Urus BPJS Kesehatan Cukup Panggil ‘Viola’ ! Peserta Bisa Video Call dengan Petugas

Puput Puspitasari • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 16:38 WIB
Peserta JKN di Puskesmas Sapuran, Wonosobo, berkomunikasi dengan petugas BPJS Kesehatan melalui layanan Viola. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)
Peserta JKN di Puskesmas Sapuran, Wonosobo, berkomunikasi dengan petugas BPJS Kesehatan melalui layanan Viola. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARSEMARANG.ID, Magelang– BPJS Kesehatan memiliki kanal layanan tatap muka secara virtual. Namanya Viola (Virtual Office Layanan Peserta). Melalui panggilan video (video call) dengan petugas, peserta dapat mengurus berbagai keperluan administrasi tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti menjelaskan, melalui layanan Viola, peserta bisa berinteraksi secara real-time dengan petugas. Dengan komunikasi dua arah, layanan Viola memungkinkan petugas memberikan informasi yang detail kepada peserta. Pun demikian dengan peserta, mereka bisa meminta klarifikasi kembali kepada petugas apabila masih ada informasi yang dirasa kurang jelas.

“Viola dirancang menjadi layanan interaktif untuk membantu peserta menyelesaikan kendala maupun pertanyaan seputar kepesertaan secara jelas,” terangnya, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya Maya, layanan Viola menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk mendukung pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang inklusif dan setara, bahkan dengan peserta yang mengalami kendala mobilitas.

“Dengan layanan Viola ini, kami berharap, peserta dengan imobilitas seperti disabilitas, lansia, dan masyarakat yang tinggal jauh dari kantor layanan BPJS Kesehatan bisa mendapatkan layanan yang sama,” imbuhnya.

Viola hadir tidak sekadar sebuah inovasi layanan biasa. Lebih dari, kata Maya, Viola memberikan dampak psikologis dan ekonomi bagi masyarakat. Pasalnya, layanan administrasi bisa diakses secara lengkap dalam satu panggilan selama terkoneksi dengan internet, tanpa antrean, tanpa biaya transportasi.

Layanan yang bisa diakses itu meliputi perubahan data peserta, penggantian Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), cek status kepesertaan, hingga penanganan kendala administrasi lainnya. Dengan begitu, peserta akan menerima manfaat hemat biaya transportasi dan hemat waktu, ketimbang harus menyelesaikan urusan di kantor cabang maupun di Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Masyarakat Indonesia, terutama yang sudah sepuh atau yang tinggal jauh dari perkotaan, mereka akan lebih puas dan tenang ketika bisa berbincang langsung dengan petugas kami, walaupun hanya untuk urusan mengganti FKTP. Maka, Viola hadir untuk menjawab kebutuhan itu,” terangnya.

Pihaknya berharap, layanan Viola dapat membantu meningkatkan produktivitas masyarakat. Sebab, panggilan Viola bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, seperti di rumah maupun kantor. Kendati demikian, Maya menyarankan agar peserta dapat menyiapkan dokumen pendukung sebelum mengakses layanan Viola. Dokumen pendukung yang dimaksud adalah Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) dan Kartu Keluarga (KK). Kedua dokumen tersebut mendukung kecepatan pelayanan peserta, terutama saat petugas melakukan verifikasi data.

Peserta tidak perlu khawatir terkait tingkat keamanan layanan Viola. Maya menjelaskan, digitalisasi layanan ini telah dirancang dengan skema keamanan yang berlapis untuk mencegah terjadinya kebocoran data peserta.

Toifur, peserta JKN asal Magelang mengapresiasi inovasi-inovasi strategis yang diciptakan BPJS Kesehatan. Menurutnya, beragam pelayanan JKN yang saat ini ada tidak hanya memudahkan peserta tapi juga meningkatkan kepercayaan peserta terhadap kualitas layanan JKN.

“Kalau banyak inovasinya, artinya BPJS Kesehatan ini dikelola secara modern, mengikuti perkembangan zaman. Saya rasa itu bagus dan membuat kami bangga menjadi peserta JKN,” ungkap pria 45 tahun itu.

Ia berharap BPJS Kesehatan tidak berhenti membuat gebrakan baru agar masyarakat semakin memiliki banyak pilihan layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, ia berharap para mitra BPJS Kesehatan juga memberikan pelayanan yang baik kepada peserta JKN.

“Inovasi BPJS Kesehatan sekarang makin canggih, semoga juga diimbangi dengan kualitas pelayanan fasilitas kesehatan (faskes) mitra agar estafet itu tidak terputus,” pungkasnya. (put/bis)

 

Editor : H. Arif Riyanto
Viola BPJS KESEHATAN Maya Susanti E-KTP jaminan kesehatan nasional