Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Riza Ariyanti Buktikan Kemudahan Pandawa Permudah Pengaktifan Peserta JKN

Puput Puspitasari • Jumat, 6 Maret 2026 | 11:30 WIB

 

Riza Ariyanti memiliki Aplikasi Mobile JKN yang digunakan untuk kebutuhan kepesertaannya.
Riza Ariyanti memiliki Aplikasi Mobile JKN yang digunakan untuk kebutuhan kepesertaannya.

RADARSEMARANG.IDMagelang – Bagi sebagian orang, kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) baru benar-benar terasa penting ketika sakit datang.

Namun berbeda dengan Riza Ariyanti, perlindungan kesehatan sudah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Sebagai anak dari orang tua yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Riza—begitu akrab disapa—sudah memiliki jaminan kesehatan sejak kecil. “Seingat saya memang sudah sejak kecil ikut orang tua. Jadi, dari kecil sudah terdaftar sebagai tanggungan keluarga,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Seiring bertambahnya usia dan mulai memahami tanggung jawab pribadi, ia menyadari bahwa jaminan kesehatan bukan sekadar formalitas administrasi. Menurutnya, kesehatan adalah sesuatu yang tidak pernah bisa diprediksi. Seseorang bisa menjalani aktivitas seperti biasa hari ini, tetapi esok hari harus berhadapan dengan kondisi medis yang tak terduga.

“Kita tidak pernah tahu kapan sakit. Justru karena tidak bisa dipastikan, punya jaminan kesehatan itu penting. Setidaknya ada rasa tenang karena tahu biaya pengobatan tidak sepenuhnya menjadi beban pribadi,” katanya.

Perjalanan kepesertaannya sempat mengalami kendala ketika usianya melewati 21 tahun. Status kepesertaannya sempat tidak aktif selama kurang lebih lima tahun. Ia mengakui sempat khawatir ketika menyadari status kepesertaannya tidak lagi aktif, terlebih di usia produktif di mana aktivitas dan mobilitas cukup tinggi.

Namun pengalamannya mengaktifkan kembali kepesertaan justru memberikan kesan positif. Ia memanfaatkan layanan digital melalui Aplikasi Pandawa. Ia membuktikan, tanpa harus datang ke kantor cabang, seluruh proses dapat dilakukan secara daring.

“Awalnya saya membayangkan prosesnya akan rumit dan memakan waktu. Tapi ternyata cukup mengikuti petunjuk di aplikasi, melengkapi dokumen yang diminta, dan dalam waktu relatif singkat status saya aktif kembali,” tuturnya.

Baginya, kemudahan tersebut sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor layanan.

Ia menilai transformasi layanan digital yang dilakukan BPJS Kesehatan menunjukkan upaya untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Pelayanan yang lebih mudah dan praktis  menjadi nilai tambah yang dirasakan langsung oleh peserta JKN.

Menurutnya, manfaat JKN tidak hanya terasa saat seseorang menjalani perawatan ketika sedang sakit, tetapi juga pada rasa aman yang hadir setiap hari. Ada kepastian bahwa ketika risiko kesehatan datang, jaminan akan layanan kesehatan telah tersedia.

Ke depan, ia berharap Program JKN dapat terus berkembang, baik dari sisi kualitas layanan di fasilitas kesehatan maupun kemudahan administrasi. “Semoga semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya menjadi peserta JKN yang aktif. Karena ketika dibutuhkan, manfaatnya benar-benar terasa,” pungkasnya. (put)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#PNS #BPJS KESEHATAN #jaminan kesehatan nasional