Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kisah Taruna Merah, Urban Legend yang Menghantui Para Calon Tentara di Akademi Militer Magelang

Aby Genta Putra Prasetya • Selasa, 17 Desember 2024 | 03:16 WIB
Ilustrasi Hantu Tentara dan Potret Topi Baja yang Dikenakan Almarhum M.Shocheh
Ilustrasi Hantu Tentara dan Potret Topi Baja yang Dikenakan Almarhum M.Shocheh

RADARSEMARANG.ID - Banyak yang percaya bahwa di setiap tempat selalu menyimpan sisi ghaib dan mistik berkat efek dari energy yang dihasilkan oleh kegiatan supranatural atau pancaran dari peristiwa yang sudah terjadi di masa lampau.

Hal ini pula yang melahirkan urban legend, atau kerap juga disebut sebagai kisah legenda masyarakat yang berkaitan dengan dunia tak kasat mata.

Kebanyakan, urban legend lahir dari kepercayaan masyarakat secara luas akan adanya entitas ghaib atau non-fisik yang kerap menampakkan keberadaannya di wilayah tersebut.

Biasanya letak keberadaan dan kisah yang disebut urban legend ini berada di lingkungan yang memiliki unsur magis yang kental, seperti hutan, sungai, rawa, bangunan terbengkalai ataupun jalanan yang kerap memakan korban laka lantas.

Namun di Kota Magelang, Jawa Tengah. Sebuah urban legend lahir didalam lingkungan dunia militer dan dipercayai menghantui para siswa baru yang sedang dalam pelatihan di barak.

Berikut kisah dari sang Taruna Merah, sebuah urban legend masyarakat Magelang tentang sosok siswa militer yang menyeramkan.

Versi Pertama Taruna Merah

Pada sekitaran tahun 1990, terdaftarlah seorang taruna muda asal Kota Solo yang bernama Shocheh. Ia merupakan pemuda religius yang taat beribadah serta disegani karena kepiawaiannya dalam bela diri maupun urusan supranatural.

Shocheh juga dikenali seantero Akademi Militer sebagai seorang pemain Drum Bass yang jago dan identik dengan pakaian kostum rumbai macan saat parade ataupun karnaval.

Meskipun populer dan merupakan seorang siswa militer yang handal, namun diketahui nasibnya tak seindah popularitas yang didapatkannya.

Konon, Shocheh harus merelakan impiannya menjadi tentara dikarenakan penyakit demam tinggi yang dideritanya seminggu sebelum Praspa oleh Presiden. Ia pun meninggal dunia di mess paviliun taruna dewasa.

Lepas kepergian Shocheh, banyak dari Taruna muda Tingkat 1 yang melaporkan penampakan sosok Shocheh didepan pos jaga. Konon penampakannya selalu diawali dengan kabut dan auman harimau yang kerap menyertai sosok ini.

Baca Juga: Cerita Horor 'Dusun Mati' di Magelang, Satu-Persatu Penghuninya Pergi hingga Tak Tersisa

Versi Kedua Taruna Merah

Kisah Taruna Merah yang kedua ini berlatar di tahun 1960-an namun memiliki nama yang sama yakni Muchammad Shocheh, banyak yang lebih mempercayai versi ini timbang cerita sebelumnya.

Bagi para Taruna, tentunya sudah akrab dengan latihan merangkak sembari dihujani peluru dari atas oleh sang pelatih. Shocheh yang saat itu berpangkat Kopral Taruna Tingkat I dikisahkan harus melewati ujian tersebut.

Menurut beberapa sumber, dalam ujian ini para Taruna harus fokus serta jangan pernah menegadahkan kepala keatas sama sekali!, namun takdir berkata lain pada Shocheh.

Saat merangkak, dikisahkan bahwa didepannya ada seekor ular yang bersiap akan mematoknya. Dengan reflek ia tersontak dan mengangkat kepalanya.

Dorrr!. Naasnya, akibat hal tersebut peluru yang ditembakkan oleh sang pelatih mengenai kepala dari Shocheh serta membuatnya gugur ditempat saat latihan. Gugurnya Shocheh kemudian diabadikan sebagai nama dari Lapangan Tembak Akmil di Magelang.

Paska kematiannya, banyak para Taruna Akmil yang mengaku menjumpai sosok Shocheh atau lebih dikenal sebagai Taruna Merah.

Ia muncul menyapa para adik tingkatnya tersebut dengan kepala dan baju yang berlumuran darah, masih memakai pakaian dinas lapangan tempur serta memegang sebuah senapan Garland didadanya.

Konon helm yang digunakan Shocheh di hari terakhirnya, kini masih bisa kita lihat di Museum Taruna Abdul Jalil yang berada di depan persis Kampus Akademi Militer.


Source: Kaskus, Calon Prajurit ID

Editor : Baskoro Septiadi
#Kisah Taruna Merah #Taruna Merah Magelang #Menghantui Calon Tentara #Taruna Merah Akmil #Urban Legend Magelang