pengisian daya, serta fitur keselamatan yang ditawarkan.

3. Pilih Bekas atau Baru

Saat kendaraan bersumber energi listrik baru terus memasuki pasar, dealer kendaraan bekas cenderung tumbuh.

Jika pengemudi menentukan untuk membeli yang bekas, pastikan untuk memeriksa kondisi dan spesifikasi mesin, seperti jarak tempuh, ban, dan karat.

Dalam banyak kasus, mobil konversi tidak memiliki sistem pengereman generatif, sehingga harus segera diganti.

4. Cek Jarak Tempuh

Setelah disinggung, melihat jarak tempuh juga menjadi salah satu bagian dari tips membeli mobil listrik.

EV normal menawarkan kemampuan berkendara hingga 80-100 mil.

Selama penggunaan biasa, kapasitas dan daya baterai bakal berkurang seiring waktu.

Apabila seseorang sering melakukan perjalanan lebih dari 100 kilometer, cobalah untuk berpikir dua kali terlebih dahulu sebelum membeli.

5. Cek Kondisi dan Garansi Baterai

Jika Anda menggunakan EV bekas, lakukan uji jangkauan status baterai.

Biasanya produsen akan memberi jaminan baterai dalam kurun waktu 8 tahun atau 100.000 mil perjalanan.

Kendaraan listrik dalam kondisi baik akan terus mengirimkan data yang relevan, termasuk suhu mesin dan voltase.

6. Ketentuan Pengisian Daya

Cari tahu apakah ada titik pengisian listrik publik di dekat domisili.

Pengguna juga bisa memilih opsi memasang stop kontak khusus untuk mengisi baterai (charge) di dinding garasi rumah.

Namun, pastikan untuk menanyakan kepada teknisi apakah pengisi daya tersebut telah cukup memenuhi kebutuhan kendaraan atau sesuai dengan budget Anda.

7. Opsi Pengisian di Fasilitas Umum

Tips membeli mobil listrik yang perlu diperhatikan pengguna adalah memeriksa port pada EV. Apakah port tersebut kompatibel dengan port pada pengisian daya umum atau SPKLU.

Pasalnya, misalnya Mitsubishi i-MiEV 2010 dirancang dengan port fase tunggal standar dan tidak cocok digunakan di beberapa SPKLU.

8. Opsi Pilihan Daya

Walaupun diklaim lebih ramah lingkungan, beberapa pihak mengkritisi tenaga listrik untuk EV yang masih bersumber dari batu bara.

Pengguna bisa mempertimbangkan pengisian daya yang berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT), seperti sumber energi matahari, ombak, angin, atau air.

9. Cek Pembaruan Perangkat

Salah satu keuntungan produksi kendaraan listrik adalah kemudahan untuk memperbarui (upgrade) firmware dan perangkat lunak kontrolnya.

Misalnya pada Tesla Model S, peningkatan pengalaman berkendara akan terasa karena ada perbaikan bug secara berkala. Sebelum membeli, lakukan konfirmasi apakah EV akan menerima peningkatan perangkat (update).

10. Cek Pemasangan Home Charge

Calon pembeli juga dapat mempertimbangkan pemasangan port pengisian daya di rumah karena dianggap lebih hemat. 

11. Pilih Konversi atau Beli

Pilihan konversi mesin berbasis BBM juga bisa menjadi salah satu tips membeli mobil listrik, dibandingkan membawa pulang unit baru dari dealer.

Namun, pengguna harus memperhitungkan secara ekonomi, apakah langkah tersebut dinilai menguntungkan atau justru buntung. (zen/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#otomotif #mobil listrik