Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Imbas Kericuhan Suporter, PPSM Magelang Akhirnya Didiskualifikasi dari Liga 3 Jateng 2023

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 24 November 2023 | 01:51 WIB
Potret kericuhan pada laga PPSM Magelang menghadapi Persip Kota Pekalongan Rabu (22/11) kemarin sore, di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang. ROFIK SYARIF G P/JAWA POS RADAR SEMARANG
Potret kericuhan pada laga PPSM Magelang menghadapi Persip Kota Pekalongan Rabu (22/11) kemarin sore, di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang. ROFIK SYARIF G P/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Asprov PSSI Jateng akhirnya menjatuhkan sanksi tegas imbas kericuhan yang terjadi pada laga lanjutan Liga 3 Jateng grup F antara PPSM Magelang melawan Persip Kota Pekalongan Rabu (22/11/2023) Sore.

Hasil sidang komite disiplin Liga 3 Jateng memutuskan PPSM Magelang didiskualifikasi dari kompetisi Liga 3 Jateng 2023 dan denda Rp 45 juta.

Tak hanya itu  di kompetisi Liga 3 Jateng musim depan, tim berjuluk Laskar Macan Tidar harus melakoni laga usiran sejauh minimal 75 Km dari Kota Magelang dan tanpa penonton.

Sementara Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang mengatakan, sebagai tim tuan rumah suporter PPSM Magelang ini tidak bisa menjadi tuan rumah yang baik.

“Ini menjadi sebuah edukasi, bahwa suporter PPSM Magelang sebagai tim tuan rumah tidak bisa menjadi tuan rumah yang baik kepada tamu-tamunya. Dan kemarin saat kita melakukan pengawalan supporter Pekalongan sampai ke Temanggung, ternyata masih ada beberapa suporter PPSM yang menghadang di sepanjang jalan dan melakukan pelemparan batu,” terang Yolanda kepada wartawan.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial pun, tampak bus yang ditumpangi oleh suporter Persip Kota Pekalongan dilempari oleh suporter PPSM Magelang.

“Bus Suporter Dilempari Batu Hingga Kaca Peсан. Suporter Pekalongan dilempari batu setelah menonton tim Persip bertanding di Stadion. Moch Soebroto Magelang. Kejadian sekitar pukul 19.30 WIB di Jl. Raya Kranggan-Secang, tepatnya di dekat SJI Bengkal Kranggan, Temanggung (22/11/2023),” tulis akun tersebut.

Saat ditanya mengenai izin ke depan buat tim PPSM, Yolanda menjelaskan, perizinan Liga 1, Liga 2, hingga Liga 3 itu ada di Polda. Dan Polres Magelang Kota hanya memberikan rekomendasi.

“Untuk pertandingan Liga 3 pun, sebenarnya kami tidak memberikan rekomendasi awalnya. Namun, karena ini sudah menjadi pertandingan yang seharusnya secara nasional kita jaga, kita akan jaga,” ucapnya.

Namun, melihat kejadian seperti ini yang terulang terus-menerus. Kedepan tentunya ini membutuhkan sebuah pemikiran yang panjang.

“Selain itu, para suporter ini harus juga diedukasi. Karena selama jalannya pertandingan, tadi saya juga menyaksikan secara langsung, pada saat main mereka tidak menonton bola, tetapi malah saling panas-panasan (saling ejek),” ucapnya.

Baca Juga: Update Kepastian Laga Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Mahesa Jenar Harap-harap Cemas

Kepala UPT Gelora Sanden Bayu Saputro menyampaikan, imbas dari kericuhan kemarin, ada beberapa fasilitas di stadion yang mengalami kerusakan.

Yakni, atap penutup rusaknya penyok, lepas dan hilang. Tiang titik pojok beberapa hilang, pagar rusak engsel dan patah slot kunci, serta beberapa pot bunga di area Stadion pecah.

“Untuk kerugiannya berapa, saat ini masih dalam kalkulasi,” terangnya. (rfk/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Persip #PPSM Magelang #Liga 3 Jateng #pssi