Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Korban Pesta Miras Oplosan di Magelang Bertambah, 7 Orang Tewas

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 9 Oktober 2025 | 22:40 WIB

Korban pesta miras oplosan di Kabupaten Magelang kembali bertambah, satu orang meninggal dunia pada Kamis (9/10) sekitar pukul 04.00. ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Korban pesta miras oplosan di Kabupaten Magelang kembali bertambah, satu orang meninggal dunia pada Kamis (9/10) sekitar pukul 04.00. ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR SEMARANG
 

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Sebanyak 7 orang tewas usai menenggak minuman keras (miras) oplosan di Dusun Gedongan Kidul, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Dari sebelumnya 6 orang yang dinyatakan meninggal dunia hingga Rabu (8/10) kemarin. Pada Kamis (9/10) pagi ini, korban meninggal dunia kembali bertambah 1 orang sehingga total 7orang.

Korban yang dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (9/10) pagi ini adalah AR, 40, warga Brontokan, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Berdasarkan informasi yang diterima Jawa Pos Radar Semarang, pesta miras tersebut terjadi di sebuah gubuk di daerah Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan.

Dua orang yang dinyatakan meninggal dunia sebelumnya adalah AS, 26, dan JP, 47, keduanya merupakan warga Gedongan Kidul, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan. Keduanya diketahui meninggal dunia pada Selasa (7/10) dini hari.

Kemudian pada Rabu (8/10) kemarin, total ada tiga orang yang dinyatakan meninggal dunia. Yakni, R, 34, PI, 41, dan S, dimana ketiganya merupakan warga Brontokan, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan.

Sedangkan satu orang lagi S, perempuan, warga Telukan, Desa Danurejo, dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (7/10) sore.

Kabid Pelayanan RSUD Merah Putih dr. Hery Sumantyo mengatakan, informasi yang diterima pihak rumah sakit, pada Rabu (8/10) dini hari sekitar pukul 00.18 kemarin, ada satu orang pasien yang masuk ke IGD. Kemudian disusul sekitar pukul 07.00 dan 08.00, ada yang nyusul lagi ke rumah sakit.

“Kemudian pada sore harinya, pasien yang tiba pada dini hari dinyatakan meninggal dunia. Kemudian disusul sekitar pukul 16.00 dan 18.00 dua orang pasien kembali dinyatakan meninggal dunia,” jelas dr. Hery kepada media, pada Kamis (9/10).

Ia menambahkan, pada Rabu (8/10) sore kemarin, kembali masuk satu orang lagi. Yakni, AR dan pada Kamis (9/10) pukul 04.00 dinyatakan meninggal dunia.

“Hasil dari diagnosa, mereka keracunan alkohol. Karena dari hasil laboratorium yang kita lakukan juga mendukung, adanya kadar asam yang tinggi,” ucapnya.

Selain itu, dari hasil keterangan keluarga korban yang mengantar, mereka mengaku, habis minum bareng-bareng alkohol oplosan.

Kemudian dari gejala kritis yang ada, mereka datang itu sudah sesak nafas, pandangan kabur, bahkan ada yang tidak bisa melihat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol La Ode Arwansyah mengatakan, memang benar untuk korban dari pesta miras oplosan di Dusun Gedongan Kidul, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan bertambah. Total korban sampai Kamis (9/10) ini terakhir pada pukul 04.00 ada tujuh orang.

“Kami juga sudah melakukan proses otopsi dengan pengambilan sampel sisa minuman yang dikonsumsi para korban. Terkait hasilnya akan kita sampaikan, karena kita masih menunggu dari pihak Labfor Polda Jateng,” ucapnya.

Informasi yang diterima pihaknya, kata Arwansyah, ada delapan orang yang ikut dalam pesta minuman keras (miras) oplosan di Dusun Gedongan Kidul, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan.

Namun, dari delapan orang ini, hanya tujuh orang yang ikut minum. Sedangkan satu orang lagi tidak ikut minum.

“Kemudian informasi yang kita terima, dari tujuh orang yang minum ini, enam orang meninggal dunia dan satu orang kondisinya sempat tidak bisa melihat. Tapi, sekarang sudah bisa kembali normal,” jelasnya.

Sedangkan untuk satu orang lagi yang meninggal dunia ini ternyata, yang bersangkutan sempat dikasih sisa miras dari korban S.

“Sisa miras ini diberikan S ke korban yang meninggal dunia terakhir yakni AR,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan kepada penjual miras tersebut.

“Nantinya untuk detail lainnya, akan kita sampaikan pada konferensi pers, sekalian menunggu hasil dari Labfor Polda Jateng,” imbuhnya. (rfk)

Editor : Baskoro Septiadi
#tewas #Magelang #pesta #Miras oplosan