Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Demo Memanas, Mako Polres Magelang Kota Diserang Massa

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 05:47 WIB

Demo di Magelang berujung ricuh. ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Demo di Magelang berujung ricuh. ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR SEMARANG
 

RADARSEMARANG.ID, Magelang - Bentrokan terjadi saat aksi demo yang dilakukan oleh gabungan masyarakat sipil dari mahasiswa hingga driver ojol di Polres Magelang Kota Jumat (29/8/2025). 

Demo yang dilakukan oleh gabungan masyarakat sipil ini awalnya untuk menyampaikan aspirasinya kepada Kapolres Magelang Kota di depan Mako Polres Magelang Kota pada Jumat (29/8/2025) sore sekitar pukul 16.00.

Usai ditemui langsung oleh Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum, sejumlah koordinator aksi menyampaikan aspirasinya.

Salah satu aspirasi yang disampaikan yakni meminta agar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo turun dari jabatannya. 

Hal ini, merupakan bentuk protes masyarakat terhadap kekerasan aparat menyusul tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan akibat dilindas rantis Brimob di Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/9), menyusul unjuk rasa di gedung DPR yang berujung ricuh.

Berdasarkan pantauan Radar Semarang, aksi yang awalnya merupakan konsolidasi berubah menjadi aksi nyata.

Para demonstran langsung mendatangi Mako Polres Magelang Kota untuk berdemo menyampaikan aspirasinya. 

Para demonstran tiba di Mako Polres Magelang Kota sekitar pukul 15.59. Usai menyampaikan aspirasinya kepada Kapolres, aksi yang berawal berjalan damai. Seketika berubah menjadi mencekam. 

Para demonstran yang awalnya didominasi oleh mahasiswa dan driver ojol, seketika didominasi oleh para pelajar SMK/SMA.

Mereka tampak beringas langsung menghancurkan gerbang Mako Polres Magelang Kota. 

Aksi menjadi chaos, tampak sekelompok massa terus menerus melempar benda ke arah polisi. Bahkan, gerbang besi polres juga menjadi senjata para demonstran. 

Sejumlah orang yang belum terkonfirmasi sebagai massa aksi juga melempar benda diduga molotov ke arah anggota Polres Magelang Kota. 

Hingga pukul 22.18, aksi demo masih terus memanas. Bentrokan terus berlangsung, massa terus melakukan lemparan, tampak para demonstran bermain kucing-kucingan, saling menantang anggota polisi dan melempar. (rfk)

Editor : Baskoro Septiadi
#Bentrok #Magelang #Demo