Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Viral Jalan Dusun di Magelang Ini Diserbu Warga Gara-gara Bunga Tabebuya Bermekaran, Serasa di Jepang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 1 November 2023 | 16:42 WIB

Sepanjang jalan menuju Dusun Ngletoh, Payaman, Secang menjadi lokasi primadona baru untuk berswa foto dan sangat instagrammable.
Sepanjang jalan menuju Dusun Ngletoh, Payaman, Secang menjadi lokasi primadona baru untuk berswa foto dan sangat instagrammable.
 

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Bunga-bunga tabebuya bermekaran di sejumlah jalan baik jalan protokol maupun jalan perkampungan di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.

Di musim kemarau ini, pohon tabebuya atau yang memiliki nama latin handroanthus chrysotrichus memiliki bunga yang lebih lebat.

Pemandangan tersebut membuat Magelang layaknya berada di Negeri Sakura, Jepang. Sebab, bunga tabebuya ini sekilas mirip dengan bunga sakura. Padahal, keduanya memiliki perbedaan.

Dari segi bentuk, terdapat perbedaan yang signifikan antara bunga sakura dan tabebuya. Bunga sakura ukurannya kecil dan umumnya memiliki lima kelopak (misalnya varietas somei-yoshino).

Ada juga yang memiliki 20 kelopak (varietas ichiyo) dan 100 kelopak (varietas kiku zakura). Sementara, tabebuya berbentuk seperti terompet dengan panjang 5-8 cm.

Sakura hadir dalam berbagai warna, seperti putih, merah muda (pink), atau ungu. Warna tabebuya tak jauh berbeda, yaitu kuning, merah muda, ungu, dan putih.

Mekarnya bunga tabebuya yang begitu banyak akhir-akhir ini memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat.

Selain bermekaran di sejumlah jalan protokol, seperti di sepanjang median jalan mulai dari kawasan Artos Magelang hingga Palbapang, Mungkid.

Begitu juga di Jalan Soekarno-Hatta, Sawitan. Kemudian di Jalan Sarwo Edhi Wibowo, Jalan Ahmad Yani, sampai Jalan Pahlawan, Kota Magelang.

Kini bunga tabebuya ini mulai bermekaran di sepanjang jalan menuju Dusun Ngletoh, Payaman, Secang.

Mekarnya bunga tabebuya di sepanjang jalan menuju Dusun Ngletoh, Payaman (belakang MAN Kota Magelang) mendadak viral. Pasalnya suasana di lokasi tersebut benar-benar terasa seperti di Jepang. Namun, versi lokal.

Salah satu warga Slamet Ismail menyampaikan, penanaman pohon tabebuya ini merupakan swadaya masyarakat. Awalnya warga bersama para remaja karang taruna mengaku, jika sepanjang jalan tersebut cukup gersang.

“Kalau jalan kaki atau berkendara motor terasa panas. Atas inisiatif warga, kami mengadakan musyawarah. Bagaimana kalau sepanjang jalan ini ditanami pepohonan,” sebutnya saat ditemui, Selasa (31/10) sore.

Dalam musyawarah itu, kata dia, muncul ide agar sepanjang jalan tersebut ditanami pohon tabebuya. Saat itu pun, warga sepakat dan penanamannya dilakukan secara swadaya. Awal mula penanaman tahun 2016, namun baru bisa bermekaran secara serentak tahun ini.

“Kalau tahun-tahun lalu mekarnya tidak bersamaan. Baru seminggu ini mekarnya bareng-bareng,” ujarnya.

Ia mengaku, setelah viral di berbagai media sosial, banyak warga mulai berdatangan untuk berswa foto di sepanjang jalan ini.

Slamet juga menyampaikan, keberadaan pohon tabebuya ini sedikit banyak dapat membantu warga setempat.

Selain menjadi lebih teduh dan tidak panas, pemandangannya menjadi dambaan semua masyarakat.

Salah satu masyarakat yang datang, Dwi Riyanto mengaku, keindahan bunga tabebuya di jalan tersebut memang indah banget. Ia mengetahui tempat ini setelah viral di medsos.

“Penasaran seindah apa sih, jadi saya langsung gas dari Jogjakarta. Dan emang bener, lokasinya benar-benar indah, meskipun ramai tapi tetap keren,” ujarnya. (rfk/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Magelang #sakura #tabebuya